Berita Terkini

Pesawat Militer Rusia Gagal Mendarat, 1 Perwira Tewas 5 Terluka

RUSIA (Jurnalislam.com) – Seorang petinggi Rusia tewas dan lima lainnya luka-luka pada hari Selasa (30/5/2017) saat pesawat yang mengangkut mereka mendarat dengan keras dan terbakar setelah melakukan latihan di dekat pusat kota Saratov, kata pihak berwenang.

Ada enam orang di dalam pesawat saat melakukan pendaratan keras di bandar udara Balashov di Saratov, kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Interfax, lansir World Bulletin.

Gubernur wilayah Saratov mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keenam tentara tersebut mengikuti pelatihan penerbangan.

Pesawat tempur AN-26 buatan Soviet banyak digunakan di Rusia dan negara berkembang. Pada tahun 2013, sembilan orang tewas ketika sebuah pesawat AN-26 menabrak sebuah kompleks gudang militer di Siberia.

Al-Baakhirah, Masjid Kapal Laut di Kota Cimahi

CIMAHI (Jurnalislam.com) – Terinspirasi dari kapal nabi Nuh yang menyelamatkan umatnya yang beriman pada Allah, dari banjir, kini di kota Cimahi Berdiri sebuah masjid unik berbentuk kapal laut. Bangunan seluas 90 meter persegi ini berdiri tepatnya di Jl Bapak Ampuh No. 1E, RT 02/ RW 06, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat.

Mesjid yang diberi nama Al-Baakhirah ini didesain sangat mirip dengan kapal laut. Hiasan-hiasan seperti jangkar, pelampung, mesin operasi kapal, menjadi salah satu daya tarik masjid ini. Di bagian atas masjid juga terdapat alat penangkap sinyal radar layaknya kapal laut sungguhan. Bendera bertuliskan la Ilaha Illalah Muhamdur Rasulullah juga turut menghiasi bagian atas masjid.

Bagian dalam masjid tak jauh berbeda dengan masjid pada umumnya, namun bagian dinding masjid dan jendelanya di desain layaknya jendela kapal laut.

Terdapat juga ornamen berbentuk Ka’bah diatas kapal, ornamen ini dipakai ketika ada kegiatan manasik.

Keunikan masjid kapal ini sontak menarik perhatian para wisatawan, bahkan hingga wisatawan luar negeri, salah satunya wisatawan asal negeri Jiran Malaysia.

“Yang datang bukan hanya masyarakat Jawa barat, dari luar negeri juga ada, dari Malaysia pernah datang,” tutur Budi selaku pengurus masjid Al-Baakhirah, saat di wawancarai usai shalat Dzuhur di masjid Al-Baakhirah, Selasa (30/05/2017) siang .

Kini masjid ini diwakafkan untuk umat Islam, sesuai dengan cita-cita almarhum Nahkoda Haji Budianto semasa hidupnya yang juga merupakan warga kelurahan Baros.

“Karena pernah menjadi nahkoda maka ia bercita-cita membangun masjid unik berbentuk kapal laut,” ujarnya.

Namun masjid berarsitektur kapal ini baru bisa diselesaikan pada tahun 2016 yang dibiayai oleh keluarga almarhum.

“Baru selesai pada tahun 2016 dengan biaya oleh keluarga,” jelasnya.

Pihak Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Baakhirah berharap para pengunjung tidak hanya melihat keunikan masjid, namun juga bisa memakmurkan masjid, maka salah satu syarat untuk melihat keunikan masjid ini pengunjung dianjurkan terlebih dahulu melakukan sholat sunah tahiyatul masjid.

“Kita berharap para pengunjung tidak hanya melihat keunikan masjid namun juga bisa memakmurkan masjid,” harap Pak Budi.

Tidak heran jika jamaah masjid ini bukan hanya yang bermukim di wilayah sekitar, namun juga berasal dari tempat lain. Salah satunya Pak Riki, ia mengaku masjid ini cukup menarik perhatian, sehingga dirinya ketika lewat di kawasan ini, ia menyempatkan diri untuk Sholat sembari melihat keunikan masjid ini.

