Dewan Dakwah Nilai Sebagian WNI Eks ISIS Justru Adalah Korban Propaganda

Dewan Dakwah Nilai Sebagian WNI Eks ISIS Justru Adalah Korban Propaganda

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Dalam beberapa pekan belakangan, isu pemulangan bekas kombatan Islamic State (ISIS) ramai diperbincangkan.

Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia pun meminta pemerintah bersikap bijaksana dan berbesar hati dalam menyikapinya.

Ketua Umum DDII, Mohammad Siddik mengatakan WNI eks ISIS itu bisa diberdayakan untuk berdakwah secara baik sesuai UUD 1945, menyampaikan nilai-nilai Islam secara benar, secara konstitusional, tidak dengan kekerasan.

Sebab Islam tidak mengajarkan kekerasan, tidak boleh membunuh.

“Memang itu cara salah, tapi kita sebagai warga negara harus secara objektif menilai ini cara yang salah,” kata Siddik dalam keterangan pers yang diterima Jurnalislam di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Menurut dia, WNI yang dulunya bergabung bersama ISIS adalah korban.

Sebab, sudah banyak bukti bahwa ISIS bukan gerakan Islam. Selain itu, WNI tersebut banyak yang tidak paham tentang agama Islam.

Padahal dalam Islam dilarang berbuat keji layaknya yang dilakukan ISIS.

 

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X