Berita Terkini

Pengamat Dorong WNI Eks ISIS Dikarantina

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menilai sebelum memulangkan warga negara Indonesia (WNI) eks kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) harus dilakukan profiling dengan cermat terlebih dahulu.

Mengingat tidak semuanya bergabung dengan ISIS karena alasan-alasan yang ideologis.

Fahmi menduga, tidak sedikit dari mereka yang justru tertipu harapan palsu karena faktor-faktor sosial ekonomi.

“Makanya menurut saya, sebelum dipulangkan para WNI ini diidentifikasi dan dilakukan profiling dulu secara cermat. Jadi karantina ini mestinya bukan di dalam Lapas,” ujar Fahmi, Jumat (7/2/2020).

Kemudian setelah dilakukan, menurut Fahmi, mereka bisa dikelompokkan dalam beberapa cluster. Misalnya, mana yang nantinya bisa langsung dikembalikan ke tengah masyarakat.

Tentunya setelah menjalani proses penyadaran dan asimilasi dalam kurun waktu tertentu. Juga mana yang tetap harus dipantau aktivitasnya secara cermat, dengan wajib lapor berkala usai kembali ke masyarakat.

“Terus mana yang harus menjalani proses pidana sebagai konsekuensi pelanggaran hukum yang dilakukannya,” tutur Fahmi.

Terkait tempat karantina, Fahmi mengatakan, tentunya yang harus dipertimbangkan adalah kesiapan aset dan fasilitas pemerintah. Bisa saja di sebuah pulau terluar, ini bagus juga.

Namun juga harus dipikirkan apakah memungkinkan penyiapannya dilakukan dalam waktu yang tak terlalu lama atau karantina dipecah di beberapa titik.

Sumber: republika.co.id

Puluhan Konferensi Batal Akibat Wabah Corona

BEIJING (Jurnalislam.com) – Puluhan konferensi industri dan pameran dagang di Asia bernilai miliaran dolar harus dibatalkan karena wabah virus Corona baru.

Tempat pameran perdagangan tertua dan terbesar di China, Canton Fair telah menangguhkan jadwal pameran hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Rencananya, pada 15 April Canton Fair akan menjadi tempat untuk pameran musim semi. Namun belum diketahui apakah pameran itu batal atau tetap dilanjutkan. Pada tahun lalu, terdapat sejumlah kesepakatan bisnis yang ditandatangani senilai 29,7 miliar dolar AS.

Panitia Pameran Komoditas Ekspor dan Impor Cina Timur akan menunda acara yang semestinya digelar pada 1-4 Maret di Shanghai. Tahun lalu, pameran ini meraup transaksi senilai 2,3 miliar dolar AS. Agenda lain yang ditunda adalah konferensi perdagangan tahunan untuk industri chip global di China, SEMICON, dan Pameran Perdagangan Bangunan dan Konstruksi Internasional di Shanghai.

Agenda tahunan Forum Pembangunan China yang merupakan pertemuan tingkat tinggi para pemimpin internasional juga akan ditunda. Acara ini biasanya diadakan pada akhir Maret. Pemerintah China telah meminta pihak berwenang dan asosiasi bisnis untuk menunda penyelenggaraan pameran dan konferensi karena kekhawatiran terhadap wabah virus Corona baru.

“Klien bertanya kepada saya apakah aman untuk pergi ke China dan itu pertanyaan yang sulit untuk dijawab,” ujar mitra di firma hukum global Arent Fox, Malcolm McNeil.

McNeil mengatakan seorang klien yang dijadwalkan pergi ke Shenzhen memutuskan untuk menunda perjalannya hingga Juni. McNeil menunda jadwal antara enam hingga sembilan bulan, sebelum para kliennya mendapatkan kembali kepercayaan untuk melakukan perjalanan bisnis ke China.

