MUI Ajarkan Islam Wasathiyah ke Pelajar Afganisthan

MUI Ajarkan Islam Wasathiyah ke Pelajar Afganisthan

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan menyampaikan, MUI memiliki peran yang signifikan dalam perdamaian di Afghanistan. Peran MUI bersama pemerintah Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dilakukan dengan jelas dan langkah-langkah yang konkret.

Peran tersebut, lanjut Amirsyah, ialah melalui pendidikan berupa pemberian beasiswa dan pelatihan singkat kepada 80 pelajar asal Afganistan untuk mendalami ilmu agama Islam di pesantren Indonesia. Para siswa diberikan pemahaman Islam Wasathiyah baik teori maupun praktik di Pesantren Tazakka Batang dan Darul Amanah Kendal Jawa Tengah dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Amirsyah mengatakan, angkatan pertama Diklat Pendalaman Agama Islam, yang meliputi 80 pelajar asal Afghanistan, telah memperolah gambaran tentang Indonesia sebagai negara yang aman dan damai.

“Ini merupakan bahan belajar bagi pelajar Afganisthan selama empat bulan di Pesantren Daarul Ulum di Lido, Bogor, dan Pesantren Tazakka di Batang dan Darul Amanah Kendal, Jawa Tengah,” kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (20/8).

Amirsyah, yang pernah menjadi Ketua Tim Program Diklat itu menjelaskan, materi yang diberikan fokus pada pendalaman praktik ajaran Islam di Indonesia yang masyarakatnya beragam dalam agama, suku, budaya dan ras. Melalui program tersebut, para pelajar dari Afghanistan ditekankan agar bisa mengikuti pelajaran dari nilai-nilai perdamaian dalam kearifan lokal di Indonesia.

“Para peserta dapat melihat dari dekat secara langsung bagaimana pemahamanan keagamanan yang diajarkan di Indonesia,” tuturnya.

Konflik di Afghanistan juga menjadi perhatian pemerintah Indonesia dengan terus mendukung upaya mewujudkan perdamaian di negara tersebut dalam rangka menjalankan amanah UUD 1945 tata dunia yang aman dan damai. Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia mempunyai tanggung jawab moral dan berusaha membantu diplomasi, serta berusaha keras menciptakan  perdamaian di Afganistan dapat dicapai untuk kemakmuran dan kesejahteraan bersama.

Sumber: republika.co.id

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X