Berita Terkini

‘MUI Laporkan Ahok’ Jadi Trending Topic

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang menghina Al Qur’an menuai kecaman banyak pihak. Sejumlah ormas dan tokoh Islam pun silih berganti melayangkan kecaman hingga upaya hukum untuk mempolisikan Ahok.

Tak terkecuali Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang hari ini rencananya akan mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan calon petahana Gubernur DKI Jakarta itu dengan tuduhan penistaan agama.

Netizen pun tak tinggal diam. Pantauan Jurniscom, di urutan trending topic, kicauan dengan hashtag MUILaporkan Ahok terus mengalir, lebih dari tiga ribuan netizen yang mencuitkan perihal upaya MUI itu.

 

Sebuah akun @jonru dengan nama AhokLecehkanAlQuran menulis, “Ternyata yang mengalahkan @Basuki bukan Agus-Silviana atau Anies-Sandiaga, namun dirinya sendiri,” cuitnya.

Lain lagi dengan Sarifah Ona @iffahhageshii yang mengatakan, “Harusnya bukan MUI saja yg melaporkan kita ummat muslim pun harus ikut serta, karena dia telah melecehkan al quran,” katanya.

 

Tolak Laporan Soal Ahok, Yusril: Alasan Bareskrim Tak Berlandaskan Hukum

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Penolakan Bareskrim Mabes Polri atas laporan penistaan agama yang dilakukan Ahok dengan alasan harus ada surat fatwa MUI, dinilai Yusril Ihza Mahendra sebagai alasan yang mengada-ada dan tidak berlandaskan hukum sama sekali.

“Setiap orang yang datang melapor, wajiblah dituangkan dalam berita acara laporan yang isinya antara lain adalah identitas pelapor, terlapor, tindak pidana yang diduga telah dilakukan, locus dan tempus delicti, serta saksi-saksi yang mengetahui dugaan tindak pidana yang dilaporkan,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Jurniscom pagi ini, Jumat (7/10/2016).

Menurutnya, laporan tersebut harus tetap ditindaklanjuti dengan penyelidikan untuk menyimpulkan benar tidaknya telah terjadi tindak pidana sebagaimana dilaporkan. Penyelidik dapat meminta keterangan ahli untuk memastikan apakah perbuatan yang dilaporkan itu memenuhi unsur tindak pidana atau tidak.

“Dalam konteks inilah apakah ucapan terlapor Gubernur DKI termasuk penistaan atau tidak, penyelidik dapat meminta MUI untuk menerangkannya. Jadi bukan setelah ada “fatwa MUI” baru polisi dapat menerima laporan dari pelapor,” tandasnya.

Oleh sebab itu, Yusril menegaskan Bareskrim Mabes Polri wajib menerima laporan masyarakat terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok itu.

“Saya mendesak, Bareskrim Mabes Polri bekerja secara profesional dan tidak membeda2kan orang dalam melayani laporan masyarakat,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Bareskrim Mabes Polri pada Kamis (6/10/2016) menolak laporan Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Fajar Sidik soal dugaaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok dengan alasan karena tidak ada surat fatwa dari MUI.

Reporter: Budhi Setiawan

Hari Ini MUI Laporkan Ahok ke Bareskrim

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan melaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke kepolisian terkait pernyataannya yang dinilau menghina agama Islam. Yakni, terkait pernyataan Ahok kepada warga Kepulauan Seribu mengenai surat Al-Maidah ayat 51.

Ketua Bidang Luar Negeri MUI Pusat, KH Muhyiddin Junaidi mengatakan, pihaknya telah melaporkan Ahok ke Polda Sumatera Selatan pada Kamis 6 Oktober 2016. Rencananya, MUI Pusat akan kembali melaporkan Ahok ke Bareskrim Mabes Polri hari ini, Jumat (7/10/2016).

“Besok (hari ini, red) akan melaporkan ke Bareskrim, kalau yang sudah dilaporkan oleh MUI itu ke Polda Sumsel,” ujar Muhyiddin dilansir Okezone, Kamis (6/10/2016).

