Tag: radikal
-
Headline News
MUI Minta BNPT Jangan Buat Gaduh Soal Kriteria Radikal
JAKARTA(Jurnalislam.com)–Pernyataan BNPT soal kriteria radikal itu menuai kritik dari Sekjen MUI Amirsyah Tambunan. Amirsyah menilai BNPT kembali membuat gaduh. “Setelah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme menyampaikan permintaan maaf secara resmi tanggal 3 Februari 2022 di MUI. Kali ini kembali membuat pernyataan yang membuat gaduh dan menyesalkan di antaranya Irfan Idris mengatakan BNPT tidak bermaksud menuding sejumlah […]
Selengkapnya: MUI Minta BNPT Jangan Buat Gaduh Soal Kriteria Radikal -
Opini
Jualan Radikal Gak Perlu Akal
Oleh: Rulian Haryadi, Founder Boomboxzine Hujan informasi tentang Islam dalam sebulan ini kita bisa saksikan prosentasenya bahwa mayoritas pemberitaan adalah soal isu radikalisme, intoleran, dan terorisme (RAIT) hanya sedikit ulasan tentang kebijakan antara negeri Muslim dan tidak ada yang mengangkat perkembangan peradaban Islam. Perlu dicatat bahwa banyak fenomena yang yang mencuat di dunia tentang Muslimin […]
Selengkapnya: Jualan Radikal Gak Perlu Akal -
Nasional
Pengamat Duga GAR ITB Ingin Hilangkan Sikap Kritis di Indonesia
JAKARTA(Jurnalislam.com)- Pengamat politik Ujang Komarudin merasa aneh dengan langkah Gerakan Anti Radikalisme Alumni ITB (GAR ITB) melaporkan Din Syamsuddin ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan tuduhan melakukan perbuatan bermuatan radikalisme. Pasalnya, Din merupakan dosen yang merupakan seorang pendidik. Bahkan, mantan ketua umum pimpinan pusat Muhammadiyah dua periode itu juga […]
Selengkapnya: Pengamat Duga GAR ITB Ingin Hilangkan Sikap Kritis di Indonesia -
Nasional
12 Ribu Orang Isi Petisi Din Syamsuddin Tidak Radikal
JAKARTA(Jurnalislam.com) — Petisi daring menolak mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin sebagai individu radikal mencapai angka 12.438 tanda tangan. Petisi daring tersebut tertuang melalui laman change.org yang kerap digunakan warganet untuk mendukung atau menolak isu terkini dengan petisi daring. Berdasarkan pantauan dari Jakarta, Senin (15/2), angka tersebut dapat terus bertambah seiring perhatian warganet terhadap […]
Selengkapnya: 12 Ribu Orang Isi Petisi Din Syamsuddin Tidak Radikal -
Nasional
MUI Sebut Ada Fitnah Keji Terhadap Din Syamsuddin
JAKARTA(Jurnalislam.com) – Petisi daring menolak mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin sebagai individu radikal mencapai angka 12.438 tanda tangan. Petisi daring tersebut tertuang melalui laman change.org yang kerap digunakan warganet untuk mendukung atau menolak isu terkini dengan petisi daring. Angka tersebut dapat terus bertambah seiring perhatian warganet terhadap persoalan-persoalan terkini. Sebelumnya, Din yang juga mantan Ketua Umum […]
Selengkapnya: MUI Sebut Ada Fitnah Keji Terhadap Din Syamsuddin -
Nasional
Organisasi Sayap PDIP Geram Din Syamsuddin Dituding Radikal
JAKARTA(Jurnalislam.com)– Organisasi sayap PDIP, Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) ikut menanggapi isu serangan radikal yang ditujukan terhadap eks Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Isu tudingan radikan ke Din dinilai berlebihan. Bamusi mengatakan bahwa Din Syamsuddin merurpakan tokoh Pembina Bamusi. Ketua PP Bamusi Muhammad Sukron menyatakan pelaporan kepada Din ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) […]
Selengkapnya: Organisasi Sayap PDIP Geram Din Syamsuddin Dituding Radikal -
Berita Pilihan
Minta Hentikan Kebencian, Muhammadiyah Sebut Tudingan Din Syamsuddin Radikal Salah Alamat
JAKARTA(Jurnalislam.com)– Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Muti berikan tanggapan atas adanya pihak tertentu yang melaporkan Prof Din Syamsudin ke KASN dengan tuduhan tokoh radikal. Pertama, menurut Mu’ti tuduhan itu jelas tidak berdasar dan salah alamat. “Saya mengenal dekat Pak Din sebagai seorang yang sangat aktif mendorong moderasi beragama dan kerukunan intern dan antar umat […]