Di Singapura, pameran Food & Hotel Asia juga telah ditunda. Pameran ini menarik lebih dari 80 ribu pengunjung pada 2018. Pembatalan acara konferensi industri dan perdagangan berdampak pada bisnis hotel. Seorang analis di Huatai Securities, Mei Xin, mengatakan perusahaan multinasional merupakan pelanggan utama hotel-hotel mewah. Mereka adalah sumber pendapatan utama bagi hotel kelas atas.

“Perusahaan multinasional yang merupakan pelanggan utama hotel-hotel mewah telah menghentikan perjalanan ke China, semua acara besar telah dibatalkan di seluruh negeri,” kata Mei.

Sumber: republika.co.id

Enam Tips Mudah Mengontrol Penggunaan Gawai pada Anak

 

Oleh : Adi Hadiyanto

Anak adalah anugerah dari Allah yang sangat indah, kehadirannya sangat dirindukan oleh setiap pasangan suami istri. Namun tahukah kita bahwa anak itu adalah amanah yang harus kita jaga dan kita didik agar ia selamat dan bahagia di dunia dan di akhirat. Allah SWT berfirman ,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ قُوٓاْ أَنفُسَكُمۡ وَأَهۡلِيكُمۡ نَارٗا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلۡحِجَارَةُ

Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. (QS. At-Tahrim : 6)

Imam Ibnu katsir Rahimahullah dalam tafsirnya menerangkan bahwa wajib bagi orang tua untuk mendidik dan memerintahkannya untuk bertakwa kepada Allah SWT .

Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi hari ini anak-anak dihadapkan dengan dunia yang bisa dengan mudah mengakses berbagai informasi secara global dengan internet pada gawai.

Hal tersebut tentu bisa menimbulkan dampak yang positif dan juga negatif, sehingga penting bagi orangtua untuk mengontrol penggunaan gawai pada anak agar tidak terkena dampak negatif yang akan berakibat buruk pada anak.

Baca juga:

10 Dampak Buruk Layar Gawai Bagi Anak

Berikut enam tips mudah untuk mengontrol penggunaan gawai agar anak tidak berlebihan dalam menggunakannya dan agar mereka terhindar dari dampak negatifnya, karena beberapa studi menyatakan bahwa terlalu banyak menghabiskan waktu dengan gawai bisa berakibat buruk pada anak:

1. Mengatur durasi waktu.
Terlalu lama menggunakan gawai menyebabkan seorang anak kurang bersosial, padahal interaksi sosial di dunia nyata sangat baik bagi perkembangan fisik dan kesehatan mentalnya

2. Membuat aturan situs atau aplikasi mana yang boleh diakses dan mana yang tidak boleh.
Membatasi akses merupakan upaya yang baik agar ada batasan ketika berselancar di dunia maya

3. Bicara baik-baik dengan anak tentang bahaya penggunaan gawai jika tidak dibatasi.
Biarkan mereka tahu bahwa dengan seperti itu menunjukkan betapa kita sangat peduli dan sayang kepadanya.

4. Menggunakan gawai di tempat yang terlihat oleh orangtua agar lebih mudah mengontrol aktifitas anak

5. Mengajarkan kepada anak bagaimana caranya menggunakan gawai untuk belajar.
Jelaskan kepadanya bahwa gawai bukan hanya digunakan untuk hiburan menghabiskan waktu sia-sia, tetapi juga sangat bermanfaat jika digunakan untuk belajar.

6. Memperhatikan perubahan emosional anak.
Boleh jadi terjadi perubahan emosional pada anak akibat tanpa sengaja melihat atau mengakses konten yang buruk, sehingga orang tua harus memberikan pengertian kepadanya.

Demikian tips mudah mengontrol penggunaan internet pada anak, semoga bermanfaat.