Menurut Muhyiddin, apa yang dilakukan pihaknya saat ini sudah tepat dan menegaskan pelaporan ke pihak kepolisian adalah salah satu bentuk ‎bahwa calon gubernur petahana itu telah melakukan provokasi yang mengandung unsur Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

“Ini langkah bagus dan tepat, karena Ahok ini bukan yang pertama kali melakukan pernyataan yang seperti itu bernada provokasi dan berbau SARA. Jadi MUI punya hak yang sempurna dan hak penuh untuk melakukan itu. Ini diambil sebagai bentuk kedewasaan sebagai seorang muslim secara tidak langsung perilaku Ahok itu masuk kategori penistaan,” tandasnya.

GPII Desak Ahok Minta Maaf Kepada Umat Islam di Televisi Seminggu Berturut-turut

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Kecaman atas pernyataan Basuki Tjahya Purnama alias Ahok yang menghina Islam juga datang dari Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII). Melalui Wakil Ketua Umum, Drs. Dedi Hermanto, GPII mengutuk perilaku Ahok itu dan akan melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan penistaan agama.

“Kami akan melaporkan ke Polda Metro Jaya dan somasi perbuatan atas Penistaan Agama yg dilakukan Ahok ( Basuki Tjahya Purnama )karena bertentangan dengan UU 1 PNPS / 1965 & pasal 156a KUHP,” kata Dedi dalam pernyataannya kepada Jurniscom pagi ini, Jumat (7/10/2016).

GPII juga menuntut Ahok untuk mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada seluruh umat Islam dengan cara menyiarkannya di tiga stasiun Tv dan surat kabar nasional.

“Menuntut Agar Permintaan Maaf tersebut di siarkan di 3 tv nasional dan 3 surat kabar Nasional sebesar 1 halaman koran selama 7 hari berturut turut,” tegasnya.

Dalam sebuah video yang diunggah ke Youtube oleh akun Pemprov DKI pada 28 September lalu, Ahok mengatakan, “warga Jakarta jangan mau dibohongi oleh Al Qur’an Surat Al Maidah ayat 51”. Pernyataan itu dia sampaikan pada acara pertemuan gubernur DKI Jakarta dengan warga Pulau Seribu.

Kantor Polisi di Istanbul Dihantam Bom Motor

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Sebuah sepeda motor bermuatan bom meledak dekat kantor polisi di Istanbul, melukai lima orang, termasuk satu orang menderita luka kritis pada hari Kamis (06/10/2016), tweeted gubernur kota, lansir World Bulletin.

Menurut Gubernur Istanbul Vasip Sahin, serangan itu terjadi di distrik Bahcelievler, yang terletak di sisi Eropa di Istanbul.

Laporan awal berdasarkan sumber polisi mengatakan ledakan itu terjadi di daerah dekat kantor polisi Yenibosna sekitar pukul 3:50 (GMT 1250).

Ledakan itu juga merusak mobil dan bangunan di dekatnya.

Beberapa kendaraan pemadam kebakaran dan ambulans terlihat bergegas menuju tempat kejadian.

Pasukan keamanan mengevakuasi daerah. Sebuah penyelidikan sedang dilakukan untuk menyelidiki penyebab ledakan itu.

 

LSM Turki Kirim 29 Ambulans ke Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Yayasan Bantuan Kemanusiaan Turki (The Turkish Humanitarian Relief Foundation-IHH) mengumumkan pada hari Kamis akan menyediakan sejumlah ambulans ke wilayah Suriah untuk membantu pusat medis yang memberi pertolongan bagi warga sipil, ElDorar AlShamia melaporkan Kamis (06/10/2016).

Petugas IHH di Suriah, “Hassan Arei” mengatakan bahwa 29 ambulans akan diserahkan ke Suriah pada pengiriman pertama dari total 38 ambulans sumbangan yang dikirim dari Eropa, mengingat Suriah sangat membutuhkan ambulans karena adanya peningkatan serangan terhadap warga sipil dalam beberapa hari terakhir.

Arei menambahkan bahwa lebih dari 400 ribu warga sipil tewas dalam serangan rezim Assad di Suriah, dan ratusan ribu lainnya terluka, mencatat bahwa rumah sakit di Suriah telah menjadi salah satu target serangan rezim yang paling rentan, dan bahwa korban yang terluka banyak yang tewas di jalan karena kurangnya ambulans.

