Sejumlah Pasukan Elit Iran Tewas dalam Pertempuran Hari Senin di Suriah

ISTANBUL (Jurnalislam.com) –  Tiga personil militer Iran dilaporkan tewas pada hari Senin dalam bentrokan antara pasukan rezim Suriah dengan faksi faksi mujahidin Suriah yang tidak mengikuti gencatan senjata yang mulai berlaku pada akhir Februari, lansir Anadolu Agency, Senin (11/04/2016).

Media Republik Syiah Iran pada hari Senin mengkonfirmasi kematian Mohsen Qitaslo, seorang perwira Pasukan Khusus dari Tentara Brigade 65 Iran, dan Hussein Bevvas dan Taki Salhorde, keduanya adalah anggota dari pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi (Revolutionary Guard Corps-RGC).

Seorang anggota RGC keempat, Seccad Khalili, terluka parah, menurut media Iran.

Pekan lalu, Ali Arasteh, wakil koordinator tentara Iran, menyatakan bahwa pasukan dari Brigade 65 telah dikirim ke Suriah untuk melayani sebagai "penasihat".

Dalam beberapa tahun terakhir, personel militer Iran – bersama dengan pasukan dari kelompok teroris Syiah Hizbullah Lebanon – telah berperang di Suriah untuk mendukung rezim Syiah NushairiyahBashar al-Assad.

Iran telah kehilangan sejumlah personil militer dalam konflik yang sedang berlangsung, termasuk beberapa komandan, meskipun Teheran resmi membantah keterlibatan militer apapun di Suriah.

Iran biasanya mengklaim bahwa tentaranya yang terbunuh berada di negara itu sebagai "relawan", dan menggambarkan personil RGC yang tewas dalam konflik itu sebagai "pensiunan tentara" atau "penasihat".

Menurut PBB, lebih dari 230.000 orang telah tewas di Suriah sejak konflik dimulai pada awal tahun 2011 antara pasukan pro- Rezim Syiah Assad – termasuk Syiah Hizbullah – dengan faksi faksi mujahidin Suriah.

 

Deddy |Anadolu Agency | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses