Membaik, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Dikembalikan ke Gunung Sindur

2 November 2017
Membaik, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Dikembalikan ke Gunung Sindur
Ustadz Abu Bakar Ba'asyir bersama pengacara dari TPM

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta selama sepuluh hari, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir pada Senin (30/10/2017) malam dikembalikan ke Lapas Gunung Sindur Bogor.

“Alhamdulillah setelah mendapat perawatan intensif di RS kesehatan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir meningkat cukup bagus dan bengkak di kaki sudah berkurang, kira-kira tinggal 30%,” kata putra bungsu Ustadz Abu, Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir kepada Jurnalislam.com, Kamis (2/11/2017).

Ustadz Iim, sapaannya, menjelaskan pembengkakan pada kaki Ustadz Abu Bakar Ba’asyir disebabkan oleh peredaran darah yang terganggu. Jika dibiarkan, kata dia, dapat menyebabkan pembekuan dan dapat merusak saraf-saraf yang lainnya.

“Nah pengendapan darah itu kalau dibiarkan akan merusak saraf-saraf yang lain, sehingga kalau saraf-saraf itu rusak, naudzubillah resikonya bisa sampai diamputasi. Begitu keterangan dokter,” terang Ustadz Iim.

Baca juga: Kesehatannya Menurun, Ustadz Abu Bakar Ba’ayir Dirawat di RSCM

“Kemudian, beliau juga ada keluhan di lutut yang disebabkan oleh pengapuran. Itulah yang dilakukan tim dokter kemarin,” tambahnya.

Ustadz Abu Bakar Ba’asyir mendapat perawatan tim Dokter RSCM. Foto: Dokumentasi Keluarga

Ustadz Abu ditemani keluarga dan tim kesehatan dari Mer-C, tiba di Lapas Gunung Sindur pada pukul 23.00 WIB dengan pengawalan dari Densus88. Proses pengembalian yang dilakukan pada malam hari untuk menghindari kemacetan.

“Sengaja kita meminta prosesnya malam untuk menghindari terlalu lama duduk, karena kalau siang kan jakarta padat.  Alhamdulillah dalam perjalanan dari RS ke Lapas juga lancar, dengan pengawalan dari Densus 88 dari Mer-C dan keluarga. Saya sendiri bersama dengan beliau di dalam mobil yang dikawal dua orang dari Densus 88,” paparnya.

Ustadz Iim berharap, kedepannya proses pemeriksaan kesehatan Ustadz Abu tidak mendapat kendala teknis seperti yang sudah lalu.

“Kita berharap supaya tidak terjadi lagi seperti kemarin, surat izin pemeriksaan kesehatan yang diajukan MerC dan TPM itu hampir sebulan lebih baru keluar,” pungkasnya.

Untuk itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BNPT dan pihak terkait agar proses perawatan Ustadz Abu dapat berjalan dengan baik.