Koresponden menambahkan bahwa bantuan organisasi kemanusiaan IHH adalah salah satu organisasi kemanusiaan Turki yang paling penting yang mensponsori Suriah, di mana mereka telah mendirikan banyak kamp dan terus bekerja sekitar lima tahun yang lalu untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan medis ke Suriah di perbatasan Suriah-Turki dan kamp-kamp pengungsi di dalam wilayah Turki.

 

PBB: Demi Targetkan 900 Pejuang Jabhat Fath al Syam, Rusia dan Assad Sengaja Hancurkan Timur Aleppo

JENEWA (Jurnalislam.com) – Rusia dan rezim Assad sengaja merusak wilayah timur Aleppo yang dikuasai para pejuang Suriah, di mana 275.000 warga sipil masih hidup, dengan dalih untuk menyerang 900 mujahidin Jabhat Fath al Syam yang dikenal Jabhah Nusrah, Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura memperingatkan pada hari Kamis (06/10/2016), lansir Aljazeera.

Berbicara pada konferensi pers di Jenewa, de Mistura juga menawarkan untuk pergi ke Aleppo timur menemani para pejuang Jabhah Nusrah yang bersedia untuk keluar dari kota.

Sebelumnya, Satuan Tugas Akses Kemanusiaan Kelompok Internasional Pendukung Suriah (the International Syria Support Group’s Humanitarian Access Task Force) bersidang di PBB di Jenewa untuk membahas situasi menyusul semakin intensifnya pertempuran di timur Aleppo, ditundanya pembicaraan AS-Rusia dan gagalnya upaya penghentian pertempuran di Suriah.

“Tidak ada yang bisa menyangkal bahwa kita berada dalam situasi darurat mengenai Suriah, Aleppo dan konflik berkelanjutan,” kata de Mistura.

Dia mencatat saat ini ada 900 mujahidin Jabhat Fath al Syam di Aleppo timur, sementara total pejuang oposisi di Aleppo timur berjumlah 8.000. Dia menyoroti fakta bahwa juga ada 275.000 warga sipil di Aleppo timur, 100.000 dari mereka adalah anak-anak.

“Sejak 23 September, 376 orang telah tewas, sepertiga dari mereka anak-anak, dan tidak semuanya teroris,” de Mistura mengatakan, menambahkan: “Ada kebutuhan evakuasi medis … untuk 200 orang di Aleppo timur.”

“Dalam maksimum dua dan setengah bulan, kota Aleppo timur pada tingkat ini, dapat benar-benar hancur … ribuan warga sipil, bukan teroris, akan dibunuh … ini adalah apa yang Anda, kami dan dunia akan lihat ketika kita mencoba merayakan Natal atau akhir tahun,” katanya.

Dia juga mengatakan bahwa jika hampir 1.000 pejuang Jabhah Fath al Syam memutuskan untuk meninggalkan timur Aleppo, “Saya pribadi dan secara fisik siap menemani Anda.”

Dalam pesan untuk Rusia dan rezim Suriah, de Mistura mengatakan: “Silakan lihat mata saya juga, dan mata dunia juga opini publik. Apakah Anda siap melanjutkan pertempuran tingkat ini menggunakan senjata ini dan secara de facto menghancurkan seluruh kota timur Aleppo, dengan 275.000 penduduk, demi menghilangkan 1.000 pejuang Jabhah Fath al Syam ? Atau apakah Anda lebih siap untuk mengumumkan secara langsung serta jumlah pemboman udara yang ditunda jika Jabhah Fath al Syam pergi?”

Di Washington, Gedung Putih memperingatkan bahwa mereka tidak akan mengesampingkan “upaya multilateral” di luar batas-batas PBB “untuk membebankan biaya pada Suriah atau Rusia atau pihak lain sehubungan dengan situasi di dalam Suriah.”

“Kami sudah sangat prihatin bahwa Rusia menggunakan hak veto mereka di Dewan Keamanan PBB untuk mencegah PBB bertindak sebanyak yang ingin kita lihat,” kata juru bicara Josh Earnest kepada wartawan.

