Responsive image

LSM Afrika Selatan Kirim Bantuan untuk Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh

LSM Afrika Selatan Kirim Bantuan untuk Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh

JOHANNESBURG (Jurnalislam.com) – Sebuah organisasi kemanusiaan di Afrika Selatan mengatakan Senin (18/9/2017) bahwa pihaknya telah mengirim bantuan kepada ribuan pengungsi Rohingya di Bangladesh, yang melarikan diri dari penganiayaan militer Budha Myanmar di negara bagian Rakhine, Myanmar barat.

Hamza Badrudeen, juru bicara Yayasan Al-Imdaad, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa selama program tiga hari tersebut mereka akan mendistribusikan 3.000 paket makanan, 3.000 selimut, 150.000 obat-obatan dan 150 tenda.

“Kami juga berencana menggali 40 sumur dan mendistribusikan 50.000 tablet pemurni air kepada para pengungsi,” katanya, berbicara di telepon dari kota Estcourt, Afrika Selatan.

Dia mengatakan bahwa yayasan tersebut telah bekerja sama dengan pemerintah Bangladesh selama beberapa pekan terakhir, namun timnya akan melakukan perjalanan ke kamp-kamp pengungsian pada hari Senin.

Dr Ayman Zawahiri: Panggilan Burma untuk Kaum Muslimin di Dunia

Tanpa menyebutkan jumlahnya, Badrudeen mengatakan sumbangan berasal dari para pendonor di Afrika Selatan dan Inggris Raya.

Azhar Vadi, seorang mitra di stasiun radio Salaamedia yang berbasis di Johannesburg, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa organisasinya berhasil mengumpulkan $ 20.000.

“Kami telah memberikan bantuan kami ke Al-Imdaad Foundation. Ini hanya bantuan pertama kami – lebih banyak bantuan akan menyusul,” katanya, berbicara melalui telepon dari sebuah kamp di Cox’s Bazaar di Bangladesh.

Azhar mengatakan bahwa penderitaan manusia di kamp itu sangat dahsyat.

“Orang-orang kelaparan. Yang mereka miliki sangat sedikit, atau tidak ada tempat berlindung. Sebagian besar bahkan tidak punya sepatu. Tidak ada sanitasi,” tambahnya.

Pekan lalu, ribuan orang Afrika Selatan melancarkan protes kepada pemerintah Myanmar untuk menghentikan pembunuhan terhadap Muslim Rohingya.

Sejak 25 Agustus, lebih dari 400.000 Rohingya telah menyeberang dari Rakhine ke Bangladesh, menurut PBB.

Para pengungsi tersebut melarikan diri dari operasi keamanan baru di mana pasukan Budha Myanmar dan gerombolan preman Buddha membantai pria, wanita dan anak-anak, menyiksa, menjarah rumah dan membakar desa Rohingya. Menurut Bangladesh, sekitar 3.000 orang Rohingya tewas dalam tindakan biadab tersebut.

Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai orang-orang yang paling teraniaya di dunia, telah menghadapi ketakutan yang meningkat atas serangan militer Myanmar sejak ribuan orang terbunuh dalam kekerasan komunal pada tahun 2012.

Bagikan
Close X