Israel Akan Hapus Lembaga Bantuan Kemanusian untuk Palestina di PBB

Israel Akan Hapus Lembaga Bantuan Kemanusian untuk Palestina di PBB

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Walikota Israel berencana menggeser  sebuah badan PBB untuk pengungsi Palestina di Yerusalem guna “mengakhiri kebohongan masalah pengungsi Palestina,” kata  walikota.

Nir Barkat pada hari Kamis (4/10/2018) mengatakan sekolah, klinik dan pusat olahraga, serta layanan lain yang dioperasikan oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (the United Nations Relief and Works Agency-UNRWA) di Yerusalem Timur, akan dipindahkan ke wilayah otoritas Israel, lansir Aljazeera.

Kotamadya tidak memberikan informasi waktu yang tepat, tetapi mengatakan sekolah yang melayani 1.800 siswa akan ditutup pada akhir tahun ajaran saat ini.

Barkat mengatakan keputusan AS untuk memotong bantuan sebesar $ 300 juta kepada agen awal tahun ini mendorong langkah itu.

Baca juga: Rencana Rahasia AS dan Israel Terkait Yerusalem Bocor, Begini Informasinya

“Keputusan AS telah menciptakan kesempatan langka untuk menggantikan layanan UNRWA dengan layanan dari Kotapraja Jerusalem,” katanya, menuduh badan itu beroperasi secara ilegal dan mempromosikan hasutan terhadap Israel.

“Kami mengakhiri kebohongan ‘masalah pengungsi Palestina’ dan upaya untuk menciptakan kedaulatan palsu dalam kedaulatan,” tuduh Barkat dalam sebuah pernyataan, mengklaim sekolah dan klinik itu ilegal dan beroperasi tanpa lisensi Israel.

UNRWA tidak segera menanggapi permintaan The Associated Press untuk memberi komentar.

UNRWA didirikan pada 1949 setelah 700.000 orang Palestina dipaksa keluar dari rumah mereka sendiri oleh paramiliter Zionis Yahudi menjelang pembentukan negara Israel.

Badan ini sekarang memberikan layanan pendidikan, perawatan kesehatan dan sosial kepada lebih dari lima juta pengungsi Palestina di Tepi Barat yang dijajah Israel dan di Jalur Gaza, serta di Yordania, Libanon dan Suriah.

Baca juga: Erdogan: Turki Tidak akan Menyerah dalam Memperjuangkan Yerusalem

Badan PBB tersebut membantu lebih dari setengah dari dua juta penduduk Jalur Gaza, sebuah wilayah yang telah hancur akibat blokade zionis lebih dari 10 tahun.

Israel mengkritik UNRWA tentang cara mereka menghitung jumlah para pengungsi – totalnya termasuk keturunan para pengungsi yang mengungsi agar Israel terbentuk.

Israel khawatir bahwa bergantinya status pengungsi dari orang tua ke anak-anak dapat mengancam “karakter negara Yahudi”, karena warga Palestina mengklaim hak untuk kembali ke tanah leluhur mereka.

Perdana Menteri zionis Yahudi Benjamin Netanyahu menuduh UNRWA mempromosikan “pengungsi fiktif” dan mengatakan tanggung jawabnya harus diambil alih oleh badan pengungsi PBB.

AS juga menuntut lembaga tersebut melakukan reformasi sebelum memulihkan pendanaan.

Bagikan

One thought on “Israel Akan Hapus Lembaga Bantuan Kemanusian untuk Palestina di PBB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X