Serangan Udara Turki Bunuh 200 Pasukan PKK-PYD di Suriah Utara

Serangan Udara Turki Bunuh 200  Pasukan PKK-PYD di Suriah Utara

ANKARA (Jurnalislam.com) – Serangan oleh pesawat-pesawat tempur Turki menewaskan hingga 200 milisi PKK/PYD di Suriah utara, kata militer Turki, Kamis (20/10/2016), lansir Anadolu Agency.

Dalam sebuah pernyataan, Staf Umum Turki mengatakan antara 160 hingga 200 anggota kelompok teror tewas dalam serangan yang dilakukan sebagai bagian dari Operasi Periai Efrat (Euphrates Shield).

Pernyataan itu tidak menjelaskan lokasi tepat serangan tetapi PKK/PYD baru-baru ini mencoba untuk mengambil Al-Bab, sebuah kota sekitar 37 kilometer (23 mil) di timur laut Aleppo, dalam upaya untuk menyatukan dua wilayah yang mereka kendalikan – Afrin dan Manbij.

Menurut sumber lokal, yang berbicara dengan syarat anonim, serangan ini membawa PKK/PYD ke dalam konflik dengan Tentara Pembebasan Suriah (Free Syrian Army-FSA) yang didukung Turki pada hari Selasa dan Rabu.

Militer Turki tidak memberikan kerangka waktu serangan udara tetapi mengatakan 18 target hancur dalam serangan jet yang menjatuhkan 26 bom. Target termasuk sembilan bangunan yang digunakan sebagai kantor pusat, tempat penampungan dan gudang senjata serta sebuah mobil lapis baja, dua kendaraan bersenjata dan dua kendaraan tak bersenjata, kata pernyataan itu.

Dalam pernyataan sebelumnya yang dikeluarkan Kamis, militer mengatakan 11 target stasioner lain dan tujuh target bergerak hancur dalam serangan yang dilakukan pukul 21:11-23:59 waktu setempat (1811 dan 2059GMT) Rabu.

PYD cabang Suriah keduanya terdaftar sebagai kelompok ektremis yang didukung AS, dan Uni Eropa hanya melihat PKK saja yang dianggap sebagai organisasi teroris.

Operasi Perisai Efrat diluncurkan pada bulan Agustus untuk membersihkan daerah perbatasan utara Suriah dari ektremis. FSA serta tank, artileri dan pesawat Turki menargetkan kelompok IS dan PKK/PYD dalam operasi ini.

PKK melanjutkan operasi bersenjata puluhan tahun pada bulan Juli tahun lalu. Sejak itu, serangan teroris PKK menewaskan lebih dari 700 personel Turki dan juga merenggut nyawa banyak warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, sementara hampir 8.000 milisi PKK tewas dalam operasi militer.

Bagikan