Responsive image

‘Palestina Sulit Miliki Negara Sendiri, Tanda Internal Umat Sedang Lemah’

‘Palestina Sulit Miliki Negara Sendiri, Tanda Internal Umat Sedang Lemah’

SUKOHARJO (Jurnalislam.com) – Sejarawan Dr Tiar Anwar Bachtiar menyebut Palestina menjadi tolak ukur kekuatan umat Islam di dunia.

Menurutnya, jika umat Islam sebanyak ini saja tidak bisa berperan terhadap pembebasan Palestina, itu menandakan bahwa internal umat sedang lemah.

“Jadi kalau umat islam dan negara Islam ini untuk sekedar memberikan negara yang definitif kepada rakyat Palestina saja tidak bisa, itu tandanya kita lemah sekali,” kata dia kepada Jurnalislam di Pondok Pesantren Roja, Sukoharjo, Senin (10/2/2020).

Padahal, menurutnya, yang bisa diharapkan untuk kemerdekaan Palestina adalah umat Islam sendiri.

“Ratusan negara Islam tidak bisa membantu orang orang Palestina untuk punya negara sendiri, ini yang kita prihatinkan,” imbuhnya.

Karenanya, menurutnya, ulama memiliki peran sentral dalam menggerakkan masyarakat untuk membantu Palestina.

Untuk itu ia mendorong para ulama untuk serius menjelaskan permasalahan Palestina kepada umat Islam.

“Sehingga para ulama harus menjadi salah satu faktor yang mengingatkan masyarakat dan pemimpin untuk secara serius menberikan perhatian kepada Palestina,” pungkasnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X