Berita Terkini

Pasukan Zionis Tembakkan Rudal Patriot ke Arah Drone dari Suriah

Army-system-integrates-different-radars-for-Patriot-3-interceptor-696x462SURIAH (Jurnalislam.com) – Pasukan zionis pada hari Ahad menembakkan rudal ke arah pesawat tak berawak yang memasuki wilayah udara Suriah yang diduduki Israel, kata militer dalam sebuah pernyataan, Al Arabiya News Channel melaporkan, Senin (18/07/2016).

“Dua rudal pertahanan udara Patriot ditembakkan ke arah sebuah pesawat tak berawak yang menyusup wilayah udara Israel di pusat Golan Heights. Kemudian drone kembali ke Suriah, “kata tentara zionis.

Seorang juru bicara militer mengatakan tidak diketahui ada korban yang jatuh.

Israel sering merespons tembakan mortir dari perang Suriah di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel dengan tank dan mortir dan juga dengan serangan udara, tetapi penggunaan rudal pencegat anti-pesawat Patriot tidak biasanya mereka lakukan.

Sebuah sumber oposisi Suriah di daerah itu mengatakan tentara rezim Suriah telah meluncurkan serangan udara langka di desa al-Shajara sepanjang perbatasan Yordania-Israel.

Dua bulan lalu, Perdana Menteri zionis Netanyahu mengatakan Israel telah melancarkan puluhan serangan di Suriah.

Dataran Tinggi Golan adalah sebuah dataran tinggi strategis yang direbut Israel dari Suriah pada perang Timur Tengah tahun 1967, dan menganeksasinya dalam sebuah langkah yang belum mendapat pengakuan internasional hingga kini.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

 

 

Serangan Bom Hantam Pos Militer di Mukallah, 9 Pasukan Tewas

downloadMUKALLAH (Jurnalislam.com) – Dua bom mobil meledak di dekat pos pemeriksaan militer di kota tenggara Mukalla, Yaman, menewaskan sejumlah pasukan Yaman dan melukai lebih banyak lagi, sumber mengatakan kepada Al Jazeera, Senin (18/07/2016).

Ledakan pada Senin pagi di pos pemeriksaan yang ditargetkan di timur dan barat kota pelabuhan tersebut adalah bekas basis al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP).

Jenderal Faraj Salemine mengkonfirmasi serangan tersebut ke kantor berita AFP, mengatakan ledakan bom telah menewaskan sedikitnya lima tentara. Laporan lain mengatakan bahwa sedikitnya sembilan tewas.

Ibukota provinsi Hadramaout, Mukalla telah berada di bawah kendali AQAP selama satu tahun hingga pasukan pro-pemerintah yang didukung pasukan koalisi pimpinan Saudi merebutnya kembali pada bulan April.

Yaman telah dicengkeram oleh perang dahsyat yang meningkat pada bulan Maret tahun lalu ketika koalisi memulai serangan udara terhadap pemberontak Syiah Houthi yang didukung Republik Syiah Iran setelah bagian utara dan tengah negara itu, termasuk ibukota, Sanaa, direbut.

Selama perang al-Qaeda telah memperluas wilayah dan pasukan serta serangan di Yaman.

Pentagon mengatakan pada bulan Mei bahwa jumlah personel militer AS telah dikerahkan di sekitar Mukalla untuk mendukung pasukan pro-pemerintah dalam menghadapi mujahidin AQAP.

Perang Yaman telah menewaskan lebih dari 6.400 orang dan 2,8 juta lainnya menjadi pengungsi sejak Maret tahun lalu.

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

 

 

Operasi Militer Al Shabaab di Somalia Selatan, Belasan Pasukan Gabungan Tewas

0fgjhs62msd3bq04l.r800x600.27200669SOMALIA (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 11 tewas dalam bentrokan antara pasukan Somalia yang didukung oleh pasukan Uni Afrika dengan mujahidin al-Shabaab di Somalia selatan, warga setempat mengatakan, lansir World Bulletin, Senin (18/07/2016).

