Walau Pertumbuhan Ekonomi Minus, Ekonom Sebut Indonesia Belum Resesi

JAKARTA(Jurnalislam.com)- Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 minus 5,32 persen. Lebih dalam dari konsesus pasar, maupun ekspetasi pemerintah dan Bank Indonesia yang di kisaran minus 4,3 persen hingga minus 4,8 persen

Kendati pertumbuhan ekonomi Indonesia terkontraksi dalam di kuartal II-2020, namun bukan berarti sudah memasuki resesi. Sebab, resesi terjadi jika pertumbuhan ekonomi negatif di dua kuartal berturut-turut.

Pada kuartal I-2020 ekonomi Indonesia tercatat tumbuh positif sebesar 2,97 persen, meski melambat bila dibandingkan kuartal IV-2019 yang tumbuh 4,97 persen.

“Walaupun mengalami pertumbuhan minus pada kuartal II-2020, tetapi kita secara formal belum disebut resesi. Definisi resesi terjadi ketika pertumbuhan ekonomi negatif dua kuartal berturut-turut,” ungkap Direktur Riset Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah, Rabu (5/8/2020).

Ia menekankan, Indonesia akan resmi masuk jurang resesi jika pertumbuhan ekonomi kembali negatif di kuartal III-2020. Saat ini, CORE sendiri memperkirakan ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh negatif 3-4 persen di kuartal III-2020,

“Jadi kita baru disebut mengalami resesi, nanti apabila pada bulan Oktober 2020, ternyata BPS kembali merilis angka pertumbuhan kuartal III yang negatif,” katanya.

Piter menjelaskan, dampak dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang minus sebenarnya sudah dirasakan oleh masyarakat sepanjang April-Juni 2020.

Periode di mana pemerintah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Sehingga kontraksi tersebut adalah dampak dari wabah Covid-19 yang membatasi aktivitas ekonomi,” ujarnya. Menurutnya, wabah Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, maka masih ada potensi ekonomi Indonesia kembali tumbuh negatif di kuartal selanjutnya. Meski, kontraksi tidak akan sedalam kuartal II-2020.

“Pada kuartal III, dengan masih adanya wabah, perekonomian masih akan terkontraksi. Tetapi dengan pelonggaran PSBB, kontraksi ekonomi yang terjadi akan lebih mild (ringan), tidak akan sedalam kuartal II,” pungkas Piter.

sumber: kompas.com

Tingkat Kematian Akibat Covid di RI Melebihi Angka Global

JAKARTA(Jurnalislam.com)– Masyarakat tidak boleh memandang remeh penularan virus corona (Covid-19) di Indonesia. Pasalnya persentase kematian akibat pandemi Covid-19 di Indonesia masih lebih tinggi dari dunia.

Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan per 3 Agustus 2020 kematian akibat Covid-19 di Indonesia 4,68%, sementara angka kematian global 3,79%.

“Dan ini bukan kabar menggembirakan angka di atas kematian global. Namun tentu dengan disiplin dan semangat masyarakat lindungi kelompok rentan dan lainnya, angka kematian sejak April sampai Juli cenderung menurun,” ungkapnya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa, (04/08/2020).

Ia menyebut dibutuhkan kerja keras untuk menekan angka kematian, sehingga bisa membaik dan lebih rendah dari angka kematian global. “Kerja keras agar turun sehingga bisa rendah dari angka kematian global,” tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, beberapa provinsi yang dari waktu ke waktu menduduki peringkat paling atas untuk tingkat kesembuhan adalah Kalimantan Barat dan Sulawesi Tenggara. Posisi ini perlu dipertahankan dan menjadi contoh bagi provinsi-provinsi lain.

“Ini tentu perlu dipertahankan dan disusul provinsi lain agar angka kesembuhan meningkat,” ucapnya.

Sumber: cnbcindonesia

 

 

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Minus 5,32 Persen

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suharyanto mengatakan BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 mengalami kontraksi atau minus 5,32 persen.

Pertumbuhan ekonomi yang negatif ini merupakan yang pertama kalinya sejak periode 1998 atau ketika Indonesia mengalami krisis finansial Asia.

Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2020 tercatat mencapai 2,97 persen atau mulai menunjukkan adanya perlambatan akibat pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan resesi, tapi yang perlu dilihat adalah tren pertumbuhan ekonomi pada kuartal III dan IV sebagai dampak pandemi Covid-19.

