Berita Terkini

Angkatan Udara Turki akan Bergabung dalam Operasi Militer Mosul

ANKARA (Jurnalislam.com) – Menteri Pertahanan Turki pada hari Selasa mengkonfirmasi bahwa angkatan udara Turki akan bergabung dengan operasi militer untuk membebaskan Mosul dari kelompok Islamic State (IS).

Pernyataan Fikri Isik tesebut muncul pada Selasa malam (18/10/2016) di Kedutaan Turki di Roma. Di depan wartawan setelah pertemuan para menteri pertahanan Selatan-Timur, Isik mengatakan: “Kami telah mencapai kesepakatan dengan pasukan koalisi bahwa angkatan udara kami akan bergabung dengan operasi Mosul.”

Ketika diminta untuk mengevaluasi undangan bagi Turki ke pertemuan tentang Mosul di Paris dalam beberapa hari mendatang, Isik mengatakan: “Tidak mungkin memutuskan masa depan Mosul tanpa Turki.”

Operasi militer yang bertujuan untuk merebut kembali kota utara Irak yang dikuasai IS memasuki hari kedua pada Selasa dengan menimbulkan banyak kerugian bagi IS.

Pada pertengahan 2014, IS merebut Mosul – kota terbesar kedua Irak – sebelum menduduki sebagian besar wilayah di utara dan barat Irak.

Beberapa bulan terakhir tentara Irak, didukung oleh sekutu lokal di darat dan koalisi udara yang dipimpin AS, telah merebut kembali banyak wilayah.

Dalam beberapa pekan terakhir, tentara dan sekutu-sekutunya telah maju bertahap di kota, yang para pejabat di Baghdad telah bersumpah untuk merebut kembali pada akhir tahun ini.

 

 

Pertempuran Merebut Mosul Memasuki Hari Ke-2

NINIWE (Jurnalislam.com) – Operasi militer yang bertujuan untuk merebut kembali kota Mosul, Irak utara, yang dikuasai kelompok Islamic State (IS) oleh pemerintah Irak memasuki hari kedua pada hari Selasa (18/10/2016).

“Pasukan Irak terus menekan melalui dua sumbu terpisah di Mosul,” Mohamed al-Jubouri, seorang kolonel militer Irak di Komando Operasi Nineveh (Nineveh Operations Command), mengatakan kepada Anadolu Agency, Selasa.

Gelombang pertama, jelasnya, yang sedang ditempuh oleh Divisi Kesembilan unit tentara Irak, bergerak dari Al-Kuwer ke daerah Nimrud di tenggara Mosul.

Secara bersamaan, personel polisi federal Irak bergerak sepanjang sumbu kedua – menuju desa Tlul Nasser – dari selatan, menurut al-Jubouri.

“Pasukan bergerak sepanjang sumbu kedua dan sekarang bergerak di Tlul Nasser dan pabrik belerang Al-Mishraq, yang keduanya terletak di wilayah Al-Qayyarah selatan Mosul,” kata al-Jubouri.

Ali al-Darraji, seorang letnan tentara Irak, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pertahanan IS telah hancur di desa Abbas Rajab dekat daerah Hammam al-Alil selatan Mosul.

Menurut al-Darraji, pasukan Irak pada Selasa pagi merebut desa meskipun militan IS melancarkan perlawanan sengit.

“Abbas Rajab memiliki kepentingan strategis yang penting,” kata al-Darraji. “Menguasainya berarti memberikan kontribusi untuk kemajuan pesat pasukan di Mosul sepanjang sumbu selatan.”

Amin al-Jazaeri, seorang perwira di Divisi Kesembilan Angkatan Darat mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pasukan Irak kini ditempatkan di beberapa desa di selatan Mosul yang telah dikuasai selama 36 jam terakhir.

Dalam perkembangan selanjutnya di hari Selasa, pasukan Irak berhasil merebut dua desa selatan Mosul, menurut Raed Jawdat, seorang komandan Polisi Federal.

Dalam sebuah pernyataan, Jawdat mengatakan divisi polisi elit telah “membebaskan” dua desa di daerah Al-Hud.

