Kronologis Beredarnya Terompet Bersampul Al Qur’an di Alfamart Semarang

SEMARANG (Jurnalislam.com) – Kepala Cabang Alfamart Semarang wilayah Barat, Basuki Rahmat menjelaskan kronologis beredarnya terompet tahun baru berbahan sampul Al Qur’an. Penjelasan itu disampaikan kepada sejumlah perwakilan ormas Islam dari Jamaah Ansharusy Syariah dan Front Pembela Islam Semarang di ruang kasat intel Polrestabes Semarang, Selasa (29/12/2015). Berikut penuturan Basuki Rahmat selengkapnya:

Pada saat terompet itu mau kita jual, kita terlebih dahulu melihat samplenya. Bentuknya seperti apa, kemasannya rusak atau tidak. Namun tidak sampai membuka kemasan. Harga deal, kita pesan antara 13 ribu sampai 14 ribu.

Dari sample yang diberikan, kita setuju dengan kondisi seperti itu. Terompet datang pada tanggal 4 Desember 2015. Kami pilih saudara Hana sebagai supplier karena tahun kemarin juga sudah pernah supply ke kami dan tahun kemarin gak ada masalah.

Singkat cerita, barang sudah berada di toko. Pada hari Minggu (27/12/2015) ada informasi di toko, ada bapak-bapak komplain di toko masalah terompet. Begitu terompet dibuka kemasan yang pertama ada sampul berlafalkan Al Qur’anulkarim. Saya dapat info itu, saya perintahkan untuk tarik semuanya. Jangan dijual, dicek dahulu dari supliernya.

Dari audiensi itu juga diketahui bahwa pihak minimarket memesan ke supplier terompet bernama Hana. Kemudian Hana meneruskan ke Kasman yang berdomisili di Wonogiri. Lalu Kasman meneruskan ke Sutarjo.

Saat ini sebagian terompet yang belum terjual telah ditarik dari peredaran. Hasilnya, di kota Batang sebanyak 110 terompet berhasil ditarik dari peredaran, di Kabupaten Pekalongan sebanyak 319 terompet, kota Pekalongan sebanyak 235 terompet, kabupaten Kendal sebanyak 145 terompet. Serta 2300 terompet berhasil diamankan di Polrestabes Semarang.

Reporter: Riyanto | Editor: Ally | Jurnalislam

 

 

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.