SANAA (Jurnalislam.com) – Puluhan pengunjuk rasa yang sedang berbaris di ibukota Yaman, Sanaa, kembali dipukuli oleh pemberontak Houthi yang mengendalikan ibukota, kata saksi.
Para pemberontak menembakkan senapan otomatis di udara dan memukul para pengunjuk rasa anti-Houthi dengan tongkat dan pisau, kantor berita AP melaporkan pada hari Rabu (28/01/2015).
Para saksi mengatakan bahwa pemberontak Syiah Houthi menahan beberapa demonstran dan wartawan, dan sekitar 10 orang luka ringan dalam bentrokan.
Koran Yaman, Source Online, mengatakan bahwa seorang wartawannya ditahan oleh pemberontak Houthi, dan menambahkan bahwa mereka menganggap kelompok tersebut bertanggung jawab atas keselamatannya.
Houthi mengambil alih Sanaa pada bulan September dan minggu lalu mengkudeta, menetapkan tahanan rumah bagi presiden, mengambil alih pemerintahan Yaman, perdana menteri dan anggota kabinet tinggi, yang kemudian menyebabkan pengunduran diri mereka.
Sejak itu, gelombang demonstrasi melawan pemberontak Syiah Houthi terjadi. Para pemberontak Houthi menahan sekitar selusin demonstran dan wartawan.
Deddy | Aljazeera | Jurniscom