LUIS Minta Produsen Terompet Berbahan Sampul Al Qur’an Dituntut Pasal Penistaan Agama

SURAKARTA (Jurnalislam.com) – Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) bersama sejumlah elemen umat Islam Soloraya mendatangi Polresta Surakarta, Selasa (29/12/2015) siang. Mereka menuntut kepolisian untuk segera menindak tegas produsen penyebar terompet tahun baru bersampul Al Qur’an.

"Kami sangat mengharapkan pihak kepolisian bisa proaktif dalam menangani kasus ini,” tegas Humas LUIS, Endro Sudarsono kepada pihak Polresta Surakarta yang diwakili oleh Kasat Reskrim Kompol Saprudin dan Kasat Intelkam Kompol Giyono.

“Dalam kasus ini kami berharap polisi bisa menjerat pelaku dengan pasal 156a tentang penistaan Agama,” sambungnya.

Kasat Reskrim Polresta Surakarta, Kompol Saprudin menyatakan dukungannya atas pelaporan yang dilakukan elemen umat Islam terkait kasus terompet bersampul Al Qur’an yang dijual di Alfa Mart itu.

"Langkah polisi memantau, kalau ada temuan di lapangan kami segera menindaknya, dan kami sangat suport apa yang temen-temen laskar lakukan," katanya.

Meski sejumlah besar terompet bersampul Al Qur’an telah disita, namun pihaknya belum bisa memastikan tempat produksi terompet yang dikabarkan dibuat di Solo.

"Adapun di lapangan kami belum tahu apakah ada produsen terompet itu di kota Solo," tukasnya.

Reporter: Riyanto | Editor: Ally | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.