Pengamat Ekonomi: Nilai Perbankan Syariah Harus Mulai Diterapkan

Pengamat Ekonomi: Nilai Perbankan Syariah Harus Mulai Diterapkan

PONTIANAK (Jurnalislam.com) – Pengamat Ekonomi, Muhammad Fahmi menjelaskan pengaruh besar terhadap potensi Syariah di Kalimantan Barat akan sangat mempengaruhi bidang perekonomian. Hal itu disampaikan dalam Talkshow Ekonomi Syariah yang diadakan oleh Bank Indonesia yang bertajuk Fastabiqul Khoirot untuk Membangun Ekonomi Umat yang diadakan di Aula Keriang Bandong, lantai 4 BI di jalan Jenderal Ahmad Yani, Pontianak, Selasa (15/1/2019).

“Tentu pertumbuhan perbankan syariah di Kalimantan itu masih relatif kecil, tetapi dari sisi pertumbuhan ini sangat besar dan luar biasa dan ini menjadi salah satu bentuk referensi masyarakat untuk memilih dan mengembangkan jasa-jasa dari lembaga syariah,” ujarnya dilansir tribunnews.

Jadi, lanjutnya, Kalimantan Barat pada khususnya Bank Syariah semakin bertambah dan unit usaha syariah juga semakin berkembang di Kalbar ini sendiri.

Jika menilik lebih lanjut, tutur Fahmi, banyak sekali manfaat dari suatu perbankan syariah, misalnya suatu kredit bagi hasil yang disebut Mudharabah dan banyak lagi lainnya.

Ternyata lebih banyak manfaat dan keuntungan yang baru disadari dari masyarakat saat ini.

Sebagai pengamat dari lembaga pendidikan, Fahmi menilai, banyak keuntungan yang diciptakan tanpa merugikan, seperti suku bunga atau yang sering disebut dengan Riba

Dalam Islam tentu itu sangat merugikan, maka dari itu pangsa pasar sudah banyak menilik kemana arah ini dibawa untuk mengembangkan usaha-usaha yang akan mereka jalankan sesuai dengan syariat, tutupnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X