Responsive image
Responsive image
Responsive image

Muslimah Berperan Besar Membangun Keluarga Qur’ani

Muslimah Berperan Besar Membangun Keluarga Qur’ani

DEPOK(Jurnalislam.com)- Musyawarah Nasional (Munas) V Muslimat Hidayatullah (Mushida) digelar secara virtual dengan menerapkan protokol kesehatan. Munas ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Dr Nashirul Haq Lc MA pada Sabtu (26/12/2020).Muslimah Berperan Besar Membangun Keluarga Qur’ani

 

Munas virtual dengan tema “Meneguhkan Integritas Muslimah Demi Tegaknya Peradaban Islam” ini berpusat di Pondok Pesantren Hidayatullah, Kota Depok, Jawa Barat, digelar pada Sabtu dan Ahad (26-27/12/2020).

Ketum DPP Hidayatullah Nashirul Haq dalam amanatnya sekaligus membuka acara menyampaikan bahwa Hidayatullah telah berdiri selama lebih dari 47 tahun.

Hidayatullah telah memegang teguh kesetiaan, semangat mengabdi kepada Ilahi, berkhidmat untuk agama dan umat, serta berkhidmat untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia lewat berbagai program di bidang pendidikan, dakwah, sosial, dan ekonomi keummatan.

 

“Yang menjadi tantangan bahwa Muslimat Hidayatullah harus serius dan fokus menjalankan peran dan fungsinya untuk membangun keluarga Qur’ani menuju peradaban Islam,” kata Nashirul yang juga Anggota Dewan Pertimbangan MUI Pusat dalam acara yang disiarkan live streaming melalui kanal Youtube Hidayatullah ID itu sebagaimana siaran pers panitia Munas V Mushida, Sabtu (26/12/2020) siang.

 

Lebih lanjut, Nashirul juga mengungkapkan bahwa rahasia suksesnya seorang suami dalam menjalankan amanahnya tergantung pada peran istri dan Muslimah dalam mengatur keluarga di rumah.

 

Munas  V Mushida digelar dengan protokol kesehatan yang ketat, antara lain setiap peserta yang akan datang ke arena munas wajib menjalani rapid test antigen. Panitia juga menyediakan layanan rapid test antigen di arena Munas.

 

Peserta yang hadir di ruang acara pembukaan Munas berjumlah 80 orang, terdiri dari Pengurus Majelis Murobbiyah, Majelis Penasehat, Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah, serta perwakilan dari Pengurus Wilayah dari seluruh provinsi di Indonesia.

 

Sebagaimana yang diimbau Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dalam surat edarannya, bahwa untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan Covid-19 selama libur Natal dan tahun baru 2021, maka pelaku perjalanan dalam negeri harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan rapid test antigen paling lama 3×24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan. Persiapan untuk rapid test antigen ini dilakukan dengan menjaga kondisi kesehatan agar mendapatkan hasil tes yang bagus.

 

Peserta yang datang ke tempat acara Munas V Mushida, baik di pusat maupun di daerah-daerah, dibatasi jumlahnya. Setiap Pengurus Wilayah (PW) di provinsi-provinsi dibatasi mengirimkan maksimal 2 orang ke pusat Munas. Begitu pula, seluruh peserta di pusat acara, dibatasi hanya 80-an orang yang menempati aula besar dengan kursi berjarak.

 

Ketua Panitia Neny Setiawaty mengingatkan agar seluruh peserta dan panitia selalu menaati peraturan protokol kesehatan. “Semua peserta wajib mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menghindari kontak fisik, memakai hand sanitizer, mencuci tangan, dan selalu memakai masker,” ujarnya.*

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close X