Dia menekankan bahwa AS mendesak untuk mengakhiri perang di Suriah “melalui saluran diplomatik.”

“Saya tidak berpikir ada pihak yang merasa baik tentang situasi di Aleppo sekarang,” tambahnya.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan AS terus melakukan diskusi internal tentang opsi non-diplomatik di Suriah.

Komentar tersebut sebagai tanggapan atas juru bicara kementerian pertahanan Rusia yang sebelumnya memperingatkan koalisi pimpinan AS pada hari Kamis yang menyerang tentara Suriah yang didukung Rusia.

Suriah telah terkunci dalam perang saudara setan sejak awal 2011 ketika rezim Syiah Nushairiyah Assad menumpas aksi unjuk rasa yang meletus sebagai bagian dari gerakan Musim Semi Arab – dengan keganasan militer tak terduga.

Pusat Penelitian Kebijakan Suriah, sebuah organisasi non pemerintah yang berbasis di Beirut, melaporkan total korban tewas akibat konflik lima tahun di Suriah berjumlah lebih dari 470.000.

Tank-tank Israel Tembaki Gaza Utara

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Tank-tank zionis yahudi menembaki Jalur Gaza setelah roket dari daerah kantong Palestina menghantam sebuah lapangan terbuka pada hari Kamis, dalam aksi saling tembak kedua di dua hari, kata para pejabat, lansir World Bulletin, Kamis (06/10/2016).

Roket jatuh ke daerah Eshkol Israel yang berbatasan dengan Jalur Gaza, yang dikendalikan oleh gerakan Islam Hamas, kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.

Israel membalas dengan tembakan tank menargetkan lahan pertanian di timur kamp pengungsi Al-Bureij di Jalur Gaza tengah, kata seorang sumber keamanan Hamas.

Israel biasanya membalas serangan roket dari Gaza dengan serangan, namun balasan baru-baru ini lebih kuat daripada di masa lalu.

Yang dipertanyakan beberapa analis adalah apakah perubahan itu sebagai hasil dari kebijakan baru Menteri Pertahanan zionis ekstrim Avigdor Lieberman, yang menjabat pada bulan Mei.

Setelah saling tembak terbaru tersebut, militer Israel mengeluarkan pernyataan singkat yang mengatakan “menargetkan infrastruktur basis Hamas di Jalur Gaza dengan menggunakan tank”.

Tidak ada korban yang dilaporkan dari kedua pihak, dan tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan roket.

Pada hari Rabu, pasukan Israel membalas dengan serangan udara dan tembakan tank terhadap pos Hamas di Gaza setelah sebuah roket jatuh ke jalan di kota Sderot di Israel.

Roket yang diklaim oleh gerakan Salafi kecil Ahfad al-Sahaba, pengikut kelompok yang menentang Hamas dan bersimpati dengan jihad kelompok Islamic State.

Namun Israel menganggap Hamas bertanggung jawab atas semua serangan roket tersebut.

Tidak ada korban yang dilaporkan akibat roket atau serangan Israel pada hari Rabu.

Israel dan Hamas di Gaza telah terlibat tiga kali perang sejak tahun 2008 dan sering terlibat pertempuran di sepanjang perbatasan.

Siang Ini PP Pemuda Muhammadiyah Akan Laporkan Ahok ke Polda Metro Jaya

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Siang ini, Jumat (7/10/2016) Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah akan melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penistaan agama. Upaya itu diambil sebagai respon atas pernyataan Ahok yang dinilai menghina agama Islam dalam sebuah video yang diunggah di Youtube oleh Pemprov DKI Jakarta 28 September lalu.

“Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menyesalkan statement Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang terang telah menghina agama Islam dengan menggunakan kalimat “dibodohi” terhadap isi Al Qur’an,” kata Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman dalam siaran pers yang diterima Jurniscom, Jumat (7/10/2016).

Pedri menegaskan, Ahok telah melecehkan ayat suci Al Qur’an sebagai kitab ummat Islam dengan kalimat “dibohongi pake surat Al Maidah ayat 51”, pada acara pertemuan Gubernur DKI Jakarta dengan warga Pulau Seribu yang di publikasikan pada tanggal 28 September 2016.

