Terkait Kasus Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, Iim Ba’asyir: Ulama Jangan Tinggal Diam

SOLO (Jurnalislam.com) – Juru bicara Jamaah Ansharusy Syariah, Abdurrachim Ba’asyir mengajak para ulama untuk tidak berdiam diri terhadap kasus yang menimpa ustadz Abu Bakar Ba’asyir. Sebab, alasan penahanan ustadz Abu Bakar Ba’asyir dinilainya sangat melecehkan Syariat Islam.

“Para ulama tidak boleh luput dari substansi permasalahan kenapa beliau harus ditahan, alasan penahanan beliau ini kan sangat menghina syariat Islam. Jadi ulama gak boleh diam,” katanya saat dihubungi Jurnalislam pagi ini, Sabtu (16/4/2016).

Menurutnya, kasus pelatihan militer di Aceh merupakan bagian dari perintah Allah SWT dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi musuh-musuh Islam (I’dad).

“Apa yang dihadapi oleh beliau ini adalah kasus yang langsung terkait dengan upaya iqomatuddien (penegakkan Syariat Islam-red). Para ulama juga harus melek bahwa kasus ini adalah bentuk penghinaan kepada Syariat Islam, yaitu syariat I’dad,” tegasnya.

Oleh sebab itu, pria karib disapa ustadz Iim itu mengajak para ulama untuk menaruh perhatian terhadap substansi kasus yang menimpa ustadz Abu Bakar Ba’asyir, bukan pembelaan pada sosok Abu Bakar Ba’asyirnya.

“Saya mengajak para tokoh umat dan para ulama untuk lebih perhatian kepada kasus ustadz Abu, kepada substansinya. Saya tidak berbicara soal pembelaan kepada ustadz Abunya. Ustadz Abu, dengan apa yang beliau jalani adalah bentuk konsekwensi dakwah dan perjuangan beliau,” tandasnya.

Ustadz Iim berharap, kabar pemindahan ustadz Abu Bakar Ba’asyir dari LP Nusakambangan ke LP Gunung Sindur Bogor menjadi momen yang tepat bagi para ulama untuk bersuara. Baca: Ustadz Ba'asyir Dipindah ke Gunung Sindur, Keluarga Mengaku Belum Menerima Pemberitahuan Resmi

“Mudah-mudahan setelah ini kita bisa menerangkan kepada para ulama tentang kasus beliau yang sebenarnya itu apa dan bagaimana seharusnya para ulama menyikapinya. Jadi mereka harus mau tahu, mereka harus perhatian dan melakukan pembelaan terhadap nilai-nilai Islam yang sedang dilecehkan oleh UU terorisme,” pungkasnya.

Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.