Dan menurut seorang koresponden Anadolu Agency yang berada dekat dengan pertempuran, pasukan militer Irak merebut distrik Al-Hamdaniya setelah bentrokan sengit dengan militan Daesh.

Terletak sekitar 10 kilometer di tenggara Mosul, Al-Hamdaniya adalah distrik pertama Mosul yang secara tegas diambil dari Daesh.

Sementara itu, pasukan Peshmerga Kurdi yang ditempatkan di Bashiqa (terletak kira-kira 12 kilometer di timur laut Mosul) belum bergabung dengan pertempuran untuk Mosul karena “kekurangan pasokan,” menurut sebuah sumber militer Irak.

“Pasukan Peshmerga diharapkan akan memulai operasi dari timur laut hari ini,” kata Mayor Saadoun al-Delimi kepada Anadolu Agency, Selasa.

“Karena kekurangan pasokan, namun, operasi ditunda sampai besok,” tambahnya.

Menurut koresponden Anadolu Agency di lapangan, militan IS menggunakan drone tak berawak untuk menyerang pasukan Peshmerga di timur Mosul.

Sedikitnya satu pejuang Peshmerga terluka oleh bom yang dijatuhkan dari pesawat tak berawak IS yang dilepas di wilayah Al-Khazir, lapor koresponden Anadolu Agency.

Pada pertengahan 2014, IS merebut Mosul – kota terbesar kedua Irak – sebelum menduduki sebagian besar wilayah di utara dan barat Irak.

Ini Pernyataan Sikap PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Tentang Ahok

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di depan masyarakat Kepulauan Seribu, Rabu (28/9/2016) lalu, telah mengundang kontroversi. Dalam pidato itu, Ahok menyinggung surat Al-Maidah ayat 51 dengan ucapan ‘dibohongin pakai Surat Al-Maidah 51’. Menanggapi itu, Pimpinan Pusat Al Irsyad Al Islamiyyah membuat tanggapan resmi.

Dalam pernyataan itu, PP al-Irsyad al-Islamiyyah mendukung penuh fatwa dan tanggapan resmi MUI Pusat terkait pernyataan petahana Ahok itu beberapa waktu lalu. Mereka mengatakan, Ahok telah membuat kegaduhan dan keguncangan yang berpotensi menimbulkan kerusakan dalam kerukunan antara umat beragama yang merupakan tenunan pengikat kebangsaan.

Berikut pernyataan lengkap Pimpinan Pusat Al Irsyad Al Islamiyyah yang dibuat di Jakarta, Senin (17/10/2016).

1. Penafsiran AlQur’an adalah sesuatu yang hanya boleh dilakukan oleh orang-orang berilmu sesuai dengan metodologi ilmu tafsir di kalangan umat Islam dan terlarang dilakukan selainnya.
2. Sepakat dengan dan mendukung pernyataan MUI bahwa haram hukumnya mengatakan kandungan AlQur’an adalah sebuah kebohongan.
3. Mendukung pernyataan MUI bahwa haram hukumnya mengatakan ulama atau kaum berilmu yang menjelaskan isi AlQur’an sebagai pembawa kebohongan.
4. Mendukung sikap keagamaan MUI bahwa Gubernur DKI Jakarta Bapak Basuki Tjahaja Purnama telah melakukan kegiatan melawan hukum karena telah menghina AlQur’an dan ulama.
5. Meminta POLRI sebagai institusi penegak hukum dan pemelihara ketertiban agar segera memproses secara hukum dan bertindak tegas atas pernyataan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
6. Meminta umat Islam agar terus mengawal proses hukum yang dilakukan POLRI tersebut terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama agar keadilan dapat dicapai demi keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, umat Islam adalah umat yang selalu mengedepankan toleransi dalam bentuk menghormati semua penganut agama dan kepercayaan lain dalam keyakinan dan pelaksanaan amal ibadahnya. Selalu berupaya menempatkan persaudaraan kemanusian (ukhuwah insaniyah) sebagai landasan interaksi sosial dalam kehidupan bermasyarakat agar kedamaian dapat selalu diwujudkan dan pelihara.

