Berita Terkini

4 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan untuk Jaga Aset Wakaf

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar menyampaikan 4 hal yang perlu diperhatikan dalam melindungi aset wakaf, yakni pengamanan fisik, administrasi, hukum, dan fungsi. Hal ini disampaikan Fuad dalam pembukaan acara Bimtek Pengamanan Aset Wakaf di Jakarta, Senin (21/6/2022).

“Pengamanan fisik dengan membuat plang atau papanisasi di tanah wakaf, hal ini agar masyarakat mengetahui di lokasi tersebut merupakan tanah wakaf,” terang Fuad.

Fuad menerangkan, pengamanan administrasi yang dimaksud adalah pembuatan Akta Ikrar Wakaf (AIW). Hal ini untuk mencegah pengambilalihan aset wakaf karena harganya yang semakin tinggi.

“Setelah itu, pengamanan yang harus dilakukan yakni pengamanan hukum, baik ketika tidak ada masalah, apalagi saat terjadinya sengketa untuk memberikan kekuatan dalam hukum acara,” lanjutnya.

Fuad menambahkan, pengamanan fungsi aset wakaf digunakan untuk kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, nazir bukan hanya bertugas untuk mengelola aset wakaf, namun juga harus dapat mengembangkannya.

“Nazir berfungsi sebagai manajer dalam mengembangkan aset wakaf, baik fungsi peribadatan, pendidikan, sosial, maupun ekonomi,” pungkasnya.  (kemenag)

 

Persatuan Ulama Internasional Minta Negara Ciptakan UU Larang Penghinaan Agama

ISTANBUL(Jurnalislam.com) — Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS) yang merupakan wadah ulama dunia, telah menyerukan untuk memberlakukan undang-undang melarang penghinaan terhadap agama dan kesuciannya.

Dalam sebuah pernyataan, kelompok yang berbasis di Doha itu mengatakan akan mengirimkan delegasi cendekiawan Muslim ke negara-negara Islam untuk berbicara tentang meningkatnya penghinaan terhadap agama Islam.

IUMS mengatakan akan meminta Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan PBB untuk mendorong rancangan undang-undang untuk melarang penghinaan terhadap kesucian agama.

Langkah itu dilakukan di tengah kemarahan di dunia Islam atas penghinaan oleh juru bicara Partai Bharatiya Janata di India terhadap Nabi Muhammad.

Penghinaan itu mendorong Qatar, Kuwait dan Iran untuk memanggil duta besar India untuk memprotes penghinaan terhadap nabi.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengulangi penolakannya terhadap “setiap jenis pidato kebencian” dan meminta India untuk menghormati semua agama.

Sumber: republika.co.id

WHO: Pandemi Belum Usai

INTERNASIONAL(Jurnalislam.com)– Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menghadiri Pertemuan Menteri Kesehatan G-20 (the 1st G20 Health Ministers Meeting) di Yogyakarta pada Senin (21/6). Dalam pertemuan itu, Tedros mengingatkan semua pihak agar tak menganggap pandemi Covid-19 telah selesai.

Tedros mengingatkan, meski kasus dan kematian karena Covid-19 telah menurun, masih terdapat 40 persen populasi dunia yang belum divaksin. Ia membenarkan, jumlah kasus dan angka kematian Covid-19 memang telah menurun 90 persen dibandingkan dengan jumlah kasus pada awal 2022.

Banyak negara pun telah melonggarkan aturan yang menyebabkan kehidupan terlihat normal seperti saat sebelum pandemi. “Tentu saja ini perkembangan baik. Namun, persepsi bahwa pandemi telah berakhir bisa menyesatkan,” kata Tedros, kemarin.

Tedros memaparkan, berdasarkan data terbaru, penularan di sejumlah negara, termasuk di negara-negara G-20, mengalami peningkatan. Hal yang memprihatinkan adalah sekitar 40 persen populasi dunia belum menjalani vaksinasi Covid-19. “(Sehingga) risiko atas adanya varian baru dan bahayanya masih nyata,” kata Tedros.

Pria asal Etiopia itu pun mengingatkan bahwa rendahnya tingkat tes Covid-19 dapat membutakan perhatian terhadap evolusi virus tersebut. Menurut dia, situasi pandemi saat ini belum sepenuhnya bisa diambil hikmahnya. “Lingkaran rasa panik dan tak acuh pun akan terulang,” katanya.

Atas kondisi itu, WHO telah mengajukan suatu skema untuk merespons situasi kedaruratan global. Salah satu rekomendasinya berupa pembentukan dana perantara keuangan atau financial intermediary fund (FIF).

“WHO dan Bank Dunia memperkirakan perlu 31 miliar dolar AS setiap tahun untuk menguatkan sistem keamanan kesehatan global. Dua pertiganya dari sumber daya yang sudah ada, tetapi masih ada kekurangan sebesar 10 miliar dolar AS,” tuturnya.

WHO, kata Tedros, telah bekerja sama dengan Bank Dunia dan negara-negara G-20 untuk mewujudkan FIF. Pembiayaan itu akan bersifat inklusif dan dapat diakses semua negara.

