Pasukan Pro-Yaman Rebut Dua Bukit Startegis dari Syiah Houthi di Taiz

Pasukan Pro-Yaman Rebut Dua Bukit Startegis dari Syiah Houthi di Taiz

SANAA (Jurnalislam.com) – Pasukan pro-pemerintah, pada hari Selasa (10/01/2017) merebut kembali dua bukit strategis di pusat kota Taiz, Yaman, menyusul pertempuran sengit dengan milisi Syiah Houthi dan sekutu mereka, menurut sumber-sumber pro-pemerintah, lansir Anadolu Agency.

Dalam pernyataan yang diposting di Facebook, media center pemerintah Yaman melaporkan bahwa pasukan tentara dan pasukan perlawanan rakyat pro-pemerintah telah merebut kembali dua gunung, Al-Owaid dan Al-Nuba, dari Houthi dan pasukan sekutu yang setia kepada mantan Presiden Yaman yang terguling, Ali Abdullah Saleh.

Terletak di Direktorat Maqbana di Taiz Barat, dua gunung strategis tersebut dianggap penting karena keduanya menghadap jalan utama yang menghubungkan provinsi Taiz dan Hudeida.

Pada hari Sabtu, pasukan pemerintah meluncurkan “Operasi Tombak Emas (Operation Golden Spear)” untuk merebut kembali wilayah di provinsi Aden selatan dan kota Taiz yang dikuasai para pemberontak Syiah Houthi dan pasukan pro-Saleh dengan bantuan koalisi militer anti-Houthi yang dipimpin Saudi.

Dalam konteks operasi, pasukan pro-pemerintah telah menguasai kota pesisir Dhubab dan kamp militer Al-Omary dekat Selat Bab al-Mandab yang strategis.

Yaman telah disiksa oleh kekacauan sejak akhir 2014, ketika pemberontak Syiah Houthi yang didukung Iran dan sekutu mereka menyerbu ibukota Sanaa dan beberapa wilayah lain, memaksa Presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi dan pemerintahnya yang didukung Saudi untuk sementara mengungsi ke Riyadh.

Pada bulan Maret tahun lalu, Arab Saudi dan sekutu Arabnya meluncurkan operasi militer besar-besaran yang bertujuan untuk membalikkan keuntungan Houthi di Yaman dan memulihkan pemerintah Hadi.

Tahun lalu, pemerintah Yaman dan Houthi memasuki pembicaraan yang disponsori PBB yang bertujuan menyelesaikan konflik, di mana sedikitnya 6.400 orang diyakini telah tewas hingga saat ini.

Bagikan