Namun demikian, Ahok dengan penistaan agama yang sudah dibuat dengan melecehkan kitab suci umat Islam menarik umat untuk dibuat gaduh dan kisruh menanggapi penistaan itu. Baik Nasional maupun Internasional sudah menanggapi pernyataan petahana Jakarta itu.

pernyataan-sikap-al-irsyad
Reporter: Budi Setiawan

Dani Anwar: Musibah Besar Bagi Penegakan Hukum Jika Tidak Ada Tindakan Terhadap Ahok

JAKARTA (Jurnalislam.com)- Politikus Partai Keadilan Sejahtera Dani Anwar menilai, kini sudah saatnya kepolisian bertindak cepat terhadap kasus pelecehan terhadap Al Qur’an, karena menurutnya sudah sudah ada fatwa dari Majelis Ulama Indonesia yang menyatakan bahwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah melakukan penistaan terhadap Islam.

“Kita tunggu kerja polisi dalam kasus ini, apakah bisa polisi menegakan hukum atau pilih kasih. Jika tidak ada tindakan maka akan jadi musibah besar bagi penegakan hukum di Indonesia” Tegas Bang Dani dihadapan para jamaah masjid Said Naum Tenabang Jakarta Pusat, ahad (16/10/2016)

Lebih lanjut penasihat Himpunan Aktivis Masjid (HAMAS) Tenabang menyatakan penistaan terhadap Islam pernah terjadi, dimana umat Islam Jakarta digegerkan demo dimana-mana menuntut Aswendo Atmowiloto dihukum atas poling yang menetapkan Nabi Muhammad SAW ditemptkan diposisi ke 13 tokoh terpopuler dibawah Soeharto dan Iwan Fals.

“Si pembuat poling akhirnya dihukum dengan hukum NKRI selama 5 tahun. Ini menjelaskan bahwa baik muslim ataupun kafir bisa dihukum di NKRI,” ungkapnya.

 

Reporter: Said Sutamto

Al Emarah Studio Rilis Video Serangan Mujahidin di Helmand

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com)Al Emarah Studio, bagian dari cabang multimedia komisi budaya Imarah Islam Afghanistan, Senin (17/10/2016) menyajikan laporan sebuah serangan yang berhasil terhadap konvoi militer dan logistik besar di wilayah Basharan di Lashkargah, ibukota Helmand.

Video menunjukkan serangan Mujahidin pada konvoi pasukan sewaan yang sedang menuju ibukota Lashkargah untuk melanggar pengepungan ibukota. Dalam laporan, korban di pihak musuh dan peralatan yang disita oleh Mujahidin dapat dilihat.

Dalam satu bagian,awak media Al Emarah Studio mewawancarai seorang komandan Mujahidin tentang korban di pihak musuh diikuti oleh adegan musuh ditawan oleh Mujahidin.

Laporan ini dapat dilihat dan diunduh dari link berikut:

HD

https://archive.org/details/Helmand-bushran-HQ

Ponsel

https://archive.org/details/Helmand-bushran-MQ

 

Mengapa Operasi Mosul Dilakukan?

IRAK (Jurnalislam.com) – Operasi Mosul yang sudah lama ditunggu-tunggu, dimulai dengan pernyataan dari Perdana Menteri Irak Haidar al-Ibad yang mengumumkan dimulainya operasi untuk membebaskan Mosul dari kelompok Islamic State (IS).

Serangan itu sangat diharapkan menjadi saat yang menentukan dalam pertempuran melawan IS, yang menjadikan Mosul ibukota de facto mereka di Irak setelah merebutnya pada tahun 2014.

Sejak itu, sebagian besar pasukan koalisi yang hadir di Irak mengarahkan pelatihan bagi 35.000 pasukan Irak dan 12 brigade tentara Irak dan Peshmerga Kurdi untuk melawan IS.

Pasukan Turki yang terlatih juga berpartisipasi dalam operasi militer untuk merebut kembali kota Mosul di utara Irak dari kelompok IS, mantan gubernur Mosul mengatakan pada hari Senin.