Selengkapnya: Minta Hentikan Kebencian, Muhammadiyah Sebut Tudingan Din Syamsuddin Radikal Salah Alamat -
Nasional
Dituding Isu Radikal, KPK: Ada Tujuan dari Pihak Tertentu
JAKARTA(Jurnalislam.com) — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron memastikan, tidak ada Taliban dan radikalisme di lingkungan internal KPK. Dia menilai, isu tersebut sengaja dimunculkan dengan suatu tujuan dari pihak-pihak tertentu. “KPK mencurigai diangkatnya isu tersebut adalah upaya pihak-pihak yang tujuan-tujuan tertentu apa pun itu,” kata Nurul Ghufron di Jakarta, Senin (25/1). Dia mengatakan, […]
Selengkapnya: Dituding Isu Radikal, KPK: Ada Tujuan dari Pihak Tertentu -
Nasional
Film Nussa Dituding Buzzer, KPAI: Tak Ada Mengarah pada Radikalisme
JAKARTA(Jurnalislam.com) — Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti turut buka suara perihal film animasi Nussa, yang sempat mengalami tudingan oleh buzzer memuat konten radikal dan intoleran. Menurut Retno, dalam cuplikan trailer Film Nussa tidak ada hal seperti yang dituduhkan. “Kalau melihat trailernya sih tidak ada ucapan atau kata-kata dalam dialog yang mengarah pada […]
Selengkapnya: Film Nussa Dituding Buzzer, KPAI: Tak Ada Mengarah pada Radikalisme -
Nasional
Bernuansa Adu Domba Umat, Video NU Chanel Diminta Dicabut
SOLO (Jurnalislam.com)- Film pendek berjudul My Flag Merah Putih vs Radikalisme yang diunggah dan distreming akun youtube NU Chanel pada kamis, (22/10/2020) pukul 19.00 Wib terus menulai kontroversi. Film berdurasi 7 menit 29 detik tersebut menampilkan adegan duel antara wanita berjilbab dengan wanita bercadar di sebuah lembah yang akhirnya dimenangkan oleh wanita berjilbab. […]
Selengkapnya: Bernuansa Adu Domba Umat, Video NU Chanel Diminta Dicabut -
Nasional
Polisi: Tak Ada Bukti Pelaku Penusukan Terpapar Radikalisme
BANDARLAMPUNG(Jurnalislam.com) — Pihak kepolisian tidak menemukan bukti pelaku penusukan Syekh Ali Jaber terpapar paham radikalisme. Saat ini, polisi tengah mendalami kejiwaan pelaku. “Saat ini polisi tengah melakukan pendalaman masalah kejiwaan pelaku penusukan Syekh Ali Jaber,” Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Arsyad di Bandarlampung, Senin (14/9) Zahwani mengatakan, untuk mendalami kejiwaan pelaku, polisi juga […]
Selengkapnya: Polisi: Tak Ada Bukti Pelaku Penusukan Terpapar Radikalisme -
Nasional
PKS ke Menag: Jangan Terus Tuduh Umat Radikal
JAKARTA(Jurnalislam.com) – Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini memprotes keras pernyataan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi yang mengatakan, bahwa strategi radikalisme masuk melalui orang yang berpenampilan menarik atau good looking, bisa bahasa arab, hafiz, dan memiliki pemahaman agama yang baik. Menurut Jazuli pernyataan Menag ini menyakitkan umat Islam karena stereotype (tuduhan negatif) yang jelas-jelas disematkan kepada umat […]
Selengkapnya: PKS ke Menag: Jangan Terus Tuduh Umat Radikal -
Nasional
Kemenag Soal Good Looking Radikal: Tak Menuduh, Hanya Ilustrasi
JAKARTA(Jurnalislam.com)— Menteri Agama Fachrul Razi menyampaikan pandangannya tentang pentingnya mewaspadai paham ekstrem keagamaan yang mengarah pada penolakan radikal terhadap eksistensi NKRI, Pancasila, dan UUD 1945. Pandangan itu disampaikan Menag dalam acara peluncuran aplikasi ASN No Radikal yang diselenggarakan oleh Kemenpan RB. Menurut Menag, penetrasi paham keagamaan esktrem itu bisa terjadi di mana saja, termasuk di […]
Selengkapnya: Kemenag Soal Good Looking Radikal: Tak Menuduh, Hanya Ilustrasi -
Nasional
Sering Tuduh Umat Islam Radikal, MUI Minta Menag Tarik Pernyataan
JAKARTA(Jurnalislam.com)– Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menarik ucapannya terkait paham radikal masuk melalui orang berpenampilan menarik atau good looking dan memiliki kemampuan agama yang baik. MUI menilai pernyataan Fachrul itu sangat menyakitkan. “MUI minta agar Menag menarik semua tuduhannya yang tak mendasar karena itu sangat menyakitkan dan mencederai perasaan umat […]
Selengkapnya: Sering Tuduh Umat Islam Radikal, MUI Minta Menag Tarik Pernyataan -
Nasional
Prof. Nasaruddin Umar Sebut Tudingan Radikal Pada Umat Islam Jadi Alat Pemecah Belah
PANGKALPINANG(Jurnalislam.com)–Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. Nasaruddin Umar dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII di Pangkalpinang menyampaikan tentang islam wasathiyah. Ia berharap bahwa Islam wasathiyah yang selama ini digaungkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa diaplikasikan secara nyata di berbagai bidang. “Maksdunya kan perekonomiannya, pendidikan, competitiveness keterampilannya semakin bagus. Tapi ini belum berbanding lurus, konsekwensi […]
Selengkapnya: Prof. Nasaruddin Umar Sebut Tudingan Radikal Pada Umat Islam Jadi Alat Pemecah Belah -
Berita Pilihan
Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah soal Narasi Radikalisme hanya untuk Islam
PURWOKERTO (Jurnalislam.com) – Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir angkat bicara terhadap maraknya tuduhan radikalisme dan ekstremisme dalam Islam. Dia menyebutkan, Muhammadiyah perlu memberikan koreksi pada pemerintah dan kepolisian dalam masalah ini. “Umat Islam itu bukan duri dalam kehidupan berbangsa. Justru umat Islam itu merupakan pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di negara ini,” jelas Haedar, saat […]
Selengkapnya: Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah soal Narasi Radikalisme hanya untuk Islam -
Nasional
Ini Ciri ASN Radikal Versi Kemenkumhan.
JAKARTA(Jurnalislam com) – Inspektur Wilayah III Kemenkumham Achmad Rifai menyatakan ada beberapa ciri-ciri Aparatur Sipil Negara (ASN) terkena ajaran radikalisme. “Pertama memuat teks, gambar, audio dan video ujaran kebencian terhadap Pancasila dan UUD 1945, kedua memuat konten negatif terkait salah satu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA),” jelasnya dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 […]
Selengkapnya: Ini Ciri ASN Radikal Versi Kemenkumhan. -
Nasional
CPNS Akan Dinilai Radikal atau Tidak Sejak Seleksi
JAKARTA(Jurnalislam.com) – Sekretaris Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Mudzakir menegaskan bahwa radikalisme merupakan ancaman nyata yang berpotensi mengganggu jalannya kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka itu, Pemerintah akan meminimalisir Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terpapar radikalisme sejak dini, yakni saat seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). “Rekrutmen CPNS itu dari […]
Selengkapnya: CPNS Akan Dinilai Radikal atau Tidak Sejak Seleksi -
Nasional
Amnesty Internasional: SKB 11 Menteri Ingatkan Represi Orde Baru
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Surat Keputusan Bersama (SKB) 11 Menteri dan Lembaga Negara diyakini bukan solusi mengatasi radikalisme. Malah, menurut Amnesty Internasional Indonesia, SKB-11 tersebut, wajah baru bagi pemerintahan saat ini yang cenderung represif. Direktur Amnesty Indonesia Usman Hamid mengatakan, SKB-11 tersebut menjadi alat baru untuk melakukan pengekangan atas kebebasan berkeyakinan, dan berpendapat di Indonesia. “SKB […]
Selengkapnya: Amnesty Internasional: SKB 11 Menteri Ingatkan Represi Orde Baru -
Nasional
SKB 11 Menteri tentang Radikalisme Dinilai Bentuk Represi Pemerintah
JAKARTA(Jurnalislam.com) — Penerbitan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani 11 instansi pemerintah mengenai penanganan radikalisme untuk aparat sipil negara (ASN) dan pembuatan portal aduanasn.id menjadi sorotan oleh DPR RI. Politikus Gerindra Sodiq Mujahid menilai surat itu bentuk represi pemerintah. Anggota Komisi II DPR RI ini menganggap SKB tersebut dapat mengekang kebebasan berpendapat para pegawai. Pasalnya, poin surat […]
Selengkapnya: SKB 11 Menteri tentang Radikalisme Dinilai Bentuk Represi Pemerintah