PALESTINA (Junalislam.com) – Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah telah memperingatkan Israel atas “penggalian rahasia” yang sedang berlangsung saat ini di Yerusalem Timur, World Bulletin melaporkan Rabu (22/06/2016).
Dalam sebuah pernyataan hari Rabu, Kementerian Luar Negeri Palestina mengatakan penggalian adalah bagian dari rencana lama pemerintah Israel untuk “Yahudisasi” kota suci.
“Israel ingin mengubah karakter historis Yerusalem dan melemahkan identitas Palestina, Arab dan Muslim, baik di atas maupun di bawah tanah,” tegas kementerian.
Ia menegaskan bahwa pemerintah Israel juga terus membangun pemukiman khusus Yahudi di tanah Arab yang diduduki dan mengusir warga Palestina dari rumah leluhur mereka di Yerusalem Timur.
“Israel sekarang dalam proses menggali terowongan jaringan luas di bawah Kota Tua Yerusalem, bersama dengan sejumlah halaman dan rumah-rumah ibadat,” isi pernyataan kementerian.
Pada hari Selasa, harian Israel Haaretz melaporkan bahwa otoritas Israel juga melakukan pekerjaan penggalian rahasia di bawah dan di sekitar flashpoint senyawa Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur.
Menurut surat kabar, pekerjaan penggalian ini termasuk pembangunan jaringan terowongan yang membentang dari Desa Silwan di Yerusalem hingga ke Gerbang Damaskus (Al-Amoud Gate) di kompleks Masjid dan melewati dinding barat Masjid ikonik tersebut.
Al-Aqsha merupakan milik kaum muslim dan tempat suci ketiga bagi umat Islam di dunia. Yahudi mengklaim sebagai “Temple Mount,”.

Beberapa kelompok ekstremis Yahudi telah menyerukan pembongkaran Masjid Al-Aqsha sehingga kuil Yahudi akan dapat dibangun menggantikannya.
Pada akhir tahun 2000, kunjungan politisi kontroversial Israel, Ariel Sharon, ke lokasi memicu “Intifada Kedua” – perlawanan rakyat terhadap pendudukan Israel yang menewaskan ribuan warga Palestina.
Israel menjajah Yerusalem Timur pada Perang Timur Tengah 1967. Israel kemudian menganeksasi kota pada tahun 1980, mengklaimnya sebagai ibukota negara Yahudi dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.
Deddy | World Bulletin | Jurnalislam
SURIAH (Jurnalislam.com) – Lebih dari 30 warga sipil tewas dan 150 lainnya terluka dalam serangan udara yang menargetkan daerah-daerah yang dipegang oleh kelompok Islamic State (IS) di Suriah, sebuah kelompok aktivis mengatakan kepada Aljazeera Rabu (22/06/2016).

MATARAM (Jurnalislam.com) – Keinginan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahyo Kumolo menarik sejumlah aturan dalam peraturan daerah yang dianggap bertentangan dengan Undang-undang menuai perlawanan.

HERAT (Jurnalislam.com) – Sebuah laporan terbaru datang dari kabupaten Pashtun Zarghon yang tengah melangsungkan serangan musim semi ‘Operasi Omari’, Mujahidin melakukan serangan terhadap basis utama Arbakis di daerah Ab Germak Selasa dini hari tadi, Al Emarah News melaporkan, Selasa (21/06/2016).
GHAZNI (Jurnalislam.com) – Imarah Islam Afghanistan (Taliban) membantah klaim pemerintah Kabul bahwa gubernur Imarah untuk provinsi tenggara yang penting, Ghazni, tewas akhir pekan lalu dalam sebuah serangan udara. Ghazni dikenal sebagai tempat berlindung bagi Taliban dan sekutunya, al Qaeda, The Long War Journal melaporkan, Selasa (21/06/2016).