“Kita berusaha supaya kuartal III itu apapun trennya, pokoknya harus positif, artinya pertumbuhan ekonomi kuartal III harus lebih baik dari kuartal dua,” kata Wamenkeu dalam webinar Universitas Lambung Mangkurat dipantau di Jakarta, Selasa.

Kementerian Keuangan, kata dia, memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia periode April-Juni 2020 akan negatif 4,3 persen atau lebih rendah dari kuartal pertama yang meski turun namun masih tumbuh positif 2,97 persen.

Sedangkan resesi, lanjut dia, merupakan label atau status jika dalam dua kuartal berturut-turut pertumbuhan perekonomian suatu negara negatif.

Sumber: tempo.co

 

29 Kantor di DKI Ditutup Terkait Covid-19

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta menutup sementara 29 kantor perusahaan dan lembaga di Jakarta.

Kepala Dinas Nakertransgi Andri Yansyah mengatakan, 26 kantor perusahaan dan lembaga itu ditutup sementara karena ada karyawan yang terpapar Covid-19.

Tiga kantor lainnya karena melanggar protokol pencegahan Covid-19. “(Sebanya) 26 karena covid, 3 karena melanggar protokol. Kalau yang covid, itu karena salah satu atau lebih karyawannya sudah terdeteksi positif Covid-19,” kata Andri.

Tiga kantor ditutup sementara karena dianggap melanggar atau tidak mematuhi protokol sesuai Surat Keputusan Kadisnaker Nomor 1477 Tahun 2020.

SK itu merupakan Perubahan Atas Keputusan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 1363 Tahun 2020 Tentang Protokol Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Perkantoran/Tempat Kerja Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.

“Yang biasanya, dia terkena pembatasan karyawan. Dia masih mempekerjakan lebih dari 50 persen. Kami kasih peringatan satu, peringatan dua, masih bandel terpaksa kami tutup untuk sementara,” kata Andri. Andri enggan membeberkan jumlah karyawan masing-masing perusahaan yang terkena Covid-19.
sumber: kompas.com

Pakar: Ekonomi Indonesia Tumbuh Minus

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Beberapa data mengindikasikan bahwa ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2020 kemungkinan besar hanya akan mampu tumbuh minus di kisaran 4,72% (year on year/yoy) dari kuartal sebelumnya tercatat 2,97% yoy.

Ekonom Josua Pardede menerangkan, data tersebut yakni konsumsi rumah tangga yang menunjukkan penurunan yang signifikan sepanjang kuartal II tahun 2020.

Dimana laju pertumbuhan penjualan ritel pada periode Apr-Jun 2020 tercatat terkontraksi -14,4% yoy dibandingkan laju penjualan ritel pada kuartal II 201o yang tercatat -1,8%yoy. “Sementara itu indeks kepercayaan konsumen pada periode kuartal II 2020 juga menunjukkan tren yang menurun cukup signifikan sekitar -33,7% yoy pada akhir Juni 2020,” katanya.

Selain itu, laju pertumbuhan nilai tukar petani pada kuartal 2020 tercatat 0,15% yoy dari kuartal sebelumnya yang tercatat 1,7% yoy. Pertumbuhan penjualan mobil mengalami kontraksi -70,4% yoy dari kuartal II tahun 2019 yang tercatat -10,7% yoy.

“Selain penjualan mobil yang mengalami pertumbuhan negatif, penjualan motor juga mengalami kontraksi -79,7% yoy dari kuartal II tahun 2019 yang tercatat -0,01% yoy,” paparnya.

Selain itu, impor barang konsumsi sepanjang kuartal II tahun 2020 tercatat tumbuh -11,9% yoy dari periode yang sama tahun 2019 yang tercatat -4,7% yoy. Serta pertumbuhan investasi pada kuartal 202p diperkirakan mengalami kontraksi di kisaran -5,34% yoy dari kuartal II tahun 2019 yang tercatat 4,55%, dimana investasi bangunan dan non-bangunan cenderung melambat.

“Sementara itu dari sisi produksi, secara umum mengalami perlambatan,” tandasnya.

Sumber: sindonews.com

Pemerintah Dinilai Belum Mampu Dongkrak Ekonomi Masyarakat

JAKARTA(Jurnalislam.com)—Sandiaga Uno menilai kondisi ekonomi masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19 saat ini terus menurun. Kondisi ini dapat saja terjadi dalam waktu yang panjang.

Bahkan dirinya yang telah melakukan survei menemukan 67% masyarakat merasa perekonomian dalam keluarga semakin hari semakin memburuk.