Bentrokan itu terjadi pada Ahad malam ketika mujahidin al-Shabaab melakukan operasi pada sebuah desa yang berada di bawah kendali pasukan pemerintah Somalia di wilayah Bay, Mahmoud Moussa, seorang pembesar desa mengatakan.

Belasan pasukan Somalia dan Uni Afrika, termasuk warga sipil, tewas dalam pertempuran dan banyak lainnya terluka, Moussa menambahkan.

Selama pertempuran hampir setengah penduduk desa meninggalkan rumah mereka, kata beberapa warga.

Tentara Somalia dan pasukan AMISOM PBB mencegat mujahidin al-Shabaab di luar desa. Kedua belah pihak menggunakan senjata berat selama bentrokan itu, kata warga setempat.

Sementara itu, pasukan Uni Afrika yang akan menggantikan tentara Uganda di Somalia tiba di ibukota negara pada hari Ahad, the Somali National News Agency melaporkan.

Bulan lalu Uganda mengumumkan bahwa mereka akan menarik pasukannya dari Somalia. Negara Afrika Timur tersebut menempatkan pasukan terbesar di Somalia.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Erdogan Adakan Percakapan Telepon dengan Kanselir Jerman dan Sekjen NATO

erdogan14ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Presiden Recep Tayyip Erdogan mengadakan percakapan telepon terpisah dengan Kanselir Jerman Angela Merkel dan Sekjen NATO Jens Stoltenberg pada hari Senin (18/07/2016).

Menurut sumber presiden kepada Anadolu Agency, Senin, yang tidak dapat disebutkan namanya karena alasan keamanan, Merkel mengatakan kepada Erdogan bahwa kudeta 15 Juli yang gagal tersebut tidak dapat diterima dan menyatakan dukungan Jerman untuk pemerintah terpilih Turki.

Sumber presiden menambahkan bahwa Stoltenberg juga mengatakan kepada Erdogan bahwa tidak ada ruang untuk kudeta di negara anggota NATO.

Pada Jumat malam, sebagian unsur militer Turki berusaha untuk menggulingkan pemerintah yang sah dengan paksa. Lebih dari 200 orang tewas dan lebih dari 1.500 lainnya terluka dalam kekerasan berikutnya.

Sembilan puluh sembilan tersangka komplotan diserahkan dalam tahanan di Ankara, atas tuduhan mendirikan sebuah organisasi teroris bersenjata, berusaha untuk menghapuskan tatanan konstitusional dan “pembunuhan disengaja”.

Sebanyak 8.777 personel dipecat dari tugasnya, termasuk 30 pejabat pemerintah, 52 inspektur sipil, dan 16 penasihat hukum, kementerian dalam negeri mengatakan.

Lebih dari 6.000 tersangka telah ditangkap sehubungan dengan upaya kudeta Jumat, termasuk tokoh-tokoh militer dan hakim.

Mereka dituduh memiliki hubungan dengan Fetullah Gulen yang berbasis di AS, yang dikatakan masih melakukan kampanye yang telah lama ia jalankan melawan pemerintah melalui pendukung-pendukungnya yang berada di Turki.

Gulen adalah tersangka utama dalam dua penyelidikan terhadap kudeta oleh jaksa Istanbul, sumber pengadilan mengatakan kepada Anadolu Agency pada hari Ahad dalam kondisi anonimitas karena pembatasan berbicara kepada media.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Inilah Kronologi Lengkap Kudeta Turki

kronologi

TURKI (Jurnalislam.com) – Upaya sejumlah militer Turki untuk menggulingkan pemerintah Recep Tayyip Erdogan dimulai Jumat (15/07/2016) sekitar pukul 22:00 waktu setempat (1900GMT) dan digagalkan pada hari Sabtu (16/07/2016) pukul 20:00.

