Darmin Ingin Bisnis Syariah Gunakan Produk Sendiri, Tak Bergantung Produk Cina

Darmin Ingin Bisnis Syariah Gunakan Produk Sendiri, Tak Bergantung Produk Cina

JAKARTA (Jurnalislam.com)– Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution hari ini bertemu dengan ratusan pengusaha travel haji dan umrah. Dalam pertemuan itu ia menyebut perkembangan bisnis syariah di Indonesia lambat.

Darmin mengungkapkan kondisi bisnis syariah di Indonesia saat ini lambat karena kegiatan ekonomi syariah yang kurang maksimal. Maka dari itu ia berharap agar manajemen perekonomian syariah dapat lebih baik.

“Sebetulnya perkembangan keuangan syariah yang tidak bisa cepat setelah beberapa tahun terakhir. Kendala malah di sektor riil kegiatan ekonomi kita sendiri. Sehingga manajemen yang seharusnya sudah disempurnakan dari waktu ke waktu menjadi lebih syariah,” terang dia di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Lebih lanjut, ia turut menyinggung angka penduduk beragama Islam yang tergolong besar untuk pangsa pasar. Namun sayangnya, hal tersebut tak berbanding lurus dengan kegiatan bisnis syariah.

“Penduduk muslim Indonesia 87% dari total penduduk Indonesia. Dengan penduduk muslim sebesar itu Indonesia punya pangsa pasar yang berpotensi di dunia Islam. Tapi masuk ke dalam keuangannya kita mulai tidak nomor satu,” jelasnya.

Darmin mencontohkan kegiatan bisnis syariah yang terkendala berasal dari industri.

Ia mengungkapkan selama ini travel haji dan umrah hanya berfokus pada pelaksanaan memberangkatkan haji dan umrah tapi tidak pada persiapan barangnya.

Misalnya, untuk koper yang dibagikan kepada setiap calon peserta haji dan umrah selama ini diimpor dari Cina. Padahal, kata Darmin, industri koper bisa dikembangkan di Indonesia.

“Saya pernah ikut umrah dan ngobrol dengan kelompok lain, itu kan tas koper bagus dan keren apa tampilannya, warnanya begitu ditanya itu buatan Cina semua. Kita nggak bisa mengumpulkan energi dan dana untuk membangun industri untuk itu sehingga tidak memperparah defisit kita terhadap Cina,” tutup dia.

Sumber: detik.com

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X