Hari Kemerdekaan, Islamic Medical Service Gelar Layanan Kesehatan di Dusun Mualaf Mentawai

18 Agustus 2016
Hari Kemerdekaan, Islamic Medical Service Gelar Layanan Kesehatan di Dusun Mualaf Mentawai

KEPULAUAN MENTAWAI (Jurnalislam.com)- Memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 71 tidak melulu harus diisi dengan berbagai macam perlombaan dan hiburan. Seperti yang dilakukan Islamic Medical Service (IMS) dengan menggelar bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis dan pembagian sembako di Dusun Tiup, pedalaman Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Untuk menuju lokasi dari Muara Siberut,  tim medis IMS yang sebagaian besar dari Jakarta menggunakan alat transportasi perahu atau pongpong yang biasa disebut masyarakat Mentawai.

“Perjalan menyusuri sungai kurang lebih satu jam dan kemudian laut sekitar 1,5 jam tim IMS yang terdiri dokter, perawat, apoteker dan beberapa relawan sampai di lokasi bakti sosial,” ujar dokter Agung, kepala tim medis kepada wartawan, Rabu (17/8/2016).

Warga dusun yang berobat terdiri dari manula, anak-anak, dan dewasa. Warga sangat antusias dengan pelayanan kesehatan gratis IMS ini. Adapun jumlah warga atau pasien yang mendapatkan layanan kesehatan IMS  berjumlah 316 orang.

Dari hasil cek kesehatan, keluhan penyakit sebagian besar warga adalah myalgia, ispa, dan hipertensi. Ditengah-tengah warga yang datang berobat, dijumpai anak seorang mualaf yang harus mendapatkan tindakan lanjutan yaitu operasi bibir sumbing. Aziz (3 tahun). Seperti diketahui Dusun Tiup ini sebagian besar warganya adalah mualaf.

Selain kebutuhan hidup berupa makan sehari-hari, kebutuhan terkait layanan kesehatan yang memadai, masyarakat di desa ini juga membutuhkan sarana yang lain.

Kondisi mualaf di dusun Tiup ini memerlukan mushala untuk melaksanakan ibadah wajib lima waktu. “Untuk saat ini sudah ada tanah ukuran 50 x 50 cm untuk pembangunan mushala yang didapat dari tanah hibah dari seorang mualaf lainnya,” kata dokter Agung.

Kondisi ekonomi masyarakat Dusun Tiup tidak jauh berbeda seperti halnya masyarakat Kepualauan Mentawai lainnya. Kemampuan ekonomi mereka rendah. Mayoritas keseharian mereka adalah bertani.

IMS yang merupakan lembaga kesehatan nasional milik Ormas Islam Hidayatullah ini sudah berkali-kali melakukan layanan kesehatan gratis di Kepulauan Mentawai. Tempatnya pun berpindah-pindah dari dusun satu ke dusun lainnya.

Layanan kesehatan untuk masyarakat pedalaman ini dapat berjalan dengan baik dan lancar karena  dukungan penuh dari Laznas BSM (Bank Syariah Mandiri) dan Yayasan Dakwah Pendidikan Mentawai.

Muhammad Zulkifli | Jurnalislam