Sumber: republika.co.id

Gerak Berjamaah Menuju Indonesia Pusat Industri dan Pariwisata Halal Dunia

Oleh : Wakil Presiden RI, Prof KH Ma’ruf Amin

Pemerintah ingin menyampaikan apresiasi kepada Majelis Ulama Indonesia karena Majelis Ulama Indonesia telah mempelopori tentang sertifikasi halal, sudah lebih dari 30 tahun. Dan standar halal MUI sudah menjadi standar global, sudah menjadi di mana-mana memperoleh pengakuan bahkan ada perwakilan-perwakilan MUI di Australia, ada di Korea, ada di mana-mana, ada di Taiwan, Sincung Halal for Taiwan itu ada. Dan ini merupakan suatu rintisan atau inisiatif yang luar biasa dan mempunyai nilai yang tinggi di sisi Allah SWT. Karena Rasulullah mengatakan siapa yang memenuhi sesuatu, membuat inisiatif, sesuatu hal yang baik, diikuti, dia akan mendapatkan pahala yang tidak pernah berhenti sampai hari kiamat. Ini saya kira, itu partisipasi MUI yang sudah ditunjukkan.

Oleh karena itu, ini harus diteruskan. Karena selama ini memang Indonesia hanya menjadi pusat untuk sertifikasi halal. Tapi produsen halal bukan kita Indonesia, bahkan negara-negara yang mayoritas justru non-Muslim. Dan Indonesia hanya menjadi konsumen halal terbesar di dunia, 10 persen itu kita konsumen karena itu, pemerintah Indonesia melalui Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), kita melakukan upaya itu berusaha untuk mendirikan Indonesia menajdi pusat produsen halal dunia pada 2024.

Dan pada beberapa waktu yang lalu, kemarin KNEKS, sudah membuat satu langkah baru namanya Bergerak Lebih Cepat Untuk Mewujudkan Indonesia sebagai Pusat Halal Dunia. Jadi, bergerak lebih cepat. Karena itu, kita akan terus melakukan percepatan dan di daerah-daerah kita akan bentuk, kalau di pusat ada Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), di daerah sudah akan dibentuk dan ada yang sudah dibentuk namanya KDEKS, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah. Ini saya kira mungkin Sumatra Barat sudah, Riau sedang, Jawa Barat, Jawa Timur, mungkin juga Kepulauan Bangka Belitung, karena sudah jadi provinsi halal. Oleh karena itu, komite daerahnya juga harus segera dibentuk. Dan hari ini kita menghadiri Kongres Halal Internasional untuk juga mempercepat dan sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas nama pemerintah, atas upaya yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia.

Hadirin sekalian, ekonomi dan keuangan syariah global terus menunjukkan tren yang semakin berkembang, antara lain didorong oleh laju pertumbuhan populasi muslim dunia yang meningkat. Dan diiringi perubahan pola pikir konsumen yang ingin mengonsumsi produk-produk yang memenuhi syariat agama, standar etika, berkualitas tinggi, dan aman.

Kebutuhan terhadap produk dengan atribut-atribut halal tersebut tidak hanya dirasakan umat Muslim, namun juga masyarakat nonmuslim, dan negara yang mayoritas penduduknya bukan muslim. Hal ini menjadikan produk ekonomi dan keuangan syariah bersifat inklusif, tidak diperuntukkan hanya bagi pemeluk agama Islam saja, tapi juga dibutuhkan oleh beragam kalangan. Oleh karena itu, potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah secara global sangat besar, khususnya prospek di masa depan.

Di Indonesia, berdasarkan Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah 2021 yang diterbitkan oleh Bank Indonesia, pangsa sektor prioritas dalam mata rantai ekonomi halal terhadap PDB Indonesia meningkat menjadi 25,4 persen, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 24,8 persen, dengan kontribusi tertinggi dari sektor pertanian, diikuti makanan halal, pariwisata ramah Muslim, dan fesyen Muslim. Beberapa waktu yang lalu, beberapa desainer bertemu di rumah saya, kediaman saya, bukan hanya dari kalangan desainer Muslim bahkan juga banyak dari non-Muslim. Mereka sepakat untuk mengembangkan fesyen Muslim untuk memenuhi kebutuhan dunia. Jadi, ini sudah bukan lagi hanya kalangan Islam, melainkan juga dari beberapa, bersama dengan Menteri Perdagangan Republik Indonesia.

 

Beberapa waktu yang lalu juga saya meresmikan yaitu pusat ritel. Mereka sudah bertekad, seperti Hypermart, kemudian Indomaret, Alfamart, mereka sudah bersepakat untuk menjual produk-produk halal di tempat mereka. Ini saya kira menjadi, sehingga produk-produk halal, dan melalui standar yang diberikan itu maka produk-produk halal Indonesia atau UMKM akan bisa memenuhi standar dunia, standar global.

Pada 2022 ini, penanganan Covid-19 yang jauh lebih baik, diharapkan perekonomian akan berlari lebih kencang, termasuk sektor halal. Momentum ini harus dijaga dan dimanfaatkan, sehingga kita dapat merealisasikan target Indonesia menjadi pusat industri halal dunia pada 2024. Untuk itu, kerja sama dan kolaborasi harus diperkuat. Ego sektoral harus bisa dihilangkan. Kita berada di dalam kapal yang sama menuju cita-cita yang sama, yaitu menjadi pusat halal dunia.

