Responsive image

LUIS: Jangan Sampai Sekolah Diliburkan, Tapi Tempat Maksiat Tidak Ditutup

LUIS: Jangan Sampai Sekolah Diliburkan, Tapi Tempat Maksiat Tidak Ditutup

SOLO (Jurnalislam.com)- Humas Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Endro Sudarsono meminta pemerintah untuk menutup tempat tempat hiburan malam guna mengantisiapasi penyebaran virus covid-19.

Sebelumnya, pemerintah menghimbau masyarakat untuk menghindari kerumunan guna mencegah penularan virus covid-19 semakin luas. Pemerintah juga menutup tempat pariwisata serta menghentikan sementara proses belajar bagi anak sekolah dan perkuliahan.

“Pemerintah mestinya memberikan informasi yang utuh. Masalah antisipasi penyebaran Corona harus kita dukung,” katanya kepada Jurnalislam.com, Selasa, (17/3/2020).

“Kebijakan meliburkan sekolah dan kuliah, mestinya juga disebutkan juga meliburkan tempat tempat hiburan dan pariwisata, terlebih tempat hiburan malam dan tempat tempat yang diindikasikan untuk maksiat seperti beberapa hotel mesum, karaoke, diskotik, salon, bar, tempat judi dan tarian striptis,” imbuh Endro.

Endro juga medesak untuk memberikan informasi dan kebijakan Corona dengan proporsional, jangan ada salah satu umat beragama disudutkan.

“Pemerintah mestinya memberikan informasi yang utuh. Masalah antisipasi penyebaran Corona harus kita dukung,” paparnya.

“Pembatasan ibadah juga untuk semua agama dan semua keyakinan, jangan hanya untuk umat agama tertentu saja,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pemerintah pusat diharapkan bisa menjelaskan terkait 49 WNA di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menimbulkan polemik, ditengah badai Corona. “Jangan ada diskriminasi dalam hal antisipati penyebaran Corona,” pungkas Endro.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X