Ini Alasan Kenapa Kita Harus Segera Berwakaf

Ini Alasan Kenapa Kita Harus Segera Berwakaf

(Jurnalislam.com)—Wakaf adalah amal jariyah yang terus mengalir walau kita telah tiada. Tujuan wakaf tentu untuk memberikan sebagian harta ataupun seluruh harta pada golongan tertentu atau ahli yang sudah ditunjuk untuk dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas.

Dan berikut beberapa manfaat Wakaf :

 

  1. Pahalanya Terus Mengalir

 

Benda yang diwakafkan akan terus memberikan pahala bagi sang pewakaf apabila barang tersebut masih dimanfaatkan oleh orang lain atau masyarakat secara luas, sekalipun pewakaf sudah meninggal dunia.

 

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi sesiapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. al-Baqarah (2): 261)

 

  1. Wakaf Menumbuhkan Jiwa Sosial Yang Tinggi

 

Seorang hartawan yang memberikan sebagian ht artmaupun seluruh hartanya untuk diwakafkan akan memiliki kepekaan sosial yang tinggi dalam hubungan kemasyarakatan, tentu hal ini berbeda dengan seorang hartawan yang hanya sibuk mengumpulkan dan menumpuk hartanya tanpa mau memberikan sebagiannya untuk orang lain maupun kepentingan masyarakat secara luas.

 

Dalam buku The Science of Giving :

Experimental Approaches to Study of Charity oleh Daniel M Oppenheimer (editor) dan Christopher Y. Olivola (editor) disebutkan beberapa riset, salah satunya jawaban dari pertanyaan “Does giving make you happy?”.

 

“Ternyata sedekah membuat orang berbahagia. Orang yang memberi sedekah terbukti lebih berbahagia dibandingkan dengan orang yang tidak memberi sedekah. Mengeluarkan uang untuk dipakai orang lain yang lebih membutuhkan ternyata lebih membuat orang berbahagia dibandingkan dengan memanfaatkan uang untuk dipakai sendiri,”

 

Kesimpulan ini diambil dari sebuah artikel karya Gunawan Setiadi. Beliau mengambil kesimpulan dari tulisan milik Katya Andresen yang me-review buku The Science of Giving tersebut.

 

  1. Membantu Beban Penderitaan Orang Lain

 

Manfaat wakaf yang diberikan kepada seseorang bisa membantu meringankan beban orang lain yang sangat membutuhkan, seperti contoh orang yang mewakafkan tanahnya untuk tempat tinggal, hal itu akan sangat berguna bagi seseorang yang memang sangat membutuhkan.

 

“Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya”. (HR. Muslim, lihat juga Kumpulan Hadits Arba’in An Nawawi hadits ke 36).

 

  1. Wakaf Mendorong Pembangunan di Bidang Keilmuan.

 

Pewakaf yang mewakafkan tanahnya untuk pendirian sarana keilmuan seperti sekolahan, Pondok Pesantren, Rumah Tahfidz, asrama sekolahan, yayasan pendidikan, Laboratorium dan banyak lainnya, dengan pendirian tempat pendidikan tersebut akan membantu masyarakat kecil yang ingin menuntut ilmu.

 

  1. Wakaf dapat Mengilangkan Kesenjangan Sosial dan Mempererat Tali Persaudaraan

 

Hubungan masyarakat miskin dan kaya biasanya menimbulkan kesenjangan sosial, fasilitas dan harta yang dimiliki orang kaya dapat menimbulkan sifat iri bagi orang miskin. Dengan Wakaf, maka hal itu akan mempererat tali persaudaraan bagi sang kaya dan si miskin.

 

Ketika seorang hartawan berwakaf dan dapat digunakan oleh masyarakat secara umum, maka ini akan membuat kesenjangan sosial semakin memudar, sebab, bagi orang yang miskin yang sebelumnya tidak bisa menikmati fasilitas seperti yang dimiliki orang kaya maka dengan benda wakaf maka orang miskin pun bisa merasakan dan menikmati hal tersebut.

 

 

Selain ke 5 poin tersebut, tentu banyak lagi manfaat hang di dapatkan dari Wakaf, untuk itu tunggu apalagi, mari kita berwakaf dan rasakan manfaat untuk diri sendiri dan bermanfaat untuk orang lain. (dbs)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.