Sekitar 228 orang berikut prajurit pro-kudeta tewas. Lebih dari 6.000 tersangka termasuk tokoh-tokoh militer dan hakim telah ditangkap sehubungan dengan upaya kudeta hari Jumat.

Menurut pemerintah Turki, kudeta dilakukan oleh pengikut Fetullah Gulen yang berdiam di AS, mengejar kampanye yang telah lama mereka jalankan untuk menggulingkan pemerintah Erdogan melalui pendukung mereka di dalam negara Turki, khususnya militer, polisi dan personil pengadilan.

Berikut adalah kronologi perkembangan (semua sesuai waktu dan setempat) yang berhasil dihimpun Anadolu Agency, Senin (18/07/2016):

15 Juli

22:00 – Tembakan terdengar dari dalam kompleks Staf Umum di Ankara dan helikopter menembaki orang-orang di darat. Tentara mengambil kendali siaran radio negara TRT dan markas Staf Umum di Ankara saat tentara merebut jembatan Bosphorus dan Fatih Sultan Mehmet yang menghubungkan Asia dan Eropa di Istanbul.

23:24 – Sebuah ledakan terdengar di Pusat Operasi Polisi Khusus (the Police Special Operations Center) di Golbasi, di sebelah selatan Ankara.

23:30 – Perdana Menteri Binali Yildirim mengumumkan terjadinya sebuah upaya kudeta di siaran langsung TV.

23:30 – Kepala Staf Umum Jenderal Hulusi Akar disandera oleh tentara pro-kudeta.

16 Juli

00:00 – Sumber-sumber keamanan mengatakan kepada Anadolu Agency kudeta sedang dilakukan oleh petugas yang tergabung dalam Organisasi Teroris Fetullah (the Fetullah Terrorist Organization-Feto) yang dipimpin oleh Fetullah Gulen yang tinggal di AS.

00:11 – Presiden Recep Tayyip Erdogan meninggalkan Marmaris, di barat daya Turki, menuju Bandara Internasional Ataturk di Istanbul.

00:13 – pembawa berita TRT dipaksa untuk membaca deklarasi dari para pemimpin kudeta yang mengaku telah menguasai bangsa sebagai Komite Perdamaian di Rumah (the Committee of Peace at Home). Erdogan kemudian memanggil rakyat melalui telepon selular, mendesak warga untuk pergi ke lapangan untuk melawan kudeta dan mempertahankan negara.

00:35 – investigasi kudeta pertama diluncurkan oleh jaksa di Istanbul.

01:01 – Kepolisian Ankara diserang oleh jet dan helikopter.

01:39 – tentara pro-kudeta pertama ditangkap.

02:20 – markas Departemen Pasukan Khusus Golbasi dibom oleh pesawat pro-kudeta, menewaskan 17 polisi dan dua personil operator satelit TURKSAT.

02:30 – 13 tentara, termasuk tiga perwira senior, ditahan ketika mencoba mengambil alih istana presiden di Ankara. Seorang juru bicara Badan Intelijen Nasional mengatakan kudeta telah digagalkan.

02:42 dan 02:49 – Parlemen Turki dibom, melukai sejumlah orang.

03:00 – TRT menyimpulkan penyiaran.

03:20 – Erdogan mendarat di Istanbul.

04:00 – kantor kepala jaksa penuntut umum Ankara memerintahkan penangkapan anggota kepemimpinan kudeta.

04:42 – Helikopter menmebaki hotel di Marmaris tempat Erdogan menetap. Lima polisi terluka dalam baku tembak dengan pasukan.

05:20 – Yildirim mengatakan dalam tweet-nya bahwa 130 tentara telah ditangkap dan seorang jenderal pemberontak tewas.

06:30 – angkatan udara Turki menjatuhkan helikopter militer di Golbasi yang digunakan untuk mengebom kantor satelit TURKSAT

06:52 – Panglima Pertama Angkatan Darat Jenderal Umit Dundar ditunjuk sebagai penjabat kepala staf dalam ketiadaan Akar.

