Bupati Jember Minta Jam Pelajaran Agama di Sekolah Ditambah

JEMBER (Jurnalislam.com) – Kasus Dugaan penganiayaan yang menimpa Istiqomah (8) salah satu siswi kelas 3 SDN Tegal Gede 2, Kecamataan Sumbersari, Jember yang menjadi korban pemukulan kakak kelasnya menuai keprihatinan Bupati Jember.

Bupati Jember, dr Faida langsung menginstruksikan kepada pihak Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi seluruh sistem pendidikan sekaligus meminta agar lembaga pendidikan bisa lebih meningkatkan pendidikan akhlak dan agama bagi para siswanya.

"Masalah seperti ini bukan harus ditutupi namun harus dicarikan solusi agar kedepan dunia pendidikan bisa lebih ramah terhadap anak dan tidak ada kekerasan didalamnya" ujarnya, lansir rri.co.id

Terkait seringnya kasus kekerasan di lingkungan sekolah, Bupati yang pernah mengelola sebuah Rumah Sakit Islam di  Jember ini mengaku menjadi perhatiaan serius yang akan dibahas di lingkungan Pemkab Jember terutama menyangkut metode pendidikan yang bisa diaplikasi di dalam lembaga pendidikan.

"Kita tahu jember merupakan kota yang religius maka dengan itu sekolah juga tidak cukup untuk memberikan pelajaraan agama hanya 2 jam melainkan harus ditambah sehingga anak-anak tidak cukup secara akademik saja" pungkasnya.

Reporter : Budi | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.