 

Tips Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak

Oleh : Ustaz Adi Hadiyanto

Penting untuk diketahui bahwa seorang anak mulai cenderung kepada buku ketika ia berumur tiga tahun. Alangkah baiknya orang tua mempersiapkan anaknya untuk berhubungan lebih dekat dengan buku sejak dini, karena buku adalah jendela ilmu. Dengan membaca, anak akan menjadi sosok yang cerdas dan buku akan memperluas wawasannya.

Buku adalah sumber pengetahuan. Studi membuktikan bahwa 70 % ilmu pengetahuan didapat dari membaca. Seorang pakar pendidikan Ashraf al Gharib mengatakan, “kebutuhan membaca bagi seseorang sama dengan kebutuhan makan, minum dan berbicara.”

Berikut beberapa tips bagaimana membuat anak menyukai buku seperti halnya ia menyukai mainan yang membuatnya betah berteman dengan buku:

1. Membuat anak merasa penting membaca buku adalah dengan menyimpan buku-buku di setiap ruangan rumah, karena lingkungan bisa memengaruhi kebiasaannya.

2. Membelikan anak buku-buku dan membuatkan perpustakaan kecil atau area khusus buku seperti area khusus ia bermain. Orangtua harus mengetahui bahwa kebutuhan anak akan membaca sama seperti kebutuhan ia pada makan, minum dan pakaian.

3. Mengajak anak ke perpustakaan dan pameran buku, biarkan ia memilih buku yang disukainya dengannya akan tumbuh hubungan antara dirinya dengan buku.

4. Untuk menumbuhkan minat bacanya pilihkan buku-buku yang sesuai usia dan perkembangan psikologisnya.

5. Fokuslah mengajarkan Al-Quran sesuai dengan usia dan kemampuanya.

6. Ajarkan tauhid sejak dini kepadanya.

7. Membacakan kisah-kisah yang menarik dan inspiratif.

Manfaat membaca bagi anak:

1. Meningkatkan ilmu pengetahuan.

2. Menumbuhkan kepercayaan diri.

3. Menjadikan membaca sebagai kebiasaan dirinya.

4. Memperkaya kosa kata.

5. Meningkatkan hubungan yang harmonis sesama anggota keluarga.

Semoga anak-anak kita menjadi para pecinta buku karena ulama mengatakan “Sulit sekali mengalahkan seorang pembaca”.

Singapura Tingkatkan Level Respon Bahaya Virus Corona

SINGAPURA (Jurnalislam.com) – Singapura meningkatkan level Sistem Respon Kondisi Wabah Penyakit (DORSCON) dari kuning ke oranye.

Keputusan ini diambil menyusul ditemukannya lagi beberapa kasus virus Corona di negara itu.

Terlebih pada kasus yang terbaru ini otoritas Singapura tak menemukan adanya kaitan dengan kasus virus Corona yang menginfeksi beberapa orang sebelumnya.

Selain itu orang-orang yang terinfeksi virus Corona baru-baru ini juga tak ada riwayat perjalanan ke China.

Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan setelah pengumuman peningkatan level DORSCON pada Jumat (7/2/2020), sekolah-sekolah di Singapura pun segera menangguhkan sejumlah aktivitas kegiatan belajar, terutama di luar sekolah.

“Saya mengerti bahwa warga Singapura cemas, khawatir dan ada banyak hal yang belum kita ketahui tentang virus ini. Informasi baru muncul setiap hari, mungkin membutuhkan waktu untuk diselesaikan, mungkin berbulan-bulan. Kami akan melakukan yang terbaik untuk mengatasi situasi ini dan menjaga keamanan warga Singapura,” kata Menteri Kesehatan Singapura, Gan Kim Yong dalam konferensi pers pada Jumat (7/2/2020) sore seperti dilansir Channel News Asia.

Singapura menggunakan DORSCON sebagai panduan untuk menangani wabah penyakit seperti virus Corona.

