
SOLO (Jurnalislam.com) – Menanggapi pernyataan Siti Masrifah anggota Komisi IX DPR tentang pelarangan penyaluran zakat kepada keluarga teroris, Sekjen The Islamic and Action Center (ISAC), Endro Sudarsono menilai pernyataan tersebut sangat tendensius.
Ditemui di rumahnya di Cemani, Grogol, Sukoharjo, Solo, Endro mengatakan bahwa hal tersebut sudah mengarah dan menyudutkan pada proyek amal ibadah umat Islam.
“Menurut saya pernyataan ini sudah tendensius dan tidak obyektif. Bahkan mengarah pada satu proyek yang menyudutkan kelompok umat Islam. Jadi zakat serahkan saja pada amil zakat, baik itu dari pemerintah ataupun lembaga lain. Yang penting kepercayaan muzaki orang yang mau berzakat, mau menyerahkan BAZIZ, ZIS, atau amil zakat masjid terserah,” kata Edro kepada wartawan, Rabu (29/6/2016).
Endro menambahkan bahwa penerima zakat sudah jelas dalam aturan Islam, apapun latar belakangnya asal memenuhi delapan golongan menjadi berhak menerima zakat.
“Siapapun itu, asal memenuhi kriteria 8 golongan maka mereka berhak. Jadi menurut saya, satu ini jelas tendensius, kedua sedikit banyak terpengaruh pada isu terorisme yang ada Indonesia. Dimana obyek dari isu ini adalah umat Islam, dan itu justru memperburuk umat Islam sendiri,” tegasnya.
Untuk itu Endro menghimbau sebagai umat Islam apalagi Anggota DPR yang beragama Islam jangan mudah berkomentar yang menyudutkan umat Islam. Hal itu justru memperburuk citra dirinya sebagai Anggota Dewan.
“Biarlah yang menerima zakat itu menerima apa adanya dan serahkan urusannya pada amil zakat. Anggota Dewan cukup beri statement bahwa zakat bagi yang berhak, atau statement zakat tidak dikorupsi, gitu sudah cukup,” tandasnya.
Reporter: Dyo | Editor: Ally Muhammad Abduh




Beberapa kelompok ini telah dipersenjatai dengan rudal TOW buatan Amerika. Sebuah video yang diposting di YouTube konon menunjukkan Divisi Pantai 1 menargetkan pasukan rezim Syiah Suriah dengan rudal TOW dekat kota Kinsabba. Dalam video lain, anggota Jaysh al Izzah menembakkan TOW ke sebuah target yang tampaknya adalah sebuah tank.


IRAK (Jurnalislam.com) – Pasukan Irak telah membuat kemenangan baru di darat melawan kelompok Islamic State (IS) dalam upaya merebut kembali kota terbesar kedua di negara itu, World Bulletin melaporkan, Rabu (29/06/2016).
YAMAN (Jurnalislam.com) – Pembunuhan Brigadir Jenderal terkemuka Pemerintah Yaman oleh Syiah Houthi diperintahkan oleh komandan tinggi Houthi, menurut rekaman audio baru yang diperoleh Al Jazeera.
ANKARA (Jurnalislam.com) – Penyerang Istanbul tidak bisa melewati pemeriksaan keamanan di pintu masuk bandara, perdana menteri Turki mengatakan pada hari Rabu (29/06/2016), lansir Anadolu Agency.