Bom Istisyhad Hantam Puluhan Calon Tentara Nasional Afghanistan

JALALABAD (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 12 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka pada hari Senin ketika seorang pembom istisyhad menyerang sebuah bis yang membawa calon tentara Afghanistan di dekat kota Jalalabad di timur Afghanistan, kata para pejabat, lansir Aljazeera Senin (11/04/2016).

"Itu adalah ledakan bom tunggal yang menewaskan 12 calon tentara dan melukai 38 lainnya," Attaullah Khogyani, juru bicara provinsi Nangarhar, mengatakan kepada Al Jazeera.

"Target ledakan itu adalah shuttle bus tentara. Rekrutan ini bepergian ke ibukota, Kabul, untuk pelatihan. Mereka semua masih muda."

Ahsanullah Shinwari, kepala rumah sakit Jalalabad, mengatakan pada hari Senin bahwa seluruh 12 mayat dibawa ke rumah sakit di kota, 125 km dari Kabul.

Dia mengatakan 38 korban yang terluka berada dalam kondisi kritis.

Penyerang berada di sepeda motor ketika ia menabrak bus dan meledakkan bahan peledak, menurut Ahmad Ali Hazrat, kepala dewan provinsi Nangarhar.

Imarah Islam Afghanistan (Taliban) telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Kemudian di Wardak, Mirwais, wakil kepala polisi distrik yang berbalik mendukung Imarah Islam, menyerahkan sebuah tank lapis baja dan berbagai jenis senjata dan amunisi termasuk 1 DShK (kendaraan berat yang dipasang senapan mesin anti pesawat), Senapan serbu Kalashnikov dan amunisi untuk Mujahidin, Al-Emarah News melaporkan, Senin.

Al-Emarah News menambahkan bahwa sebelum wakil polisi tersebut menyerah ia menembak dua polisi hingga tewas dan kemudian bergabung dengan Mujahidin di distrik Chak provinsi pada hari Senin.

Mujahidin menyambut wakil polisi tersebut dengan kehangatan.

Senin pagi, Mujahidin menyerang sebuah pos di distrik Abad Syed provinsi Wardak, menewaskan satu pasukan boneka dan melukai beberapa lainnya.

Laporan operasi pada hari Ahad (10/04/2016), mujahidin menewaskan 8 tentara musuh dan melukai 4 lainnya di ibukota provinsi Ghazni.

Tiga dari tank lapis baja musuh juga hancur dalam pertempuran itu, sementara seorang warga sipil dikatakan telah terbunuh dalam serangan musuh yang membabi buta.

Demikian pula, dua Mujahidin memeluk kesyahidan dalam operasi yang berlangsung sepanjang hari Ahad.

 

Deddy | Aljazeera | Alemarah | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses