Startup dan Pivot

Startup dan Pivot

JURNALISLAM.COM – Dewasa ini, startup atau perusahaan baru yang sedang berkembang menjadi tren tersendiri, terutama di kalangan anak muda.

Startup juga berarti organisasi yang berusaha menghasilkan produk dan mencari model bisnis yang tepat untuk berkembang.

StartupLokal mencatat ada sekitar 800 startup di tahun 2011. Indonesia tergolong negara yang sedang berkembang pesat di ranah adopsi teknologi. Go-Jek, Bukalapak, dan sederet startup sukses lain menjadi magnet tersendiri bagi kaula muda.

Startup

Meskipun begitu, pada perjalanannya para pelaku startup tidak sedikit yang mengalami hambatan sesaat menjalani bisnis ini. Ada beberapa cara untuk keluar dari permasalahan tersebut, salah satunya pivot.

Pivot

Lahandi Baskoro (2013) mengatakan, pivot adalah tindakan untuk mengubah arah suatu startup. Arah di sini bisa berupa perubahan visi, pengembangan layanan, segmen konsumen yang diincar, dan sebagainya.

Intinya adalah memutuskan untuk melakukan hal baru yang bertujuan untuk menyelamatkan kelangsungan hidup startup tersebut. Ada pivot yang perubahannya minor, namun ada juga yang ekstrim.

Pivot

Stickybits yang dikembangkan oleh Billy Chasan berfungsi sebagai aplikasi yang bisa meletakan pesan digital melalui barcode untuk kemudian bisa dibaca oleh pengguna Stickybits yang lain.

Startup ini berhasil mendapatkan investasi 300 ribu USD. Namun, dalam perjalanannya, Stickybits kesulitan menarik pelanggan, bahkan para developer-nya pun ternyata hampir tidak pernah menggunakan aplikasi ini.

Billy memutuskan untuk melakukan pivot dengan mengembangkan platform di mana pelanggan bisa membuat daftar lagu, memainkannya, dan berbagi dengan pelanggan lainnya. Platform baru ini dinamai turntable.fm.

Pada 2011, satu juta lagu diputar setiap hari di platform ini, dan pada tahun selanjutnya memiliki 1,2 juta anggota. Startup ini akhirnya mendapatkan investasi 7 juta USD.

Dari konsep Stickybits di mana pelanggannya bisa berbagi informasi melalui media stiker barcode, berubah jadi turntable.fm di mana pelanggannya bisa berbagi daftar lagu-lagu sesuai tema yang mereka susun sendiri.

Jadi, kalau merasa mentok, rencanakan pivot. Pakai pengalaman yang sudah pernah didapat selama ini untuk jadi acuan di produk yang baru nanti.

Bagaimana, apakah kamu sudah menjalani usaha startup? Atau baru mau memulainya? Pesannya tetap semangat. Sebab, di hari-hari kemerdekaan saat ini, semangat untuk maju dari ketertinggalan harus tetap ada, setidaknya di para generasi penerus bangsa. Para Pemuda.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X