DORSCON mempunyai sistem kode warna dengan kategori hijau, kuning, oranye dan merah yang menunjukan situasi terkini. Melalui kode warna tersebut juga menunjukan apa yang perlu dilakukan untuk mencegah dan mengurangi dampak infeksi dari suatu wabah penyakit.

sumber: republika.co.id

AS Klaim Bantu 100 Juta Dollar ke Cina dan Negara Terdampak Corona

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Amerika Serikat (AS) menawarkan dana bantuan hingga 100 juta dolar AS ke Cina dan negara-negara lain yang terkena dampak virus korona tipe baru.

“Komitmen ini, bersama dengan ratusan juta yang disumbangkan dengan murah hati oleh sektor swasta Amerika menunjukkan kepemimpinan AS yang kuat dalam menanggapi wabah ini,” kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam sebuah pernyataan dikutip Channel News Asia, Sabtu (8/2/2020).

Pompeo mengatakan AS akan memberikan bantuan baik secara langsung atau melalui organisasi multilateral.

Dia mengatakan pengeluaran dana akan keluar dari dana yang tidak ditentukan yang telah dialokasikan dalam pemerintah AS. Pompeo juga mengatakan AS telah menyumbang hampir 17,8 ton pasokan medis ke China, termasuk masker, pakaian medis, kain kasa, dan respirator.

“Kami mendorong seluruh dunia berkomitmen bersama kami. Bekerja bersama, kita dapat memiliki dampak mendalam untuk mengatasi ancaman yang semakin meningkat ini,” ujarnya.

Janji bantuan itu muncul setelah Beijing mengkritik tanggapan AS terhadap krisis kesehatan.

China mengatakan Washington telah menyebarkan “kepanikan” dengan melarang masuknya warga asing yang melakukan perjalanan ke Cina.

Kendati demikian, Presiden AS Donald Trump memuji tanggapan China. Trump menyebut China sangat profesional setelah ia berbicara melalui telepon dengan mitranya Xi Jinping.

Setidaknya 31 ribu orang di 24 negara telah terinfeksi virus korona baru ini. Sementara virus telah merenggut nyawa lebih dari 630 sejak virus itu muncul akhir tahun lalu di kota Wuhan, China yang diduga berasal dari pasar yang menjual hewan liar untuk konsumsi.

Sumber: republika.co.id

Soal Eks ISIS, Din: Selama Statusnya WNI, Negara Harus Berikan Perlindungan

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Profesor Din Syamsuddin angkat suara terkait polemik pemulangan 600 Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS.

Dia mengatakan selama mereka masih berstatus WNI, maka pemerintah wajib memberikan perlindungan.

“Selama mereka masih berstatus WNI maka negara harus memberikan perlindungan, itu amanat konstitusi, bahkan amanat dari pembukaan undang-undang Dasar 1945, bahwa negara antara lain melindungi seluruh rakyat dan tumpah darah Indonesia, maka mereka punya hak untuk dilindungi,” ujar Din di Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Din mengingatkan kepada pemerintah untuk tidak abai terhadap perintah konstitusi tersebut.

“Seandainya ada pelanggaran hukum, ya silakan, mereka juga tidak terluput dari objek atau subjek penegakan hukum. Tapi kalau negara tidak mau, abai karena alasan-alasan tertentu yang bertentangan dengan konstitusi, itu bisa dianggap negara mengingkari konstitusi,” ujar dia.

Namun demikian, Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta itu mengatakan kepulangan ratusan WNI eks kombatan ISIS itu harus dibarengi dengan pernyataan sikap bahwa mereka akan setia kepada Pancasila dan UUD 1945.
Hal tersebut untuk memastikan bahwa mereka benar-benar sudah menyadari bahwa ISIS merupakan organisasi yang menyesatkan dan kini mereka kembali berikrar setia kepada NKRI.

