Ramai-ramai Turun Kelas Iuran BPJS

Ramai-ramai Turun Kelas Iuran BPJS

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mulai ramai mengajukan penurunan kelas perawatan. Hal ini tak terlepas dari naiknya tarif iuran peserta yang akan mulai berlaku pada 1 Januari 2020.

Peningkatan jumlah peserta yang mengajukan penurunan kelas itu salah satunya tampak di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Serang, Banten.

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Wenny Silvia Marinda mengatakan, selama November, rata-rata setiap harinya terdapat 43 peserta yang mengajukan penurunan kelas. Jika diakumulasikan, jumlahnya lebih dari 860 perserta.

“43 peserta per hari itu data dari lima kantor kami yang tersebar di lima wilayah,” kata Wenny di Serang, Jumat (20/12/2019).

BPJS Kesehatan KC Serang meliputi wilayah Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandegelang dan Kota Cilegon.

Wenny menjelaskan, meningkatnya jumlah peserta yang turun kelas itu kemungkinan besar karena kenaikan iuran. Peserta pun mulai menyesuaikan kenaikan iuran dengan kemampuan ekonomi masing-masing.

Iuran BPJS Kesehatan telah disetujui pemeritah untuk naik mulai 1 Januari 2020. Iuran peserta mandiri kelas I akan naik dari Rp 80 ribu menjadi Rp 160 ribu per jiwa per bulan.

Sementara, iuran kelas II naik dari Rp 59 ribu menjadi Rp 120 ribu. Iuran peserta penerima bantuan iuran (PBI) yang iurannya dibayar pemerintah juga naik dari Rp 23 ribu menjadi Rp 42 ribu per jiwa per bulan.

Sumber: republika.co.id

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X