KARACHI (Jurnalislam.com) – Pada saat Pakistan terkunci dalam bentrokan perbatasan dengan musuh bebuyutannya India, Iran menembakkan mortir ke provinsi Baluchistan Pakistan, tapi Islamabad malah meremehkan pemboman itu, lansir Anadolu Agency, Jumat (30/09/2016).
Penjaga perbatasan Iran menembakkan 3 mortir ke distrik Pangur di Baluchistan yang terpencil pada hari Kamis, beberapa jam setelah India mengklaim telah melakukan “serangan” ke sisi Pakistan di lembah Kashmir yang disengketakan dan tidak menimbulkan kerugian jiwa dan harta, kata para pejabat.
“Kebetulan kedua insiden tersebut terjadi pada hari yang sama di saat India melanggar gencatan senjata di Garis Kontrol (the Line of Control – garis perbatasan de facto yang membagi Kashmir antara Pakistan dan India). Jika tidak, tidak ada perbandingan antara dua insiden itu,” kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Pakistan, berbicara dengan syarat anonim karena pembatasan berbicara dengan media, kepada Anadolu Agency.
“Pakistan dan Iran adalah satu daratan, dan tidak memiliki batas negara dan belum mengalami sengketa lainnya,” tambahnya.
Penembakan tersebut terjadi setelah kunjungan kapal angkatan laut Iran, yang tiba di kota pelabuhan Karachi, Pakistan, Rabu lalu untuk ambil bagian dalam latihan bersama antara kedua angkatan laut.
Iran, yang berbatasan 900-kilometer dengan Pakistan, kadang-kadang melepaskan tembakan mortir ke provinsi Baluchistan yang kaya akan mineral, terutama dalam bentrokan antara penjaga perbatasan Iran dengan mujahidin Jandullah, atau dengan para penyelundup narkoba.
Iran telah menyatakan bahwa faksi Jandullah, yang terdiri dari etnis Baluchs Muslim Sunni dan bertanggung jawab atas serangan terhadap pasukan Republik Syiah Iran di provinsi Sestan-Baluchistan, beroperasi dari wilayah perbatasan Pakistan.
Teheran juga terlibat dalam beberapa usaha perdagangan dan pertahanan patungan dengan India, termasuk pengembangan pelabuhan Chabahar Iran dalam mengimbangi upaya strategis laut di pelabuhan Gawadar Pakistan, yang sedang dikembangkan dengan bantuan China.