“Mereka harus menerima NKRI yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, itu syaratnya dan mereka harus membuat pernyataan. Karena kepergian mereka bergabung dengan ISIS itu ada nuansa, ada nada mengingkari NKRI yang berdasarkan Pancasila,” ujar Din.

sumber: republika.co.id

Menyoal 120 T Dana Haji

Oleh: Tony Rosyid*

Dana haji bermasalah, begitu kira-kira persepsi yang berkembang di otak publik. Ada yang bilang 120 triliun dana haji dipakai untuk infrastruktur. Ada lagi yang bilang dananya raib. Ada juga yang bilang dimakan oleh BPKH. Macam-macam opini yang berkembang.

Persisnya? Rakyat tak banyak tahu. Tapi persepsi negatif itu terlanjur berkembang dan viral. Dominan di kepala rakyat. Bahkan ada yang minta untuk mendirikan BPKH Watch. Semacam Dewan Pengawas Dana Haji. Yang lebih ekstrem lagi minta BPKH dibubarkan saja. Makin ganas… Asal jangan minta kemenag atau negara dibubarkan aja…

Kenapa fenomena ini terjadi? Kuat dugaan disebabkan oleh kepercayaan publik kepada pemerintah yang rendah. Ditambah lagi cara komunikasi dan narasi-narasi dari menteri agama yang sering membuat banyak umat Islam panas telinga. Itu dulu, awal diangkat jadi menteri. Sekarang pelan-pelan sepertinya mulai berubah. Siapa bilang? Gue!

Dana haji bermasalah? Yes! 1000 persen anda benar. Dimana masalahnya? Di ongkos haji. Terlalu murah dengan fasilitas mewah. Itu kata BPKH. Benarkah? Sampai disini, mari kita diskusi. Silahkan yang punya data dikeluarin. Yang punya pengalaman disampaikan. Ini sekaligus jadi trigger untuk evaluasi. Evaluasi harus diawali dengan bongkar-bongkar fakta. Supaya akurat dan obyektif.

Ongkos haji 69,1 juta. Jama’ah cuma setor 35,2 juta. BPKH sebagai penyelenggara haji, tekor. Terus, nutupinya dari mana? Dari setoran calon jama’ah haji yang ngantri. Jumlahnya sekitar 4,25 juta calon jama’ah. Uangnya diputar sana diputar sini. Tentu di usaha yang halal. Bukan dibawa ke Macau dan Las Vegas. Itu mah judi kasino. No!

Intinya, ketutuplah ongkos haji. Tapi, 4,25 juta colon jama’ah haji dalam daftar tunggu yang uangnya diputar-putar di dunia usaha tadi gak dapat hasil apa-apa. Investasi bodong? Bukan! Hasilnya dipakai untuk bayar kekurangan biaya jama’ah haji yang berangkat duluan. Ridho gak uangnya dipakai duluan bro? Ridho kalau entar waktunya berangkat anda tetap kebagian juga. Kalau gak kebagian? Pasti marah-marah. Dijamin geger!

Lebih fair kalau hasil investasi itu langsung masuk ke “Rekening Tabungan Haji” masing-masing calon jama’ah. Jadi, jama’ah bisa tahu berapa hasil investasi 25 juta (setoran awal) yang diputer itu setiap tahunnya. Nambah gak? Kalau nambah, berapa? Kok jadi bisnis? Kok jadi hitung-hitungan? Bukan! Ini transparansi. Sekarang era keterbukaan. Semua mesti bisa dipelototin.

Kalau sistem ini dijalankan, BPKH aman. Gak akan dicurigai dan dituduh macam-macam. Opini negatif bisa ditekan. Di kemudian hari akan ramai orang daftar haji, bukan ramai opini. Kalau semua data terbuka ke publik, siapa yang mau neko-neko? Lalu, siapa yang nombokin kekurangan ongkos haji? Biarlah itu dipikirin menteri agama.

