Tentara Bayaran Arbaki Bakar Masjid di Afghanistan Selatan

GHAZNI (Jurnalislam.com)  – 1 Maret, Milisi lokal yang disebut Arbakis, membakar sebuah Masjid dan al-Quran di provinsi Ghazni Afghanistan selatan.

Insiden itu terjadi setelah sebuah Masjid baru dibangun di sebuah desa di distrik Shalgar provinsi Ghanzi. Warga tidak bersedia untuk melakukan Shalat di masjid baru tersebut karena ada Masjid mereka, yang merupakan masjid tertua yang berusia 70 tahun di daerah tersebut. Sebagian besar penduduk setempat menentang pembangunan Masjid baru.

Preman Arbaki memaksa penduduk desa untuk melakukan Shalat mereka dalam Masjid yang baru dibangun dan membakar Masjid lama mereka dengan banyak kitab Al Quran malam itu menyusul sikap tegas dari penduduk setempat.

Yang mengejutkan semua orang, para preman buas itu mengaitkan kejadian tersebut dengan Mujahidin yang tidak akan pernah melakukan kejahatan tersebut dalam jutaan tahun karena satu-satunya tujuan mereka adalah untuk menjaga Masjid.

Sebagaimana Ulama dan Talibs (mahasiswa), Mujahidin juga menghormati Masjid dan akan memberikan nyawa mereka untuk Quran dan untuk memastikan bahwa setiap orang di negara kami melakukannya.

Sebaliknya, mereka yang menjual negara, iman dan keyakinan mereka, dan memakai rantai perbudakan dengan imbalan uang akan bersedia melakukan segala hal dan akan melakukan segala dosa dan kejahatan yang menentang agama dan negara.

 

Deddy | Shahamat | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.