Ormas Islam Jatim Kutuk Aksi Terorisme Perorangan, Kelompok, hingga Negara

15 Mei 2018
Ormas Islam Jatim Kutuk Aksi Terorisme Perorangan, Kelompok, hingga Negara
ilustrasi

SURABAYA (Jurnalislam.com)—Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur dan 76 ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) mengutuk keras aksi terorisme dan kekerasan yang dilakukan oleh siapapun.

Tragedi bom Surabaya dan penangkapan terduga teroris di sejumlah tempat di Surabaya merupakan tindakan kekerasan yang tidak dibenarkan dalam Islam,” kata Ketua Umum MUI Jawa Timur  KH Abdusshomad Buchori, dalam keterangan tertulis yang diterima Jurnalislam.com.

Karenanya, MUI dan Ormas Islam mengutuk dengan keras aksi terorisme dan segala bentuk  kekerasan tak bermoral yang dilakukan oleh perorangan, kelompok atau negara yang dapat meresahkan dan merusak nilai-nilai kemanusiaan.

MUI dan ormas Islam Jatim juga menghimbau umat beragama agar tetap menjaga kerukunan, tetap komitmen pada undang-undang yang berlaku.

“Menjaga ketertiban masing-masing umatnya, tidak saling memfitnah sehingga tidak mudah diadu domba oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang berakibat merugikan semua umat beragama khususnya dan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya,” tambahnya.

Pernyataan sikap yang ditandatangani GUIB dan MUI Jatim ini merupakan pernyataan bersama ormas Islam Jatim seperti NU, Muhammadiyah, Hidayatullah, DDII, DMI, FPI, HMI, ICMI, PII, dan puluhan ormas dan komunitas Islam lainnya.