Geruduk Pemkab Sukoharjo, Ribuan Warga Desak Bupati Tutup PT RUM

Geruduk Pemkab Sukoharjo, Ribuan Warga Desak Bupati Tutup PT RUM

SUKOHARJO (Jurnalislam.com)- Ribuan masyarakat terdampak limbah bau PT Rayon Utama Makmur (RUM) kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Pemkab Sukoharjo, Senin, (23/12/2019).

Sebelumnya masyarakat datang dari Nguter Sukoharjo menuju kantor Pemkab dengan mengunakan motor, dan sepur kelinci. Aksi kali ini juga sebagai bentuk aksi lanjutan setelah melakukan unjuk rasa di depan PT RUM selama 3 hari karena tuntutan massa belum dipenuhi.

Dengan membentangkan spanduk dan poster, massa mendesak Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya untuk mencabut ijin PT RUM dikarenakan merugikan masyarakat atas limbah bau yang dihasilkan dari pabrik rayon tersebut.

Dalam aksi tersebut, perwakilan warga diterima langsung oleh Wardoyo, ia berjanji akan berkordinasi dengan pemerintah pusat untuk menangani permasalahan dari PT RUM yang sudah berlangsung sekitar 2 tahun tersebut.

“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menindaklanjuti hal ini (dugaan pencemaran bau PT RUM),” katanya sebagaimana dikutip dari Sindonews.com.

Sementara itu, Humas PT RUM Sukoharjo Bintoro Dibyoseputro menyebut bahwa pihaknya telah melaksanakan sejumlah kewajiban PT RUM sebagaimana diamanatkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Sukoharjo 660.1/207 Tahun 2018.

“Pertama wet scrubber sebagai alat utama sudah dipasang. Kedua adalah pipanisasi sudah dipasang,” katanya.

Sedangkan ketiga CEMS sudah dipasang, dan keempat CAMS satu unit sudah dipasang.

“Semua kewajiban yang tertuang dalam SK Bupati 660.1/207 dan Surat Dinas KLH Sukoharjo sudah kami lakukan semua,” pungkasnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X