Sandi juga menyebutkan pandemi telah mengakibatkan setidaknya 1,2 juta pekerja di Indonesia dirumahkan dan terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Data hasil survei ada sebanyak 25% masyarakat Indonesia menyatakan sudah tidak sanggup lagi memenuhi kebutuhan pokok tanpa pinjaman.

“Berarti, ekonomi keuangan mikro butuh satu suntikan bagaimana paket-paket yang diluncurkan pemerintah dan juga kerja sama dengan dunia usaha bisa menolong masyarakat yang tadinya masuk kelas menengah, kini masuk ke klasifikasi masyarakat rentan miskin,” ujarnya.

Menurut Sandi, pandemi Covid-19 ini membuktikan bahwa prinsip ekonomi yang baik adalah ekonomi yang memberikan keleluasaan atau kelonggaran kepada para usahawan yang sedang membutuhkan.

Dia menilai pentingnya kolaborasi dalam bisnis dan berbagai manfaat yang bisa didapat dari kolaborasi seperti menumbuhkan inovasi, membangun network, memangkas biaya bisnis, menyelesaikan masalah.

Melalui kolaborasi itu, dua usaha berbeda dapat melengkapi kelemahan satu sama lain, sehingga kinerjanya dapat lebih efektif dan efisien dan keduanya mendapatkan win-win solution. “Dari kolaborasi juga bisa belajar banyak hal baru dari mitra yang bisa meningkatkan kemampuan usaha kita menyampaikan value,” tegasnya.

Sumber: sindonews.com

  Lebanon Sebut Ledakan Besar Berasal dari Gudang Amonium Nitrat

 

BEIRUT(Jurnalislam.com)–Presiden Libanon, Michel Aoun, mengatakan ledakan besar yang terjadi di Ibu Kota Beirut pada Selasa (4/8) petang berasal dari sebuah gudang yang menyimpan 2.750 ton amonium nitrat.

Aoun mengatakan ribuan ton amonium nitrat itu dilaporkan tersimpan secara tidak aman di sebuah gudang dekat pelabuhan Beirut selama kurang lebih enam tahun.

Ia menganggap penyimpanan amonium nitrat dalam gudang tersebut “tidak dapat diterima” dan tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Aoun bersumpah akan menjatuhkan “sanksi terberat” terhadap pihak yang bertanggung jawab. Ia juga menetapkan status darurat nasional selama dua pekan terkait insiden di ibu kota ini.

Setidaknya 70 orang tewas dan lebih dari 4.000 orang terluka akibat ledakan yang terjadi sekitar pukul 18.00 tersebut.

Meski begitu, pihak berwenang sampai saat ini belum bisa memastikan penyebab gudang tersebut meledak.

Dilansir AFP, guncangan yang berasal dari kawasan pelabuhan itu menimbulkan suasana mencekam di ibu kota. Kaca rumah penduduk pecah dan bangunan terbakar.

Ledakan bahkan terdengar hingga Nicosia yang terletak di bagian timur Pulau Siprus yang berjarak 240 kilometer dari asal ledakan.

Perdana Menteri Libanon Hassan Diab menyatakan akan menindak siapapun yang bertanggung jawab atas peristiwa itu. Ia juga menetapkan Rabu (5/8) sebagai hari berkabung nasional.

Sumber: cnnindonesia.com

Mengintip Kurban di Negeri Saba bersama PCIM Yaman

YAMAN(Jurnalislam.com)–Qurban adalah salah satu bentuk mendekatkan diri kepada Allah yang dilakukan setelah menenuaikan sholat Ied dan di hari-hari tasyrik. Sebagian kaum muslimin di Indonesia mengamanahkan qurban nya kepada takmir masjid di sekitarnya atau kepada lembaga masyarakat yang ada. Namun tidak bagi kaum muslimin di negeri Yaman, mereka mempunyai adat untuk menyembelih sendiri dan membagikan kepada mustahiq yang ada di sekitarannya.

Bagi kaum muslimin di seluruh dunia, hari qurban adalah hari yang seluruhnya bersuka cita dalam menyambutnya, wajarlah Islam mengharamkan puasa di dalamnya demi meratanya keceriaan, kegembiraan, dan kesanangan antar sesama.

Namun, berbeda di tahun ini, dimana pandemi telah menyebar di Negeri Yaman, perekonomian semakin turun, nilai tukar uang semakin anjlok, dan kemiskinan samakin menjadi. Akan tetapi, dari semua itu ada hal yang menjadikan takjub, yaitu keteguhan keimanan masyarakat Yaman, mereka mampu bersabar, tetap berikhtiar dengan doa disertai amal dan tatap saling berta’awun antar sekitar.

