Tepi Barat dan Gaza Terus Membara di Hari Perlawanan ke 23 Intifadah Al Quds

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Tepi Barat dan Gaza Timur membara, bentrokan sengit berlangsung dengan pasukan penjajah zionis, di Hari Perlawanan yang digagas Hamas dan faksi-faksi Islam di hari ke 23 Intifadah Al-Quds, lansir Infopalestina, Jumat (23/10/2015).

Kementerian kesehatan Palestina dalam rilisnya menyatakan, 16 orang luka tembak dalam bentrokan dengan pasukan Israel di Nablus, Ramallah dan Hebron, satu orang kritis sejak pagi sampai pukul 3;15 sore Jumat.

4 orang terkena peluru tajam di bagian kaki, mereka dirujuk ke RS Rafidia milik pemerintah untuk mendapatkan pengobatan.

Di Ramallah 3 orang warga mengalami luka tembak, satu bocah luka tembak di perut saat ini kondisinya kritis, dan lainnya luka tembak peluru karet, kesemuanya di rujuk di klinik Palestina di Ramallah.

Di Hebron, 6 orang warga terkena peluru tajam, dan dua lainnya luka di kepala terkena peluru karet.

Data kementerian kesehatan menyebutkan, 18 pemuda terluka dalam bentrokan dengan penjajah Israel di Gaza, termasuk 11 orang terkena peluru tajam, 4 luka terkena peluru karet dan 3 terluka akibat tembakan gas air mata pada hari ini.

Sementara jumlah syuhada dalam intifadhah Al-Quds sejak awal Oktober hingga hari ini terus bertambah. Tercatat 54 warga gugur syahid dari berbagai wilayah di Tepi Barat, Al-Quds dan Gaza.

Dalam keteranganya, departemen kesehatan Palestina menjelaskan, dari jumlah tersebut 12 diantaranya adalah anak-anak dibawah umur dan satu ibu-ibu dan satu tawanan meninggal akibat diabaikanya hak-hak kesehatan mereka,

Depkes mengatakan  sebanyak 22,2 % korban meninggal adalah anak-anak dibawah umur. Sementara korban luka dari kalangan anak-anak mencapai 20,1% atau sekitar 391 orang.

251 anak terluka di Tepi Barat akibat bentrokan dengan tentara Zionis di Tepi Barat. 122 terluka dengan peluru tajam. 89 orang terluka akibat peluru karet, 17 korban, akibat menghirup gas air mata dan 25 anak menjadi korban kebidaban mereka dipukuli tentara Zionis dan para pemukim Israel.

Deddy | Infopalestina | Jurniscom

 

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses