Meski Sepi, Hotel Istiqlah Tak Mau Merubah Konsep Hotel Syariah

BANYUWANGI (Jurnalislam.com) – Terletak di Jl Letkol Istiqlah No 84, Banyuwangi, Hotel Istiqlah, satu-satunya hotel dengan konsep syariah di kota Bahari itu terlihat sepi. Pasalnya, hotel-hotel yang pada umumnya tidak terlalu selektif dalam menerima tamu, hotel Istiqlah justru tak sembarangan.

"Kami menerapkan betul konsep Islami disini. Makanya, hotel ini sangat sepi, karena hotel-hotel pada umumnya memasukan pasangan yang bukan muhrim seenaknya dan kami tidak. Itu rusak mas,” jelas salah satu pengelola hotel, Iwan kepada Jurnalislam.com saat ditemui di tempat kerjanya, Jum’at (18/12/15)

Pengelola sebisa mungkin menghindari pasangan yang bukan suami-istri menginap. “Tapi juga banyak pasangan yang datang memaksa untuk menyewa kamar, dari kami tetap gak boleh,” kata Iwan.

Meski sepi pengunjung, tapi hotel yang memiliki 9 kamar dengan 6 kamar kelas istimewa dan 3 kamar kelas standar itu tidak ingin berubah menjadi hotel pada umumnya. Iwan mengaku pihaknya pernah didatangi dinas perpajakan dan diminta untuk mengganti konsep syariah. 

"Kemarin sama perpajakan malah disuruh (untuk dibuat-red) seperti hotel-hotel lainnya. Tapi kami tidak mau, kami tetap menerapkan hotel syariah, toh rezki yang mengatur Allah,“ tutur Iwan.

Menanggapi keberadaan hotel Istiqhal, ketua MUI Banyuwangi KH Muhammad Yamin mengatakan, hotel dengan konsep syariah merupakan salah satu harapan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Annas untuk pariwisata kota di ujung Jawa Timur itu. Bupati, lanjut Kyai Yamin, menginginkan pariwisata di Banyuwangi tidak seperti di Bali.

“Dengan konsep hotel syariah saya mendukung, itupun membuat pariwisata Banyuwangi. Pariwisata yang bersyariah, itu juga yang diinginkan oleh pak Bupati Banyuwangi,” katanya saat di temui di kediamannya Kp. Kedayunan, Kec. Kabat, Jum’at (18/12/18).

Reporter: Findra | Editor: Ally | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.