Inilah kelebihan dari negeri ini, Negeri yang dikenal penuh hikmah di dalamnya, yang menjadikan kami keluarga PCIM Yaman terenyuh dan berusaha dapat menebar senyuman, membagikan kebaikan serta merangkul masyarakat dengan melalui program yang bertajuk “Raih Berkah Kurban di Negeri Iman bersama PCIM Yaman.”

Tim Qurban PCIM Yaman di pertama hari raya ied yang diketua panitiai oleh Ust. Muhammad Aufa Aflaha berkerjasama dengan Markaz Al-Quran wal ‘Ulumul Islamiyyah Falah di Desa Fuwwah menyembelih 9 kambing dan 3 kambing diantaranya merupakan amanah satu warga Muhammadiyah di indonesia dan satu warga Muhammadiyah di Amerika dan Malaysia.

Setelah semua Qurban telah siap di bagikan ke masyarakat faqir miskin di desa Fuwwah, berangkatlah Tim Qurban PCIM Yaman yang diwakilkan oleh Ust. Faqih Hidayat, Ust. Aufa Aflaha, dan Ust. Hamzah Ansori pada sore hari menggunakan mobil picup bersama Tim Qurban Markaz Al-Quran wal ‘Ulumul Islamiyyah Falah.

Di hari ke-dua tasyrik, PCIM Yaman kembali mendapat amanah 3 kambing dari warga Muhammadiyah di Indonesia melalui lembaga LazisMu, dan di hari itu pula, tepat nya pada jam 4 sore, Tim Qurban PCIM Yaman yang diwakilkan 8 orang berangkat menuju pengungsian korban Perang Hudaidah pada masa lalu di pinggiran laut Mukalla, Yaman. Mereka adalah : Ust. Faqih Hidayat, Ust. Aldida, Ust. Mukhtar, Ust. Ridho, Ust. Setyo, Ust. Lutfi dan Ust. Lukman

 

Alhamdulillah, Tim Qurban PCIM Yaman disambut meriah oleh warga pengungsian disana, dan Alhamdulillah tertunaikanlah amanah shohibul qurban kepada warga pengungsi tersebut yang di dalamnya terdapat 35 tenda darurat tak layak huni.

Program Qurban Berkah di Negeri Penuh Hikmah bersama PCIM Yaman di akhri dengan foto bersama warga pengungsi korban perang dan juga diakhiri dengan “tashofah” bersama.

“Alhamdulillah qurban pertama ini berlangsung lancar, semoga dengan adanya kurban ini Muhammadiyah dapat dirasa senantiasa hadir untuk dunia menjadi problem solver bencana kemanusiaan dan dapat menyinari menuju ummat Islam yang berkemajuan.” Tukas Aufa /*laporan Hamzah Ansori

Dompet Al Qur’an  Salurkan  Kurban di 17 Kota Jawa Timur

JATIM (Jurnalislam.com)–Pancaran sinar kebahagiaan terlihat jelas pada wajah Al Iklas Kurnia Salam, Amil Dompet Al-Qur’an Pusat dan Mbah Siti Maysaroh, seorang janda usia 70 tahun yang tinggal sendiri di depan kuburan di Gondang, Mojokerto.

Al Iklas bahagia karena bisa ikut terlibat dalam membagikan daging dari para mudhohy (pengqurban) di Gondang, Mojokerto, sedangkan Mbah Siti Maysaroh bahagia bisa mendapatkan daging untuk membuat masakan kesukaannya.

Kebahagiaan Al Iklas dan Mbah Siti Maysaroh adalah secuil potret kebahagiaan para amil DQ dan penerima daging qurban di 17 kota di jawa timur pada Idul Adha tahun ini.

Para amil DQ di momentum qurban kali ini memang berkomitmen untuk membagikan daging qurban langsung ke rumah para penerima daging qurban. Komitmen ini dilakukan untuk memperkuat ikatan emosional antara DQ dan masyarakat penerima manfaat setiap program DQ, tak terkecuali program qurban.

Komitmen itu dipertegas direktur DQ, Agung Heru Setiawan dengan keterlibatannya secara langsung di acara pembagian daging qurban pada hari kedua tasyrik. Agung Heru Setiawan dan rombongan ikut terlibat dalam pembagian daging qurban di Mojokerto yaitu di daerah Ngembat. Agung Heru Setiawan dan DQ Cabang Mojokerto mendatangi warga para mualaf di desa Ngembat untuk membagikan daging qurban.