Atheel Nujaifi, yang juga komandan Pengawal Niniwe, yang dilatih oleh Turki di kamp Bashiqa, mengatakan sekitar 2.000 pejuang Sunni telah bergabung dalam serangan dan mereka bergerak bersama kekuatan Peshmerga Kurdi.

Mengapa Mosul penting?

Mosul adalah kota terbesar kedua Irak dan terletak di tepi Sungai Tigris di utara Provinsi Niniwe.

Kota ini merupakan pusat transportasi penting antara Suriah dan Irak, yang memiliki ladang minyak besar di utara dan pipa minyak utama ke Turki.

IS merebut Mosul pada Juni 2014 setelah ratusan pasukan Irak melarikan diri.

Mereka meninggalkan US$ 500 juta dalam bentuk tunai di Bank Sentral Mosul dan sejumlah besar peralatan dan perlengkapan militer – yang digunakan IS untuk mempekerjakan karyawan baru dan mempersenjatai sekutu mereka di Suriah.

Pengambilalihan Mosul itu adalah propaganda bagi IS, yang menggunakannya untuk menunjukkan kekuatan militer mereka dan sebagai dasar untuk membangun kekhalifahan sepihak ala ISIS.

Namun, setelah menderita kerugian besar di Manbij dan Ramadi, Mosul sekarang menjadi kubu terakhir IS yang tersisa di Irak.

Lokasi kota Mosul sangat berarti karena memudahkan IS mengirim pasukannya ke dalam dan keluar dari Raqqa – ibukota de facto kelompok di Suriah.

Diharapkan kemenangan melawan IS oleh pemerintah Irak karena akan memotong pasokan itu sekaligus mengakhiri kekuatan IS di Irak.

 

Wartawan Anadolu Agency Diserang Bom Mobil IS di Timur Kota Mosul

MOSUL (Jurnalislam.com) – Sebuah tim berita Anadolu Agency yang meliput operasi militer Irak untuk membersihkan Mosul dari Islamic State (IS) – yang dimulai Senin pagi – diselamatkan dari serangan bom IS ketika pasukan Peshmerga menghancurkan sebuah mobil bermuatan bahan peledak sebelum mobil itu mendekati mereka.

Tim, yang bermaksud meliput peristiwa di timur kota, ditargetkan oleh bom mobil saat bergerak dari desa Tarjala ke desa Sheikh Amir bersama wartawan lokal dan pasukan Peshmerga.

Namun Pasukan Peshmerga menghancurkan kendaraan sebelum mencapai kelompok wartawan, termasuk wartawan foto Anadolu Agency Hamit Huseyin dan juru kamera Ferhat Jahan Panah.

Setelah ledakan terjadi, pasukan Peshmerga memperketat keamanan di daerah dan membersihkan desa Sheikh Amir dari semua elemen IS.

Pada pertengahan 2014, IS merebut Mosul, ibukota provinsi Nineveh di utara Irak, sebelum menduduki sejumlah besar wilayah di utara dan barat negara itu.

Beberapa bulan terakhir tentara Irak – yang didukung oleh sekutu lokalnya di darat dan koalisi udara yang dipimpin oleh AS – merebut kembali banyak wilayah.

Dalam beberapa pekan terakhir, tentara dan sekutu-sekutunya telah maju secara bertahap di kota, yang para pejabat di Baghdad telah bersumpah untuk “membebaskannya” pada akhir tahun ini.

Komandan Senior Jabhat Fath al Syam Umumkan Pengunduran Diri

SURIAH (Jurnalislam.com) – Seorang pejabat Jabhat Fath al Syam (JFS) senior “Mustafa Muhammad” dikenal sebagai Abu Sulaiman al-Ustorali, asal Australia, mengumumkan pengunduran dirinya dari JFS mengatakan bahwa langkah tersebut akan memungkinkan dia mengeksploitasi keterampilannya untuk melayani rakyat Suriah lebih jauh, ElDorar AlShamia melaporkan, Senin (17/10/2016).