07:10 – Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa lebih dari 330 anggota Feto telah ditahan.

07:35 – Lebih dari 750 personel militer ditahan atas tuduhan kudeta.

08:17 – Kepala Staf Komando Angkatan Darat Aegean Mayor Jenderal Memduh Hakbilen ditahan di Izmir

08:32 – Akar diselamatkan dari pasukan pro-kudeta.

08:36 – Polisi operasi khusus Turki menangkap Komandan Umum Polisi, tentara pro-kudeta dinetralisir

09:32 – Sekitar 1.370 tersangka anggota militer Feto ditahan.

09:40 – 200 tentara menyerah kepada polisi di Ankara.

09:44 – Kematian 90 orang selama kudeta yang gagal terungkap oleh otoritas. 1154 lainnya terluka.

09:46 – Tuduhan Pengkhianatan diletakkan terhadap komandan angkatan udara pensiunan Jenderal Akin Ozturk dan Letnan Jenderal Metin Iyidil, komandan Pelatihan Angkatan Darat dan Komando Doktrin (the Land Forces Training and Doctrine Command).

09:56 – 1.563 terduga anggota Feto ditangkap.

09:58 – reses Yudisial dibatalkan.

10:07 – 700 tentara menyerah kepada polisi di Ankara.

10.15 – Komandan Brigade Ranger 49 Bingol Jenderal Yunus Kotaman dan Komandan Brigade Ranger 2 Bolu Jenderal Ismail Guneser ditahan

10:22 – tentara Pro-kudeta di daerah meninggalkan Marmaris.

10:34 – Sekelompok perwira senior yang ditahan oleh komplotan setelah menolak bergabung dengan kudeta dibebaskan.

10:37 – Yildrim mengumumkan bahwa Akar bertugas di kediaman perdana menteri Cankaya Palace.

10:59 – Menteri Dalam Negeri Efkan Ala memecat Komandan Penjaga pantai Laksamana Hakan Ustem

11:27 – Pasukan Kudeta di markas besar General Command meminta negosiasi untuk menyerah.

12:04 – 200 tentara ditangkap di markas besar General Command.

12:56 – Tiga jaksa menerima penyerahan pasukan di markas besar General Command.

12:57 – Yildirim mengatakan 161 orang syahid, 1.440 terluka saat kudeta. 2.839 personil militer yang terlibat dalam upaya kudeta ditangkap.

12:37 – 2.745 hakim dipecat atas dugaan terkait upaya kudeta.

15:26 – 10 anggota Dewan Negara, pengadilan administrasi tertinggi Turki, ditangkap.

16:08 – kantor kepala jaksa penuntut umum Ankara mengeluarkan perintah penahanan terhadap 11 anggota Mahkamah Agung dan empat anggota Dewan Hakim dan Jaksa Agung atas tuduhan berhubungan dengan kudeta.

17:00 – Yildirim menyerukan sesi luar biasa parlemen Turki.

20:02 – Sebuah operasi di pangkalan udara Akinci di barat laut Ankara berakhir. Pangkalan udara tersebut sebelumnya menjadi markas kudeta.

20:50 – Komandan Polisi Jenderal Galip Mendi telah diselamatkan oleh operasi (melawan upaya kudeta) di Komando Pangkalan Jet Utama ke-4 di baratlaut Ankara

21:57 – kantor kepala jaksa penuntut umum Ankara menuntut penangkapan 2.745 hakim yang dipecat.

