Presiden ke Solo, Aksi Solidaritas Rohingya PKS Ditunda Pekan Depan

Presiden ke Solo, Aksi Solidaritas Rohingya PKS Ditunda Pekan Depan

SOLO (Jurnalislam.com) – Aksi solidaritas Rohingya yang akan digelar DPD PKS Kota Surakarta ditunda hingga 22 September mendatang. Hal itu disampaikan Ketua DPD PKS Kota Surakarta, Abdul Ghofar Ismail dalam siaran pers di WM Sederhana Jalan Slamet Riyadi, Jumat (15/9/2017).

Abdul Ghofar menjelaskan, kepolisian tidak mengeluarkan izin aksi tersebut karena persiapan pengamanan presiden Joko Widodo yang akan berkunjung ke Surakarta pekan ini.

“Pihak keamanan pada hari ini sampai hari ahad ada kegiatan gladi bersih karena presiden akan hadir di Surakarta, kita diminta untuk menunda dan demi ketertiban dan keamanan kita akan menunda,” terangnya.

DPR Desak PBB Segera Kirimkan Pasukan Perdamaian ke Myanmar

“Meskipun kita juga kecewa diundur, semoga hikmahnya, menjadi ada waktu lebih panjang lagi untuk kita menggalang dana,” sambungnya.

Abdul Ghofar menjelaskan, dalam aksi tersebut peserta akan longmarch dimulai dari Kota Barat menuju ke Bundaran Gladak dan melakukan penggalangan dana. Ia menargetkan 1000 peserta akan mengikuti aksi tersebut.

“Insya Allah akan dilaksanakan tanggal 22 september 2017. Tragedi Rohingya sangat memprihatinkan. Apapun alasannya sebagai manusia sangat meyayangkan, maka kita akan melakukan aksi solidaritas,” paparnya.

Aksi tersebut, lanjut Abdul Ghofar, sebagai tindak lanjut seruan presiden PKS kepada seluruh struktur untuk melakukan aksi solidaritas dan penggalangan dana.

“Target kita 50 juta, syukur lebih, dan nantinya akan disampaikan melalui Crisis Center for Rohingya (CC4R) di tingkat pusat,” tandasnya.

Dalam aksi solidaritas tersebut, aksi akan diisi dengan orasi oleh pengurus PKS kota Surakarta dan perwakilan kota Surakarta, seperti ketua MUI surakarta, DSKS, Ormas Mega Bintang dan turut mengundang tokoh lintas agama yang ada di kota Surakarta.

Bagikan