Ormas Islam Semarang Desak DPR Tolak Pengesahan RUU P-KS

Ormas Islam Semarang Desak DPR Tolak Pengesahan RUU P-KS

SEMARANG (Jurnalislam.com)–Dalam rangka mensupport Anggota Dewan dalam menolak Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS), Forum Ummat Islam Semarang (FUIS) mendatangi kantor DPRD Jawa tengah Jl Pahlawan kota Semarang, Senin (16/9/2019).

Pada kunjungan tersebut, FUIS diterima oleh fraksi PKS.

“Agenda ini merupakan silaturrahmi ke Anggota dewan dan memberi dukungan dalam menolak maupun merevisi RUU P-KS,” ucap Wahyu Kurniawan ketua FUIS.

Wahyu beralasan RUU yang sedang dibahas di DPR tersebut sarat akan penyelewengan oleh pihak-pihak tertentu, khususnya kelompok liberal.

“RUU ini kelihatan baik bahasanya, tapi jika ditelaah lebih dalam, ini bahasa yang multi tafsir, bisa dimanfaatkan kelompok liberal maupun sekuler untuk kepentingan tertentu yang bertentangan dengan syariat,” jelasnya.

Agus A, SHi dari LBH Pelita Ummat Jawa Tengah saat kunjungannya bersama FUIS di DPRD menyampaikan bahwa RUU P-KS sangat berbahaya jika dilegalkan.

Dicontohkan pada pasal 14 terkait penggunaan kontrasepsi yang menurutnya siapapun boleh menggunakannya walaupun bukan suami Istri asal tidak dipaksa.

“Ini sangat berbahaya jika RUU ini dilegalkan, seperti pasal 14 berkenaan kontrasepsi, intinya dipoin ini ada kata pemaksaan, itu artinya jika tidak dipaksa itu berati boleh dan tidak dijelaskan apakah suami istri atau bukan, maka siapapun yang menggunakan kontrasepsi berati sah, yang tidak boleh adalah dipaksa,” jelasnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X