“Alhamdulilah, selama hingga tanggal 4 Agustus ini para amil DQ sedang dalam proses pembagian daging qurban di 17 kota besar di Jawa Timur. Kota-kota besar itu antara lain Bangkalan, Pamekasan, Lumajang, Malang, Banyuwangi, Gresik, Mojokerto, Blitar, Lamongan, Tuban, Kediri, Probolinggo. Ngawi, Bojonegoro, Bondowoso, Surabaya, dan Sidoarjo. Berkat kepercayaan para mudhohy, amil DQ bisa menebar kebaikan dan senyum ke pelosok daerah jawa timur,” Kata Agung.

Mbah Siti Maysaroh mengaku sangat senang dengan daging yang diberikan amil DQ. Ia berencana akan membuat gulai pedas kesukaannya untuk merayakan Idul Adha. “Alhamdulilah berkat DQ saya bisa membuat masakan kesukaan saya. Saya ucapkan terima kasih untuk DQ dan para donaturnya atas daging qurban hari ini,” ungkap Mbah Maysaroh.

Begitulah sejumput kisah bahagia yang menjadi bumbu dalam pembagian daging qurban dari para mudhohy di momentum qurban tahun ini. Semoga kebahagiaan ini bisa terus berlanjut hingga tahun-tahun mendatang. Itulah harapan Agung Heru Setiawan untuk qurban di tahun ini.

Wamenag: 90 Persen Kondisi KUA di Jakarta Memprihatinkan

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Kemenag DKI Jakarta hari Senin, 3 Agustus 2020 untuk meninjau kondisi Kantor Urusan Agama (KUA) di Kebayoran Baru Jakarta Selatan dan KUA Kebon Jeruk Jakarta Barat. Jumlah keseluruhan kantor KUA

Di Provinsi DKI Jakarta ada 44 gedung yang lokasinya tersebar di 5 wilayah kotamadya dan satu kabupaten administratif. Dari 44 KUA ada 39 KUA yang  kondisinya sangat memprihatinkan atau hampir 88,6 % kantor KUA di DKI Jakarta kondisinya tidak layak.

 

“Sangat memprihatinkan kondisi KUA yang lokasinya di wilayah ibukota Jakarta, kondisinya sangat buruk dan tidak layak. Sebagian besar bangunannya rusak berat bahkan ada beberapa yang atapnya hampir roboh,” kata Zainut setelah melihat langsung ke lapangan.

 

“Kantor KUA tersebut rata-rata dibangun pada tahun 1992 oleh Pemda DKI Jakarta dan belum pernah dilakukan renovasi besar,” tambahnya.

 

Permasalahan utama yang dihadapi kantor KUA di wilayah DKI Jakarta adalah karena lokasi bangunannya berada di atas tanah Pemda DKI sehingga Kantor Kementerian Agama (Kemenag) tidak bisa melakukan pembangunan baik renovasi besar maupun renovasi total. Karena ada Peraturan Menteri Keuangan

No. 138 Tahun 2019 yang tidak membolehkan membangun bangunan di atas tanah yang bukan miliknya. Sementara Pemda DKI karena merasa urusan agama itu menjadi urusan pemerintahan yang tidak diotonomkan atau masih menjadi urusan Kemenag, maka perawatan dan renovasi KUA tidak dimasukkan ke dalam anggaran APBD-nya.

 

“Setelah kunjungan lapangan ini saya ingin silaturahmi dengan Bapak Gubernur DKI Jakarta untuk membicarakan masalah ini, semoga ada solusi dan jalan keluar yang baik dari permasalahan ini”. Ungkap Zainut.

 

Pemda DKI Jakarta selama ini memiliki perhatian yang sangat besar untuk program bidang agama, khususnya untuk pendidikan agama dan keagamaan. Bantuan untuk guru madrasah, guru ngaji, merbot masjid, ustadz dan pengasuh pondok pesantren yang dialokasikan di APBD selama ini sangat besar.

 

“Untuk hal tersebut saya meyakini Bapak Gubernur DKI Jakarta pasti akan memberikan perhatian masalah kantor KUA ini,” pungkas Wamenag.

 

Dalam kunjungan tersebut Wamenag didampingi Direktur Bina KUA Muharam Marzuki, Sekretaris Dirjen Bimas Islam Tarmizi Tohor dan  Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta Syaiful Mujab.