Menuju Malang Bermartabat, MUI Intensifkan Dakwah Via Media Advertising

MALANG (Jurnalislam.com) – Untuk mewujudkan cita-cita Kota Malang menjadi kota yang bermartabat, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang, KH. Muhammad Baidhowi Muslich terus mendakwahkan pesan moral kepada masyarakat Malang. Salah satunya melalui media advertising seperti baligo, stiker dan lain-lain.

"Kita tidak berhenti menyampaikan pesan moral itu. Kita akan sampaikan lewat media dan baliho-baliho di Kota Malang," ungkapnya kepada Jurnalislam, Jumat (9/1/2016).

"Ke depan mikrolet kita akan dipasang himbauan berupa stiker dan di situ tertuliskan pesan-pesan moral dan itu sudah di setujui pak Walikota Malang," sambungnya.

Kyai Baidhowi juga mengimbau agar masyarakat Malang tidak meniru budaya Barat dan bertentangan dengan ahklaq Islam dan karakter bangsa. 

"Jadi hal-hal yang tidak sesuai dengan ahklak Islam harus ditinggalkan, seperti miras, narkoba dan pelacuran. Perbuatan maksiat itu harus dijauhi untuk meraih cita-cita kota Malang menjadi kota yang bermartabat," tegasnya.

Selain itu, pengasuh pondok pesantren Miftahul Huda ini menyinggung fenomena Gembok Cinta di Jalan Veteran yang kini telah dibongkar. 

"Pokoknya yang tidak sesuai budaya Indonesia harus ditinggalkan, jangan sampai budaya barat masuk di sini!" tegasnya.

Untuk diketahui, sejumlah baliho berisi pesan-pesan dakwah sudah terlihat di beberapa titik di kota Malang atas kerjasama MUI dan Muslim Designer Community (MDC) Chapter Malang.

Reporter: Findra | Editor: Ally | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.