Berbagai kebijakan pemerintah telah diluncurkan untuk pengembangan sektor keuangan syariah, industri produk halal, pengelolaan dana sosial syariah, serta perluasan usaha syariah, yang dikoordinasikan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah atau KNEKS. Lahirnya Undang-Undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) semakin membuktikan kehadiran negara dalam memberikan jaminan kehalalan produk kepada umat Islam.

Terkait jaminan kehalalan melalui sertifikasi halal, peran penting dan kontribusi Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak dapat dielakkan. Berdasarkan Undang-undang Jaminan Produk Halal, MUI memiliki peranan strategis dalam proses penerbitan sertifikat halal, yaitu dengan menetapkan fatwa-fatwa halal. Dan memang sudah lama, saya sendiri pernah menjadi Ketua Komisi Fatwa yang menandatangani sertifikat halal.

Di bawah payung Undang-undang JPH, kerja sama dan kolaborasi BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal), LPH, dan MUI, serta pemangku kepentingan lainnya harus terus kita dorong guna mempercepat program sertifikasi halal. Upaya ini tentu harus diikuti dengan pembangunan ekosistem halal, yaitu pengembangan kawasan industri halal, pencatatan kodifikasi produk halal, pengembangan berbagai program pendukung lainnya. Saya yakin kontribusi sektor halal terhadap PDB nasional akan terus meningkat, dengan harapan bisa mencapai 30 persen dalam waktu lima tahun ke depan.

Selain memberikan perlindungan umat terhadap jaminan konsumsi produk halal, kewajiban sertifikasi halal juga akan memberikan nilai tambah dalam rantai pasok halal, sehingga meningkatkan daya saing ekspor produk Indonesia, utamanya ke negara-negara OKI. Memang awalnya masalah sertifikasi halal itu adalah dalam rangka, bahasa MUI itu himayatul ummah, menjaga umat, yaitu melindungi umat supaya tidak mengonsumsi makanan, minuman yang tidak halal. Karena tadi ayatnya sudah dibacakan. Oleh karena itu maka dilakukanlah sertifikasi. Tapi sekarang, bukan hanya soal perlindungan, melainkan juga dalam rangka memperkuat ekonomi nasional kita agar produk-produk halal kita bisa kita ekspor ke berbagai negara di dunia, utamanya ke negara-negara OKI. Kemarin saya juga menerima Menteri Luar Negeri dari Bosnia dan kita juga membicarakan bagaimana supaya produk-produk halal, makanan, minuman dari Indonesia juga bisa diekspor ke berbagai negara melalui Bosnia-Hergezovina.

 

Untuk itu, saya minta target 10 juta sertifikasi halal bagi UMK oleh BPJPH agar direalisasikan, sehingga akan semakin banyak produk Indonesia yang siap mengisi halal global. Ini penting ya. Supaya produk halal kita tersertifikat sehingga bisa, tadi saya lihat juga Bangka inipun juga sudah siap untuk diekspor. Dan kalau ini semua terus kita kembangkan, sertifikasi untuk UMKM, yang targetnya 10 ribu itu supaya kita segera capai. Saya mengundang para pelaku ekonomi dan keuangan syariah Indonesia untuk memperkokoh kerja sama yang saling menguntungkan dengan negara-negara sahabat, dalam pengembangan industri halal, pariwisata halal, serta bisnis halal lainnya. Indonesia memiliki potensi besar di sektor halal, antara lain karena ditunjang oleh pasar produk halal yang besar.

Pariwisata halal kita tadi sudah disebut, memang sebenarnya Indonesia itu semuanya destinasi halal. Karena apa? Karena seluruh alam Indonesia itu adalah indah, sehingga orang Arab mengatakan Indonesia ini sebagai, yaitu sepotong surga yang ditaruh di bumi. Itulah Indonesia. Di mana-mana indah. Di Bangka Belitung, di Sumatra, di Sulawesi, di Jawa Barat, semua, di Bali, di NTT, di Papua, yang saya lihat semuanya indah. Adapun 10 destinasi itu yang menjadi prioritas, tapi sebelum semua itu sebenarnya alam Indonesia adalah destinasi wisata. Oleh karena itu, kita ingin jadikan semua ini menjadi destinasi wisata halal. Jangan kalah dengan luar negeri.

Saya pernah ke Korea, Di saja itu waktu itu saya sebagai Ketua MUI datang ke sana, disambut dengan meriah. Bahkan bendera merah putih itu dikibarkan. Kemudian disebut di situ “Welcome Ketua Umum MUI”. Saya bilang Di Indonesia waktu saya Ketua umum MUI tidak pernah di-welcome-welcome. Sehingga orang DPR waktu itu mengatakan, “Wah luar biasa MUI ini bukan hanya mengibarkan halal di Korea, melainkan juga mengibarkan merah putih di Korea”. Di situ ada restoran halal, ada tempat salat, ada semuanya. Di Beijing juga ada restoran halal, ada tempat halal, di mana-mana dia yang tempatnya mayoritas Muslim.

Seringkali ada salah paham, dikiranya wisata halal itu men-syariahkan wisata. Tidak. Sebenarnya itu memberikan pelayanan halal di tempat wisata. Wisata seperti biasa, tidak ada perubahan, tapi layanannya. Ada restoran halal, ada tempat ibadah, bahkan sekarang sudah ada spa halal juga, spa syariah namanya. Kongres Internasional Halal 2022 ini juga menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkenalkan sistem sertifikasi halal dan logo halal Indonesia. Selain itu, kerja sama Saling Pengakuan Sertifikasi Halal dengan negara lain akan semakin meningkatkan perdagangan produk halal antarnegara. Saling mengakui, di beberapa negara ada itu memang sudah apa yang kita sebut adalah endorsement terhadap produk-produk halal. Selama ini ada yang diakui, ada yang diberikan asistensi, ini supaya terus dikembangkan.

Saya juga mengharapkan penguatan kerja sama di bidang riset dan inovasi, baik dalam pemeriksaan kehalalan produk maupun dalam menemukan substitusi produk halal lokal, khususnya yang menggunakan teknologi mutakhir. Belum lama ini saya menghadiri kegiatan BRIN, yang melakukan upaya riset tentang bahan-bahan produk halal, yang substitusi impor, terutama gelatin. Dia membuatnya dari rumput laut dan sudah berhasil. Artinya kita punya produk lokal. Dan BRIN sudah bertekad untuk terus mengembangkan bahan-bahan halal yang selama ini masih impor dari luar negeri. Ini suatu hal yang kita syukuri.

 

Seiring melonggarnya pembatasan terkait Covid-19, saya optimis, sektor pariwisata halal akan kembali bergairah. Masyarakat yang tinggal di rumah selama lebih dari dua tahun tentu merindukan untuk mengunjungi lokasi-lokasi wisata bersama dengan keluarganya. Saya lihat sudah mulai banyak dan penuh. Nah, sekarang perlu hati-hati, karena kemarin ada laporan mulai naik lagi, ada varian baru, B.A.5. Ya itu harus ada dua varian baru yang harus kita waspadai, sehingga tetap protokol kesehatan harus diketatkan.

Indonesia harus mampu mengoptimalkan semua modal dan peluang yang ada untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata, khususnya pariwisata halal. Meskipun demikian, kita harus tetap waspada agar jangan sampai badai Covid-19 kembali terulang. Saya harapkan Bangka Belitung menjadi salah satu percontohan destinasi wisata ramah muslim yang mendunia. Tadi saya sudah dengar memang tekadnya untuk menjadi tempat wisata Muslim halal dunia.

Penyelenggaraan Kongres Halal Internasional di Bangka Belitung ini adalah salah satu ikhtiar untuk memajukan sektor ekonomi dan keuangan syariah di dalam negeri, sekaligus juga mempromosikan konsep-konsep ekonomi syariah negara kita agar semakin diminati oleh masyarakat dunia. Kemarin di Rakernas IAEI juga sedang dirumuskan tentang konsep-konsep ekonomi syariah, kita supaya menjadi model yang bisa meng-global. Jadi, ini semua pihak sudah melakukan kerja sama. Karena itu, kita harapkan ekonomi dan keuangan syariah akan semakin berkembang.

Bagi umat Islam, ekonomi dan keuangan syariah itu bagian dari pada agama. Karena menurut ulama, muamalah yang tidak syariah itu muamalah yang ghairu masyruah fi hukmil adam, seperti tidak ada, walaupun ada dianggap tidak ada. Yang tidak ada menurut syara, sama saja dengan tidak ada menurut fisiknya. Walaupun ada dianggap tidak ada karena itu, ulama membagi harta itu menjadi dua, harta yang muttaqawin, bernilai, wa ghairu muttaqawin, dan tidak bernilai. Harta yang bernilai itu apa? Harta yang bernilai itu harta yang, yaitu harta yang boleh dimanfaatkannya dalam keadaan normal menurut syara.

Jadi kalau tidak bisa dilakukan, dimanfaatkan, itu dianggap tidak bernilai. Walaupun boleh tetapi kalau tidak dalam keadaan normal tetap tidak bernilai, seperti babi, bangkai itu kalau dalam keadaan terpaksa itu boleh. Nah, itu bukan harta yang bernilai, karena itu terpaksa. Tapi yang bernilai itu yaitu artinya yang dengan bahasa lain, yang halalan thayyiban, yang dianggap itu harta yang muttaqawin, bernilai. Ini menurut pandangan saya.

Saya berharap hasil dan rekomendasi kongres dapat diwujudkan dalam langkah-langkah nyata supaya “netes”, supaya ada buktinya, untuk semakin mendekatkan pada tujuan yang telah kita tetapkan bersama, yaitu Indonesia menjadi pusat halal dunia pada 2024. Tinggal dua tahun. Karena itu, saya katakan tadi kita sedang mengusung tema Bergerak Lebih Cepat untuk Mewujudkan Indonesia sebagai Pusat Halal Dunia. Karena bergerak lebih cepat, semua harus bergerak lebih cepat, percepatan-percepatan karena waktu kita tidak banyak. (mui)

*Naskah ini disadur dari Sambutan Wapres Prof KH Maruf Amin saat membuka Kongres Halal Dunia 2022 di Bangka Belitung, Selasa 14 Juni 2022.

 

47 Tahun MUI, Merajut Ukhuwah dalam Bingkai Indonesia

AKARTA(Jurnalislam.com)—Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan marayakan Milad ke-47. Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis mengatakan, perayaan Milad ke-47 MUI akan fokus pada kegiatan yang dapat merajut ukhuwah dalam bingkai kebhinekaan di Indonesia.

Kiai Cholil menjelaskan, puncak kegiatan Milad ke-47 MUI akan berlangsung pada 26 Juli 2022. Kiai Cholil mengatakan bahwa pihaknya ingin menghadirkan Presiden Joko Widodo, tokoh masyarakat, Ormas-ormas Islam dan tokoh-tokoh partai politik untuk merajut ukhuwah, kesatuan dan kekuatan sebagai bagian dari Indonesia.

‘’Acara kita puncaknya 26 Juli adalah Milad ingin menghadirkan Presiden, lembaga negara tinggi, tokoh masyarakat, Ormas-ormas Islam, Tokoh-tokoh Partai untuk merajut ukhwah, merajut kesatuan, dan kekuatan dalam kebhinekaan di Indonesia,’’ ujarnya saat dihubungi MUIDigital, Senin (20/6).

 

Selain itu, kata Pengasuh Pesanren Cendekia Amanah Depok, Jawa Barat ini mengungkapkan, dalam perayaan Milad tersebut akan ada MUI Studies. Kiai Chalil menjelaskan, kegiatan ini akan mengundang orang-orang yang pernah menjadi bintang di MUI dalam berbagai aspeknya.

‘’Kita (juga) akan mengundang tokoh-tokoh ormas untuk silaturahim membangun persatuan dan kesatuan,’’sambungnya.

 

Ulama asal Madura Jawa Timur ini mengatakan, pihaknya saat ini sudah mulai menata kegiatannya dan undangan. Bahkan, kata Kiai Cholil sebagian besar telah disebar.

‘’Alhamdulillah persiapan sudah cukup baik,’’terangnya.

Dikatakan oleh Kiai Cholil, pihaknya akan mempersiapkan berbagai aktivitas sebelum perayaan puncak Milad ke-47 MUI.

‘’Termasuk barangkali juga dengan acara-acara yang meriah dan membangun ukhuwah, merajut kekuatan, merajut persatuan tentu dengan bingkai kebhinekaan,’’pungkasnya.

 

BNPT: Khilafatul Muslimin Bukan Organisasi Teroris

JAKARTA(Jurnalislam.com)– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menegaskan bahwa organisasi Khilafatul Muslimin bukan organisasi teroris.

 

“Dia belum dinyatakan sebagai organisasi teroris. Artinya, organisasi ini dalam masih dalam konteks intoleran,” kata Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar dalam jumpa pers pada Senin (20/6/2022).

 

“Kenapa intoleran, karena tidak mengakui sistem hukum dan pemerintah,” ujar dia

 

Boy menegaskan bahwa BNPT, meskipun bertanggung jawab pula pada kerja-kerja pencegahan, bertindak atas Undang-Undang Terorisme.

 

Sementara itu, Khilafatul Muslimin tidak ditindak dengan Undang-Undang Terorisme, tetapi dipersangkakan dengan Pasal 59 Ayat (4) dan Pasal 82 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

 

Polda Metro Jaya juga mengenakan Pasal 14 Ayat (1) dan (2), dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman pidana penjara 5 tahun dan maksimal 20 tahun terhadap 6 tersangka terkait Khilafatul Muslimin.

 

“Ini fenomena di era demokrasi, jadi ketika dulu sebelum era Reformasi semua serba tertutup. Di era reformasi yang semua serba terbuka,” kata Boy.

 

“Dan organisasi Khilafatul Muslimin juga terdeteksi bukan sebagai organisasi teroris, tetapi banyak dalam organisasi yang memiliki karakter intoleransi, yang dia baru dalam kategori organisasi intoleran,” ucap dia.

sumber: kompas.com

 

Dua Hafiz Indonesia Juarai MTQ Internasional di Amerika Serikat

AMERIKA(Jurnalislam.com)— Dua hafiz asal Indonesia berhasil menyabet juara pada ajang The American International Tibyan Competition for the Quran and Its Recitations, Minggu (19/6/2022).

Adalah Jihan Afifah yang  berhasil menyabet juara 2 dalam lomba hafalan 30 juz, serta Khairurrazaq Al-Hafiz yang  dipilih juri sebagai Peserta Suara Terbaik dan didaulat tampil di acara penutupan.

Dalam ajang yang digelar di Diyanet Center of America di Maryland  Jihan harus puas di posisi kedua, meski selisih poinnya sangat kecil dari juara pertama hafizah asal Mesir. Di kategori putra, juara pertama diraih hafiz tuan rumah Amerika Serikat.

Kegiatan ini diikuti peserta dari dari 22 negara, di antaranya dari Palestina, Libya, Australia, Inggris, Tunisia, Libanon, Norwegia, Prancis, Kenya, Afghanistan, dan lainnya. Suasana pengumuman lomba sangat meriah. Sejumlah diaspora Indonesia turut hadir menjadi supporter.

“Kami sangat senang wakil Indonesia meraih juara di ajang internasional ini. Saya sangat bangga!,” ujar Indra, diaspora Indonesia di KBRI Washington DC yang menyaksikan langsung pengumuman dan refleks melompat saat nama Jihan diumumkan sebagai juara.

Sementara itu, Syeikh Hasan, salah satu juri lomba, mengumumkan Khairurrazaq sebagai Peserta Suara Terbaik dan memanggil ke panggung untuk melantunkan hafalannya di puncak acara. Decak kagum penonton menggema di ruangan, ajakan berswafoto pun tak terelakkan.

Indonesia patut berbangga, wakil-wakilnya mengharumkan nama negara di pentas MTQ dunia ini. “Selamat dan terima kasih untuk kalian berdua,” ucap Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin yang hadir memberikan sambutan di acara penutupan.

Forsitama Cemani Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal

SUKOHARJO (Jurnalislam.com)– Jelang hari raya Idul Adha 1443 H, FORSITAMA (Forum Silaturahmi dan Komunikasi Takmir Masjid dan Mushola) se-Desa Cemani, bekerja sama dengan Pemerintah Desa Cemani dan JULEHA (Juru Sembelih Halal) Jawa Timur, adakan pelatihan “Kupas Tuntas Sembelih Halal”

Pelatihan dilaksanakan Ahad, 19 Juni 2022, bertempat di Pendopo Balai Desa Cemani, Grogol, Sukoharjo, yang di hadiri seratusan peserta dari perwakilan 30 masjid dan musholla di wilayah Desa Cemani.

Habib Ngadiri, Ketua FORSITAMA menjelaskan, Idul Adha 1443 H, FORSITAMA ingin memberikan program pelatihan, berupa edukasi menyembelih hewan kurban yang benar, kepada takmir masjid dan mushola, khususnya yang berada di wilayah Desa Cemani.

“Sasaran kita adalah takmir masjid dan juga mushollah di wilayah Desa Cemani, untuk memberikan edukasi atau pelatihan menyembelih hewan yang benar, secara gratis,” jelasnya, dalam pembukaan acara pelatihan.

Dalam sambutannya Kepala Desa Cemani, Hadi Indrianto, ST juga menjelaskan terkait kegiatan pelatihan, adalah untuk membuat masyarakat aman dan nyaman, dengan hasil dari penyembelihan hewan qurban

Sebagai pembicara dalam acara tersebut Hanief Adzhar, yang merupakan Ketua JULEHA Jawa Timur, beserta team nya.

Materi yang disampaikan antara lain fiqih qurban, manajemen qurban, teknik handling hewan, pengenalan pisau dan asah, serta teknik penyembelihan

Salah satu peserta, Dudi, perwakilan dari Masjid Baitussalam Cemani menyampaikan, “Ya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para takmir masjid dan musholla, yang mengadakan kegiatan ibadah qurban setiap tahunnya.”

“Karena memberi pengetahuan tentang penyembelihan hewan qurban yang benar,” imbuhnya.

Polisi India Tangkap dan Tembak Mati Peserta Aksi Bela Rasulullah

INDIA(Jurnalislam.com)– Polisi India menembak mati dua pengunjuk rasa dan menangkap lebih dari 130 lainnya selama aksi demonstrasi turun ke jalan yang dipicu oleh pernyataan pejabat partai berkuasa Bharatiya Janata atau BJP tentang Nabi Muhammad, kata pihak berwenang kepada AFP pada Sabtu (11/06/2022).

Terjadi protes luas di dunia Muslim sejak minggu lalu, ketika juru bicara partai Perdana Menteri Narendra Modi mengomentari hubungan antara nabi dan istrinya di sebuah acara debat TV.

Di India dan negara-negara tetangga, umat Islam turun ke jalan dalam jumlah besar setelah salat Jum’at untuk mengutuk pernyataan tersebut,

“Polisi terpaksa melepaskan tembakan untuk membubarkan pengunjuk rasa, mengakibatkan dua orang demonstran tewas,” kata seorang petugas polisi di Ranchi, India Timur kepada AFP sebagaimana dikutip dari The New Arab.

Petugas mengatakan bahwa massa telah melanggar perintah agar tidak melakukan longmarch dari masjid ke pasar. Mereka juga melemparkan pecahan botol dan batu ketika polisi berusaha membubarkan demonstrasi dengan pentungan tongkat.

Pihak berwenang juga memutuskan koneksi internet di kota dan memberlakukan jam malam, terang penduduk setempat Shabnam Ara kepada AFP seraya menambahkan bahwa suasana masih tegang,

“Kami berdoa untuk perdamaian dan keharmonisan,” katanya.

Polisi di Uttar Pradesh menembakkan gas air mata untuk membubarkan salahsatu aksi unjuk rasa, dari beberapa aksi demonstrasi yang digelar serempak di seluruh negara bagian India utara.

Sebagian besar aksi protes berakhir dengan damai tetapi demonstran di beberapa kota ada yang melemparkan batu ke arah polisi dan melukai setidaknya satu petugas, kata Avanish Awasthi, seorang sekretaris senior pemerintah di negara bagian tersebut.

“Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang terlibat dalam pelemparan batu dan kekerasan,” kata Awasthi kepada wartawan.

“Mereka yang bekerja di belakang layar, menghasut terjadinya kekerasan, juga tidak akan lolos.” tegasnya.

Prashant Kumar, seorang perwira polisi senior di negara bagian itu, mengatakan kepada AFP bahwa sebanyak “136 orang yang memprotes dengan anarkis telah ditangkap dari enam distrik di sekitar Uttar Pradesh”.

Kota-kota di seluruh India terjadi aksi demonstrasi yang cukup besar pada hari Jum’at, beberapa peserta melakukan aksinya dengan membakar patung Nupur Sharma, juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP) yang pernyataanya telah menghina Nabi.

Pihak berwenang juga memutus layanan internet untuk akhir pekan di beberapa distrik dekat megacity timur Kolkata, setelah pengunjuk rasa memblokir jalur kereta api dan mengepung kantor polisi. (Bahri)

Sumber: The New Arab

morning star forex pattern: A Tutorial On The Morning Star Candlestick Pattern

morning star pattern

However, the low point is only apparent after the close of the third candle. But I do know people who manage this well….common trait across all these traders are that they place longer term trades. Something like a 1 week futures position or even equity position. Morning star is a bullish pattern which occurs at the bottom end of the trend. The idea is to go long on P3 with the lowest low pattern being the stop loss for the trade.

% of retail
selling pressure

The second small candlestick, however, shows that there was a lot of indecision during that period, with neither the buyers nor the sellers gaining the upper hand. Without these confirmations, they argue it is too risky to trade alone on a morning star pattern. Second, traders want to take a bullish position in the stock/commodity/pair/etc. Third, the formation of the morning star during the third session is considered to be proof that the pattern is correct .

A small candlestick appears , perhaps an indecision candlestick such as a doji or spinning top, by gaping below the body of the down candlestick. In terms of identifying a valid Morning Star pattern on the price chart, it’s important that the structure be analyzed in the context of the current price action. That is to say that a valid Morning Star pattern will generally occur after a downtrend has been in place for some time. This is what gives the Morning Star pattern the characteristics of being a bullish reversal signal. The pattern is indicating that the bearish price trend is in jeopardy, and that an upside price reversal is imminent. The chart example above shows a morning star forex pattern that formed right at the end of a bearish trend before a strong bullish reversal followed.

It is important to note here that the second candle is the most important one. No matter your experience level, download our free trading guides and develop your skills. From beginners to experts, all traders need to know a wide range of technical terms. Trade up today – join thousands of traders who choose a mobile-first broker.

Statistics to prove if the Morning Star pattern really works

As such, the Morning Star candle formation is a bullish reversal pattern. And the implication is that the price should continue higher after the Morning Star structure has completed. The pattern also gives a strong signal for taking long positions if it forms at the support level of a ranging market.

  • Typically, you want to see at least three consecutively bearish candles.
  • Also unique to Barchart, Flipcharts allow you to scroll through all the symbols on the table in a chart view.
  • We introduce people to the world of trading currencies, both fiat and crypto, through our non-drowsy educational content and tools.
  • Or if you’re ready to risk real capital, open your live account.

The three black crows is a 3-bar bearish reversal patternThe pattern consists of 3 bearish candles opening above the… Taking a trade at a random location on a chart simply because a candlestick pattern has shown up is not smart trading. Build the case as to why you are willing to put risk on in the market before you ever hit the buy button.

Where Would you Put Your Stop Loss if you were Trading Based on the Morning Star Pattern?

Three black crows is a bearish candlestick pattern that is used to predict the reversal of a current uptrend. Like the morning star, the evening star is a three candle formation and evolves over three trading sessions. Gap down opening – Similar to gap up opening, a gap down opening shows the bears’ enthusiasm. The bears are so eager to sell that they are willing to sell at a price lower than the previous day’s close. In the example stated above, if the quarterly results were bad, the sellers would want to get rid of the stock and hence the market on Tuesday could open directly at Rs.95 instead of Rs.100. In this case, though there was no trading activity between Rs.100 and Rs.95, the stock plummeted to Rs.95.

Free members are limited to 5 downloads per day, while Barchart Premier Members may download up to 100 .csv files per day. Also unique to Barchart, Flipcharts allow you to scroll through all the symbols on the table in a chart view. While viewing Flipcharts, you can apply a custom chart template, further customizing the way you can analyze the symbols. Unique to Barchart.com, data tables contain an option that allows you to see more data for the symbol without leaving the page. Click the “+” icon in the first column to view more data for the selected symbol.

The higher the bullish candlestick on the third day closes into the price levels of the first day’s bearish candlestick, the stronger the showing of the bulls. Using candlestick patterns in technical analysis has become the preferred method of analysis for many traders. One particular pattern that has risen to fame, is the morning star candlestick pattern. The morning star candlestick pattern is often a reasonably reliable market indicator. A three-candlestick pattern called the morning star can indicate a market reversal.

Four elements to consider for a morning star formation

DTTW™ is proud to be the lead sponsor of TraderTV.LIVE™, the fastest-growing day trading channel on YouTube. A Healthy Journal was born out of passion, the passion for food, but mainly for a healthy life. We are a bunch of friends all over the world who, at a certain time of their lives, realised the doctor’s advice was not enough anymore. Therefore, we tried to help ourselves through diet, sport, natural remedies and little gestures made out of love.More …. I did search for jobs a lot in the past two years, but no luck as of yet.

US Dollar Price Action Setups: EUR/USD, GBP/USD, USD/CAD, USD/JPY – DailyFX

US Dollar Price Action Setups: EUR/USD, GBP/USD, USD/CAD, USD/JPY.

Posted: Fri, 19 Aug 2022 07:00:00 GMT [source]

It has a bullish implication and can often pinpoint a major swing low in the market. In this article, we will take an in-depth look at this pattern, along with some of the best practices for trading it effectively. Note how the first red candlestick showed a slight increase in volume compared to the previous candle.

A morning star forex pattern tends to appear at the end of a downtrend or at the end of a correction within an uptrend and signals a potential bullish reversal. The Doji is one of the most widely recognized candlestick patterns and often signals a potential change in direction. The Morning Star and Evening Star patterns are also relatively easy to spot and can be quite useful in identifying trend reversals. Morning star patterns are ideal when you need to identify the formation of a bullish reversal pattern. To be successful, traders should first practice with a demo account and conduct research to minimize risk.

When evaluating online brokers, always consult the broker’s website. Commodity.com makes no warranty that its content will be accurate, timely, useful, or reliable. But both these guys need a completed candlestick patter to appear on the screen which happens at the close of the day. Gap up the opening – A gap up opening indicates buyer’s enthusiasm. Buyers are willing to buy stocks at a price higher than the previous day’s close.

And so, when the percent D line of the Stochastics morning star forex pattern is in oversold territory, then that is usually a signal that prices are more likely to reverse to the upside. When you couple that oversold reading with a candlestick pattern like the Morning Star, that can provide for a high probability play to the long side. Although this is a viable entry method for trading the Morning Star pattern, it does come with some additional risks. The primary risk being that the minor retracement could lead to a further price decline, and thus there exists a higher chance of getting stopped out. Unlike the breakout entry mentioned above, this retracement entry does not require the market to provide additional confirmation of bullish momentum.

short

On day 1 of the pattern , as expected, the market makes a new low and forms a long red candle. It reveals a slowing down of downward momentum before a large bullish move lays the foundation for a new uptrend. All information on The Forex Geek website is for educational purposes only and is not intended to provide financial advice. Any statements about profits or income, expressed or implied, do not represent a guarantee. Your actual trading may result in losses as no trading system is guaranteed. You accept full responsibilities for your actions, trades, profit or loss, and agree to hold The Forex Geek and any authorized distributors of this information harmless in any and all ways.

How to trade a Morning Star candlestick pattern?

It forms at the bottom of a downtrend and indicates that the downtrend is about to reverse. The market gaps up, and more people turn bullish, wanting to get in in anticipation of the next uptrend. As the first candle of the morning star forms, the widespread notion holds true. The formation of a Morning Star pattern typically occurs near the end of a downward trend in the market, and it is indicative of a possible shift in the market’s direction. The market has recovered a minimum of 50% of its losses from the first session if the last candle closes more than halfway up the body of the first.

star and evening

Exit rule if the https://g-markets.net/ price is below the centerline, and the Morning Star pattern does not touch the centerline. — The price must cross above the centerline of Bollinger band within 10 bars following the long entry. If this condition is not met, then exit the trade on the next bar.

  • As for profit targets, a previous area of resistance or consolidation is generally a solid point to aim for.
  • The pattern consists of a small bearish candlestick followed by a large bullish candlestick and another small bearish candlestick.
  • The pattern is indicating that the bearish price trend is in jeopardy, and that an upside price reversal is imminent.
  • The bulls then took hold of the Midcap 400 exchange traded fund for the entire day.
  • The second one is the so-called “star”, which has a small body and closes below the previous low.
  • A price upswing’s peak, where evening star patterns first appear, is bearish and indicates that the uptrend is about to end.

Generally, a trader wants to see volume increasing throughout the three sessions making up the pattern, with the third day seeing the most volume. High volume on the third day is often seen as a confirmation of the pattern regardless of other indicators. A trader will take up a bullish position in the stock/commodity/pair/etc. As the morning star forms in the third session and rides the uptrend until there are indications of another reversal. The chart above has been rendered in black and white, but red and green have become more common visualizations for candlesticks. The important thing to note about the morning star is that the middle candle can be black or white as the buyers and sellers start to balance out over the session.