Tiga Mahasiswa Muslim Ditembak Mati di Kampus North Carolina Amerika

CHAPEL HILL (Jurnalislam.com) – Tiga mahasiswa Amerika ditembak mati di sebuah kompleks hunian University of North Carolina di Chapel Hill dan seorang tersangka telah ditangkap atas insiden tersebut, menurut polisi setempat.

Polisi Chapel Hill mengatakan kepada kantor berita lokal bahwa Craig Stephen Hicks, 46, telah ditangkap atas tuduhan membunuh tiga mahasiswa Muslim.

Dia ditahan di Durham County Jail, dan diharapkan untuk tampil di pengadilan pertamanya Rabu pagi (11/02/2015).

Polisi belum menginformasikan motif tidakan dan mengatakan penyelidikan terus dilakukan.

Hicks menyerahkan diri setelah penembakan pada hari Selasa di Chapel Hill, di luar kampus University of North Carolina, kantor berita AFP melaporkan.

Polisi datang setelah ada laporan penembakan sekitar pukul 05:15 hari Selasa (10/02/2015), dan menemukan tiga orang yang dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

Polisi di Chapel Hill belum mengungkapkan dugaan motif atas serangan itu. Mereka tidak bersedia untuk berkomentar.

Para korban diidentifikasi sebagai Deah Shaddy Barakat, 23 tahun, istrinya, Yusor Mohammad, 21 tahun, dan adiknya, Razan Mohammad Abu-Salha, 19 tahun, kata polisi.
"Saya terkejut. Saya benar-benar bingung sejak pukul 05:30," kata Kristen Boling, yang tinggal di kompleks lokasi penembakan.

Pihak universitas mengatakan bahwa Barakat adalah mahasiswa tahun kedua di fakultas kedokteran gigi, sedangkan istrinya berencana mulai kuliah pada musim gugur, sementara adiknya adalah seorang mahasiswa di North Carolina State University.

Warga mengatakan kepada media setempat bahwa kompleks tersebut adalah tempat yang damai.
"Tempat ini adalah komunitas yang sangat tenang," Bethany Boring, yang tinggal di kompleks itu, mengatakan kepada stasiun televisi WRAL.

"Banyak mahasiswa pascasarjana dan profesional di sini. Kalian tahu, keluarga profesional."

Teman-teman dan keluarga serta komunitas online berbagi foto para korban melalui media sosial setelah kejadian.

Hashtag #ChapelHillShooting dirilis setelah kejadian dilaporkan, banyak tweets mengkritik AS dan media Barat lainnya untuk tidak menutupi penembakan.

 

Deddy | Aljazeera | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.