ISAC : Jika Polisi Lamban, Akan Muncul Aksi Sebesar 212

ISAC : Jika Polisi Lamban, Akan Muncul Aksi Sebesar 212

SOLO (Jurnalislam.com)- Sekjen The Islami Study and Action Center (ISAC) Endro Sudarsono menilai, bahwa munculnya gelombang aksi ‘Tangkap Sukmawati di berbagai daerah di Indonesia, disebabkan lambatnya pihak aparat kepolisian dalam menanggapi laporan sejumlah pihak terhadap puteri Proklamator RI itu.

“Kalau kepolisian segera pro aktif maka saya kira masyarakat segera teredam, kalau ini terkesan lambat, maka reaksi masyarakat semakin menguat,” katanya kepada Jurnalislam.com di Solo, Jum’at, (6/4/2018).

Endro juga mengatakan bahwa umat Islam mungkin saja sudah memaafkan Sukmawati, namun, katanya, proses hukum harus tetap berjalan sesuai dengan prosedur hukum yang ada di Indonesia.

“Bagi umat Islam permintaan maaf terbuka bagi siapapun yang telah mengakui kesalahannya, kemudian secara hukum negara kita mengamanahkan bahwa permintaan maaf tidak menggugurkan proses pidananya, tetap harus berjalan,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mendesak aparat kepolisian untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Sukmawati, sebab, katanya, jika aparat kepolisian terkesan tebang pilih dan tidak serius dalam menangani kasus ini, maka akan muncul aksi bela Islam sebagaimana aksi 212 pada saat kasus Ahok.

“Kita tidak ingin kasus 212 terjadi lagi pada kasus ibu Sukmawati,” tandasnya.

Bagikan
Close X