Kebangsaan Australia tersebut dalam pengumuman pengunduran diri, yang diterbitkan dalam bahasa Inggris dan dilkutip oleh jaringan ElDorar serta diterjemahkan menyatakan:

“Pada tanggal 1 Oktober 2016 dan setelah melalui banyak pertimbangan saya resmi mengundurkan diri dari Jabhat Fath al Syam, dan saya berencana mengejar proyek independen melayani rakyat Suriah, dan saya ingin benar-benar menjelaskan pengunduran diri saya itu bukan hasil disosiasi JFS dari Al-Qaeda yang saya percaya bahwa itu tidak hanya untuk kepentingan terbaik JFS tetapi juga untuk kepentingan terbaik bagi Rakyat Suriah, dan saya berharap bahwa JFS akan mengikuti keputusan ini bersama dengan pilihan lain yang sama bijaknya di masa depan.”

Mustafa Muhammad berasal dari Mesir dan memiliki kewarganegaraan Australia. ia menjabat sebagai anggota Komite Ilmiah Tetap (the Standing Scientific Committee dari Jabhah Nusrah sebelumnya), dan Jabhat Fath al Syam. Saat ini, ia adalah seorang pengkhotbah aktif dalam jajarannya dan merupakan perwakilan Dewan Islam untuk mengelola daerah yang telah dibebaskan, dan penandatangan utama fatwa ulama Syariah untuk melawan kelompok IS beberapa tahun yang lalu.

Surat Pengumuman Pengunduran;

lstrl

Pesawat Pembom Rusia Hancurkan 4 Bunker Pelindung Warga Aleppo, Puluhan Tewas

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Pesawat Rusia pada hari Senin (17/10/2016) menghancurkan seluruh wilayah yang dihuni oleh warga sipil di pedesaan barat Aleppo setelah menjadi sasaran empat Bunker Busters yang menjatuhkan puluhan korban sipil.

Koresponden ElDorar AlShamia melaporkan bahwa pesawat perang Rusia menjatuhkan rudal di desa “Owijel” merenggut nyawa 32 orang dan melukai enam puluh orang lainnya, saat seluruh daerah pemukiman yang mengandung sekitar selusin bangunan hancur.

Pesawat-pesawat tempur Rusia juga melakukan serangan udara pada desa “al-Za’rorah” dekat kota “Owijel” di barat Aleppo menewaskan sedikitnya lima warga sipil.

Pesawat tempur Rusia menewaskan 14 warga sipil pagi ini, di lingkungan Marjah di bagian kota Aleppo yang terkepung, sehari setelah pembantaian serupa merenggut nyawa 13 warga sipil.

 

Faksi Perlawanan Suriah Tangkap Pejabat Penting Militer IS di Daara

SURIAH (Jurnalislam.com) – Faksi Perlawanan Suriah (Syrian Resistance) menangkap, “Mohamed Ibrahim al-Halki” yang dijuluki “al-Bes,” yaitu kepala keamanan untuk Islamic State (IS) di wilayah selatan Suriah, dalam operasi keamanan di pedesaan Daraa, ElDorar AlShamia melaporkan, Senin (17/10/2016).

Koresponden ElDorar menegaskan bahwa setelah proses pemantauan yang hati-hati “al-Muhajrin & al-Ansar” bisa menangkap “al-Bes” di dekat kota Ebtaa setelah serangkaian serangan terhadap faksi militer dan warga sipil dan pembunuhan terhadap para pemimpin revolusioner .

mmswkKoresponden menunjukkan bahwa “al-Bes” sebelumnya melakukan perjalanan ke kubu IS di provinsi Raqqa dan berjanji setia kepada organisasi serta bertemu dengan pemimpin, “Abu Ayyub al-Irak” yang menugaskan “al-Bes” untuk melakukan tugas keamanan di selatan Suriah.

“Al-Halki” dianggap dalang pengeboman target markas Jaysh al-Ababil, yang merenggut nyawa sejumlah pasukan selain penghancuran dua tank dan artileri, karena ia adalah tersangka pertama yang meledakkan bom mobil di dalam Ankhel City, di mana sejumlah warga sipil tewas.