“Apa yang dilakukan Ahok terang merupakan bentuk penghinaan dan penistaan bagi Islam dan jelas Ahok telah melakukan penistaan terhadap Islam,” tegasnya.

Bukan hanya itu, lanjut Pedri, apa yang dilakukan Ahok juga mencerminkan bahwa dia telah menghina Pancasila sebagai dasar negara yang menghargai keberagaman dan kebhinekaan.

“Siapapun orangnya dan apa pun agamanya wajib menjunjung tinggi kebhinekaan yang sudah menjadi kesepakatan bersama untuk keutuhan NKRI tercinta ini. Tiada tempat bagi tindakan “penistaan agama” di republik ini,” tandasnya.

Sejumlah Besar Wilayah Provinsi Baghlan Diambil Alih Taliban

BAGHLAN (Jurnalislam.com) – Mujahidin Imarah Islam (Taliban) menyita 7 pos tempur musuh dan basis besar di distrik Khomri Poli provinsi Baghlan pada hari Rabu, menewaskan dan melukai puluhan pasukan boneka (Arbaki), Al Emarah News melaporkan, Kamis (06/10/2016).

Tentara musuh yang tersisa berhasil melarikan diri tanpa cedera, sementara Mujahidin menyita sejumlah besar senjata dan amunisi dari musuh, koresponden mengatakan.

Kemudian, 6 pasukan boneka tewas dan banyak lainnya yang terluka ketika musuh gagal saat mencoba mematahkan pengepungan mujahidin atas basis dan pos militer lain juga di distrik Khomri Poli.

Sebagai balasan, pasukan boneka dilaporkan menyerbu rumah-rumah warga sipil dan menimbulkan kerugian besar.

Pada Rabu malam, 7 pasukan boneka menyerahkan diri dan pos tempur mereka sambil membawa kendaraan dan senjata kepada Talibandi distrik Poli Khomri.

Kamis pagi, mujahidin Taliban kembali mematahkan serangan yang berusaha membongkar pengepungan Mujahidin atas pos tempur dan basis di distrik Poli Khomri, menewaskan dan melukai banyak pasukan boneka.

Dalam laporan dari kabupaten Baghlan-e-Markazi, sejumlah tentara boneka tewas dan terluka setelah mujahidin memukul mundur serangan pasukan boneka Kamis pagi. Dua tank lapis baja dan kendaraan militer hancur dalam pertempuran itu.

Secara terpisah, empat pasukan boneka terluka dengan tank juga hancur di distrik yang disebutkan.

Laporan terbaru menunjukkan Mujahidin Imarah Islam menyita 4 tank lapis baja, 1 kendaraan dan banyak senjata, amunisi dan peralatan militer lainnya serta menghilangkan sedikitnya 21 tank dan kendaraan milik musuh di distrik Baghlan-e-Markazi di utara provinsi Baghlan Kamis.

Sesuai laporan Al-Emarah News, Mujahidin terlibat dalam pertempuran mematikan di sepanjang jalan Shirkat setelah mengejutkan satuan tugas besar yang terdiri dari tank dan kendaraan militer pada Kamis malam, memicu pertempuran sengit yang menyebabkan kematian puluhan tentara Arbaki. 15 truk pasokan, 3 tank, 2 kendaraan militer dan 1 ambulans sepenuhnya hancur, sedangkan mujahidin merebut 4 tank militer dan 1 ambulans.

Pertempuran itu dikatakan masih berlanjut dan Mujahidin memusatkan perhatian pada sejumlah besar tank Arbaki dan kendaraan di darat.

Sementara di Parwan Al-Emarah News pada hari Kamis juga melaporkan 4 penjajah Amerika tewas ketika tank yang mereka tumpangi ditargetkan IED yang ditanam oleh Taliban di pinggir jalan di batas kota Charikar, ibukota provinsi Parwan kemarin malam.

Pada Kamis malam, Taliban merebut pangkalan udara Bagram, pangkalan udara pasukan AS terbesar yang terletak di distrik Bagram provinsi Parwan utara, kata sebuah laporan, tetapi tidak memberikan informasi jumlah kerugian yang tepat yang diderita agresor AS akibat mortar dan hantaman rudal yang mendarat di pangkalan.