Masih Beroperasi, Karaoke King Star Kembali Didemo Umat Islam Karanganyar

KARANGANYAR (Jurnalislam.com) –  Ratusan massa umat Islam dari FUIK (Forum Umat Islam Karanganyar) dan KONAS (Komunitas Amar Ma'ruf Nahi Munkar Solo Raya) kembali mendatangi King Star Karaoke di Puri Kahuripan RW VIII Jaten Karanganyar, Jawa Tengah. Umat Islam sangat diresahkan dengan keberadaan karaoke yang sudah berkali-kali didemo itu.

"Kami sangat jengkel atas tindakan management King star Karaoke yang nekat aja buka, maka kami juga nekat mendatangkan ratusan laskar guna menekan King Star Karaoke," kata Sekjen FUIK Mulyono.

Ketua KONAS Abu Daud mengatakan, warga sekitar agar waspada atas adanya oknum aparat yang membackingi tempat-tempat kemasiatan tersebut. "Karena malaikat maut bisa datang kapan saja jangan sampai kita mati ketika kita dalam posisi melindungi kemaksiatan, karena itu mati dalam kondisi belumur dosa," tegasnya.

"Kita seharusnya malu, sebab di Karanganyar ini banyak mencetak kader-kader Da'i yang hafal Alqur'an akan tetapi juga menjamur kemaksiatan," tambahnya.

Massa juga memasang spanduk yang menyatakan penyegelan dan penutupan tempat tersebut. Selain itu, FUIK juga memberikan beberapa poin pernyataan sikap yang diantaranya:

1. Segera mencabut izin Operasi Karaoke KING STAR GRAVISTA GROUP di Karanganyar.
2. Melakukan pengawasan dan Supervisi terhadap karaoke KING STAR GAVISTA GROUP, karena sejak awal izinnya dengan menggunakan cara-cara suap, teror dan intimidasi.
3.Meninta kepada Aparat Pemerintah maupun yang berwenang untuk ikut serta dalam memberantas kemaksiatan.
4.Kepada Pihak terkait agar bersama-sama menjaga Kondisivitas iklim sejuk keamanan dan kenyamanan demi terciptanya Karanganyar yang benar-benar TENTERAM (Tenang, Teduh, Rapi Aman dan Makmur)
Setelah Aksi di Karaoke King Star usai masa yang terdiri dari Jama'ah Ansharusy Syariah, FKAM, FUIT, LUIS Solo, Sapala Kamufisa Isykarima Karangpandan, KONAS Solo Raya tersebut bergerak menuju ke rumah makan GREENYU di utara Kolam Renang Intan Pari Karanganyar yang di duga juga sebagai ajang kemaksiatan yang berkedok Rumah Makan. Di tempat tersebut masa juga kembali memperingatkan kepada aparat untuk mengawasi tempat tersebut.

Sementara itu, di hadapan masa dan wartawan Kapolsek Tasikmadu AKP Sodikin berjanji akan senantiasa berada di garda depan untuk mencegah kekhawatiran tempat karaoke tersebut dijadikan tempat maksiat.

Reporter: Riyanto, Fairuz | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.