SURIAH (Jurnalislam.com) – Pasukan Nushairiyah Assad yang didukung oleh serangan udara Rusia mendekati ibukota de facto kelompok Islamic State (IS) untuk pertama kalinya sejak Agustus 2014.
Tentara Syiah Assad telah menyeberangi perbatasan provinsi Raqqa setelah bergerak maju dalam serangan besar yang didukung Rusia terhadap kelompok IS, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR).
Serangan udara Rusia melanda deras wilayah yang dikuasai IS di daerah-daerah timur provinsi Hama, dekat batas Raqqa, pada hari Jumat untuk memfasilitasi pasukan rezim Suriah, kata SOHR yang berbasis di Inggris, Sabtu (04/06/2016).
“Pasukan Rezim yang didukung oleh serangan udara Rusia dan milisi Rusia memasuki provinsi Raqqa pada Sabtu pagi,” Rami Abdel Rahman, direktur SOHR, mengatakan kepada kantor berita AFP.
Ini adalah pertama kalinya pasukan Assad memasuki Raqqa sejak mereka diusir oleh para pasukan IS pada bulan Agustus tahun 2014.
Kota Raqqa, di timur jauh, adalah ibukota de facto IS di Suriah dan, bersama dengan Mosul di Irak.
Tentara rezim Assad telah bergerak dari daerah Athriya provinsi Hama timur, dekat perbatasan provinsi dengan Raqqa.
Bendungan Tabqa di Sungai Efrat, 40 km hulu dari kota Raqqa, juga menjadi target serangan terpisah yang diluncurkan oleh pasukan pimpinan Kurdi yang didukung AS dari utara akhir bulan lalu.
Deddy | Aljazeera | AFP | Jurnalislam