40 Anak di Dompu Ikuti Khitanan Massal Me-Dan

Salah seorang Anak Sedang dikhitan oleh Tenaga Medis dari Me-DAN dalam Khitanan Massal di Kabupaten Dompu, NTB, Ahad (17/7/2016)
Salah seorang Anak Sedang dikhitan oleh Tenaga Medis dari Me-DAN dalam Khitanan Massal di Kabupaten Dompu, NTB, Ahad (17/7/2016)

DOMPU (Jurnalislam.com) – Medis dan Aksi kemanusiaan (Me-DAN) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Islamic Centre As-Salam Kabupaten Dompu, menggelar kegiatan sosial khitanan massal. Acara berlangsung di Dusun Kalla Timur, Jalan lintas Sumbawa Desa O’o Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Ahad (17/7/2016). Sedikitnya 40 anak dikhitan oleh empat tenaga medis.

Ketua Me-Dan Wilayah NTB Suherman, A.MK menyatakan Forum Me-Dan senantiasa menjalin kerja sama dengan siapapun yang mau peduli terhadap umat terutama yang mereka yang membutuhkan.

“Kegiatan ini juga adalah merupakan sebuah bentuk kepedulian dari Me-Dan selaku organisasi sosial yang bergerak di bidang kemanusiaan dalam rangka untuk terus memberikan sebuah kontribusi positif terhadap masyarakat pada hari ini,” kata Suherman.

Kepala Dusun Kala Timur, Abdul Haris menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengatakan, kegiatan itu sangat membantu masyarakat Dusun Kala Timur.

“Kami selaku pemerintah di sini menilai wujud pengabdian yang di tunjukkan oleh Me-dan dan Islamic Center As-salam Dompu sangat membantu masyarakat yang tidak mampu, kami juga mengucapkan banyak-banyak terimakasih atas semua ini,” tuturnya.

“Kami juga sangat berharap agar kegiatan sunatan massal serta kegiatan-kegiatan sosial lainnya yang baik untuk masyarakat tetap dilakukan dan kami tetap mendukung serta akan meresponnya dengan baik,” tambahnya.

Reporter: Sirath | Editor: Ally Muhammad Abduh

Kolonel AS, Ralph Peters: Orang yang Lakukan Kudeta Turki Berada di Pihak Kita (AS)

694940094001_5037803724001_21b5df84-e08a-4e18-8ec9-c59d3663d16f

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Seorang perwira Angkatan Darat Amerika Serikat, Kolonel Ralph Peters mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka yang melancarkan kudeta di Turki sebenarnya adalah pihak yang baik dan berada dipihak AS, lansir World Bulletin, Ahad (17/07/2016).

Dalam sebuah pernyataan, Peters berpikir bahwa, “Obama seharusnya menutup mulut saja, karena orang-orang yang melakukan kudeta ini berada di pihak kita.”

Kolonel Peters melanjutkan, “Situasi ini memang keruh. Kita tidak akan tahu sampai awal Sabtu pagi siapa yang benar-benar.. Yang telah benar-benar menang … Tapi gambaran makronya sangat, sangat jelas. Kudeta ini adalah kesempatan terakhir Turki untuk menghindar menjadi kekuasaan otoriter Islam. Sebuah kekuasan Islamis. Kita seharusnya tidak membuat kesalahan. Orang-orang yang meluncurkan kudeta ini adalah orang dipihak kita.”

Peters sebelumnya mengatakan tentang pemerintah Turki yang terpilih secara demokratis ketika berbicara dengan saluran Fox News.

 

Yunani Mulai Mengekstradisi Perwira Turki yang Melakukan Kudeta

thumbs_b_c_271505183f0a9b6df7faeaa7106d7b43ANKARA (Jurnalislam.com) – Yunani memulai prosedur ekstradisi terhadap delapan perwira militer Turki yang melarikan diri dengan helikopter setelah upaya kudeta mereka gagal, perdana menteri Turki mengatakan pada Anadolu Agency, Ahad (17/07/2016).

Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras menelepon Perdana Menteri Turki Binali Yildirim pada hari Ahad malam, membenarkan bahwa proses ekstradisi telah dimulai, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Tsipras mengucapkan selamat kepada warga Turki dan pemerintah mereka atas usaha menggagalkan upaya kudeta, mengakui pentingnya agar seluruh wilayah mempertahankan pemerintahan konstitusional dan stabilitas di Turki.

Perdana menteri Yunani juga menegaskan kembali dukungan pemerintah dan rakyatnya (bagi Turki), kata pernyataan itu.

Yildirim berterima kasih kepada Tsipras atas sensitivitas dan dukungan pemerintah Yunani dalam proses (ekstradisi).

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Ahad bahwa dalam percakapan telepon dengan Tsipras malam sebelumnya, pemimpin Yunani itu mengatakan kepadanya bahwa para perwira militer Turki tersebut akan dikembalikan dalam waktu 10 sampai 15 hari.

Helikopter Black Hawk yang digunakan dalam usaha melarikan diri dikembalikan ke Turki pada hari Sabtu.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Granat Meledak di Pos Militer Israel, 2 Serdadu Zionis Tewas dan 3 Kritis

-1243978144YERUSALEM (Jurnalislam.com) – Sebuah ledakan granat menewaskan dua tentara zionis dan melukai tiga serdadu lainnya pada hari Ahad (17/07/2016) di dekat sebuah pos militer di Dataran Tinggi Golan, kata militer dalam sebuah pernyataan, AFP melaporkan, Ahad.

Insiden itu terjadi di Gunung Hermon dekat garis demarkasi dengan Suriah.

Mengutip Koran Israel Maarev, Infopalestina mengatakan, kondisi korban yang terluka masih mengkhawatirkan. Granat tangan ini diledakan oleh salah seorang tentara saat terjadi pertikaian antara sejumlah tentara, di pangkalan militer Harmun di Bukit Syaikh wilayah Palestina jajahan 48, Dataran Tinggi Golan.

Rincian tentang bagaimana granat tersebut meledak sedang diselidiki.

Dua tentara zionis yang tewas berusia 20 dan 24, kata militer.

Israel merebut 1.200 km persegi Dataran Tinggi Golan dari Suriah dalam Perang Enam Hari tahun 1967 dan kemudian mencaploknya dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

 

Deddy | Infopalestina | AFP | Jurnalislam

 

AS Larang Warganya Lakukan Perjalanan ke Turki

_90413473_034084973-1WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Amerika Serikat memperingatkan warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke Turki setelah pihak berwenang mengagallkan kudeta militer yang mengakibatkan sedikitnya 265 tewas, Al Arabiya News Channel melaporkan, Ahad (17/07/2016).

“Departemen Luar Negeri AS memperingatkan warganya tentang meningkatnya ancaman dari kelompok-kelompok militant di seluruh Turki dan untuk menghindari perjalanan ke Turki tenggara,” sebuah pernyataan yang dibacakan.

“Mengingat upaya kudeta 15 Juli dan sesudahnya, kami menyarankan warga AS mempertimbangkan kembali perjalanan ke Turki saat ini.”

Pemerintah Turki menyalahkan Fethullah Gulen, seorang tokoh yang berdiam di AS yang merupakan musuh bebuyutan Presiden Recep Tayyip Erdogan, sebagai perencana plot dan dalam waktu singkat berhasil mengumpulkan dan melibatkan 2.839 tentara, di tengah alarm global atas peningkatan retribusi.

Departemen Luar Negeri mengatakan pembatasan perjalanan telah diberlakukan pada personil pemerintah AS di Turki tenggara.

“Wisatawan asing dan AS telah ditargetkan secara eksplisit oleh organisasi teroris internasional dan pribumi.”

Pemerintah AS menghentikan semua penerbangan ke Turki, dan melarang semua penerbangan dari Turki menuju Amerika Serikat karena ketidakpastian setelah kudeta yang gagal pada hari Jumat – sejalan dengan penerbangan internasional lainnya.

 

Deddy | Alarabiya | jurnalislam