Mumpung ini lagi ramai, hangat setengah panas, buka saja semuanya. Transparan! Jangan kasih ruang tangan-tangan kotor berebut dana haji. Termasuk tangan-tangan infrastruktur. Terutama di musim pilpres. Jangan sampai dana haji bernasib seperti PT. Jiwasraya dan PT. Asabri. Awas Pansus! Lari…[]

*Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Kecam Rencana Trump, Elemen Muslim Yogyakarta Gelar Aksi Solidaritas Peduli Palestina

YOGYAKARTA (Jurnalislam.com) – Masyarakat Yogyakarta kembali gelar aksi solidaritas peduli Palestina dengan menyuarakan seruan  “Selamatkan Al Quds, Tolak The Deal of Century” di Titik Nol Km Yogyakarta, Jum’at (7/2/20).

Aksi ini diselenggarakan atas pernyataan sepihak oleh presiden Amerika Donald Trump bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang memutuskan solusi perdamaian konflik Palestina – Israel dengan membagi-bagi tanah palestina secara tidak adil.

Ratusan masyarakat Yogyakarta yang terdiri dari berbagai ormas seperti Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), Aman Palestin, Aksi Cepat Tanggap (ACT), Duta Palestina, Rumah Zakat (RZ), Info Kajian Yogyakarta (IKJ), Jogjakarta Hijrah, dan masih banyak lainnya memberikan orasi-orasinya  dengan mengajak sekaligus menghimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi Palestina saat ini.

“Kami disini bersama masyarakat Yogyakarta bersatu menyuarakan dukungan untuk Palestina atas perbuatan Zionis Israel yang ingin merebut tanah Palestina, padahal sejak jaman dulu Palestina adalah warisan para nabi, bumi para nabi, dan juga kiblat pertama umat Islam. Sehingga kami tidak terima bisa Palestina direbut oleh Zionis Israel.” Seru Rohma peserta aksi dari Duta Palestina.

Selain menyuarakan kepedulian masyarakat terhadap Palestina, masyarakat juga diajak untuk membantu walaupun hanya dengan doa kebaikan.

“Sebagai saudara seiman minimal kita doakan yang terbaik untuk Palestina, dan jangan malu memakai atribut Palestina dimanapun kita berada.” Tambahnya.

Reporter: Hasan Shoghir

Sambangi Polres Surakarta, DSKS Desak Kasus Prostitusi Online Ditindak

SOLO (Jurnalislam.com) – Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mendatangi Polresta Surakarta pada Jumat (7/2/2020) guna mempertanyakan perkembangan laporan tentang prostitusi online beberapa waktu yang lalu. Rombongan DSKS diterima oleh Wakasatreskrim AKP Widodo di ruangannya.

Anggota divisi advokasi dan kelaskaran DSKS Muhammad Aminudin meminta pihak aparat kepolisian untuk bisa mengungkap jaringan dibalik maraknya prostitusi online di Soloraya.

“Kita kemarin sudah ke Polda Jawa Tengah dan kita minta perkembangan permohonan kita yang sudah dua minggu terkait prostitusi online yang marak di Surakarta,” katanya.

Sementara itu, Wakasatreskrim Polresta Surakarta AKP Widodo mengaku belum bisa bertindak lebih jauh dikarenakan informasi terkait adanya prostitusi online itu kurang spesifik dan detail.

“Ini tetap kami tindaklanjuti, namun kalau bisa infonya yang spesifik, informasi kita kan kerjasama, tadi kan cuma foto foto aja, mungkin bisa lebih informasinya jadi lebih spesifik,” katanya.

“Kalau ada jaringannya atau mucikarinya mungkin malah bisa, yang menawarkan, mencarikan gitu. Ini juga kita tindaklanjutki mungkin ada informasi yang spesifik mungkin kita sama Cyber Polda,” tandasnya.

Selain melaporkan ke Polresta Surakarta, DSKS juga akan bersinergi dengan Pemkot Surakarta dan juga MUI dalam hal penanganan permasalahan tersebut.