Islampos: Kominfo Salahi Aturan Pemblokiran Situs

Islampos: Kominfo Salahi Aturan Pemblokiran Situs

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Redaktur Pelaksana Islampos.com Muhammad Pizaro menilai, pemblokiran Kominfo terhadap situsnya tidak sesuai prosedur dan menyalahi peraturan. Sebab, berdasarkan Pasal 14 Permen Kominfo No 19 Tahun 2014 disebutkan jika Kominfo harus menyurati pengelola situs tentang adanya konten negatif.

“Padahal, alamat redaksi kami jelas, e-mail jelas. Kominfo beralasan kalau satu-satu disurati banyak kerja Kominfo,” katanya dilansir Republika.co.id, Jumat (6/1/2017).

Sebagai sebuah media, kata Pizzaro, Islampos sudah berusaha memenuhi syarat-syarat sebagai perusahaan pers. Ia mengaku semua kaidah sebagai perusahaan pers sudah dipenuhi Islampos.com.

“Kami ada badan hukum, susunan redaksi, kantor, wartawan yang digaji juga mengikuti pelatihan-pelatihan wartawan,” ujar jubir 11 situs yang diblokir Kominfo itu.

Meski begitu, Pizaro mengaku pihaknya sedang menyiapkan untuk mendaftar ke Dewan Pers. Namun, sebagai media baru, ia merasa pemerintah tidak mendorong dan mendukung media baru untuk memenuhi aturan sesuai UU Pers.

“Kami merasa distigmasi, tidak dibina dan didukung,” pungkas jurnalis yang pernah meliput ke Suriah ini.

Diketahui, Islampos.com baru dikirimkan surat keterangan sebab pemblokiran jauh setelah salah satu media Islam itu diblokir. Setidaknya ada 3 konten yang terdiri dari 2 artikel dan 1 berita yang dianggap menyalahi aturan dan negatif.

Bagikan
Close X