“Masjidnya unik berbeda dengan masjid lain, saya bukan warga sini, kalau lewat sini saya sempatkan sholat disini,” tutur Riki saat dimintai pendapatnya oleh wartawan.

Dirinya berharap agar masjid ini bisa terus terawat dengan baik. “Harapan saya semoga mesjid ini bisa terus terawat,” ujarnya.

Kontributor: Saifal, Bandung

Jelang Vonis Kasus Social Kitchen Besok, Tim Advokat Nahi Munkar Kunjungi Terdakwa

SEMARANG (Jurnalislam.com) – Menjelang vonis kasus Social Kitchen, para terdakwa LUIS (Laskar Umat Islam Semarang) dikunjungi TASNIM (Tim Advokasi Nahi Munkar) dalam rangka silaturahim dan buka puasa bersama di Lapas kelas 1 kedung Pane Jl. Raya Semarang-Boja KM.4, Wates, Ngaliyan, Kota Semarang, Senin (29/5/2017)

Ahmad Sigit mewakili rombongan menyampaikan tujuan tersebut adalah silaturrahmi sekaligus diskusi menjelang vonis Rabu esok.”Agenda ini sebagai silaturrahim antara pengacara dan terdakwa sekaligus diskusi menjelang vonis besok,” katanya kepada jurnalislam.com.

Melihat kunjungan TASNIM, Humas LUIS Endro Sudarsono mengapresiasi apa yang dilakukan para pengacara tersebut.

“Para advokat senior dan advokat muda berkolaborasi yang bau membau, bersinergi untuk mengungkap kebenaran, mencari keadilan serta meminimalisasi sikap pelanggaran hukum, HAM, kode etik maupun mal administrasi yang dilakukan aparat penegak hukum,” katanya

Demikian juga Ketua LUIS Edi Lukito berharap TASNIM kali ini menjadi titik tolak untuk advokasi umat khususnya mengadvokasi ulama dan aktivis muslim. Acara ramah tamah berjalan lancar dan diakhiri dengan shalat maghrib berjamaah dan buka puasa bersama.

Dalam sidang Rabu besok (31/5/2017), para terdakwa LUIS akan menjalani sidang terakhir yaitu putusan dari majelis hakim

‘Status Tersangka Habib Rizieq Bukti Nyata Pemerintah Kriminalisasi Ulama’

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Ketua Humas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Barat Luthfi Afandi menilai status tersangka Habib Rizieq yang ditetapkan bahwa perlakuan pemerintah terhadap para ulama merupakan bentuk nyata dari kriminalisasi ulama.

“Hal ini menguatkan bahwa bukti pemerintah mengkriminalisasi ulama dan aktivis Islam seperti ustadz Al Khattath, Habib Rizieq, dll,” katanya kepada jurnalislam.com di Bandung, Selasa (30/5/2017).

Menurut Luthfi, kesan bahwa pemerintah sekarang merupakan rezim represif anti Islam tampak dari kriminalisasi ulama, aktivis hingga ormas Islam.

“Seperti rencana pemerintah membubarkan HTI, bukti bahwa ada upaya kriminalisasi. Kita hadapi secara hukum,” katanya.

HTI, menurut Luthfi meminta pemerintah agar berhenti melakukan hal-hal yang akan memancing reaksi umat Islam.

Human Rights Watch Kecam Presiden Filpina Perbolehkan Perkosa Muslimah Marawi

FILIPINA (Jurnalislam.com) – Pernyataan Presiden Filipina Rodrigo Duterte sangat mengejutkan dan menarik perhatian aktivis hak asasi manusia dan pendukung perempuan (Human Rights Watch- HRW) saat dia menyatakan dalam sebuah pidato pada hari Jumat kemarin bahwa pemerkosaan di daerah Muslim Marawi dapat diterima berdasarkan Darurat Militer, lansir Al Arabiya Senin (29/5/2017).

Pidato Duterte tampaknya berusaha mendorong tentara untuk melakukan tugas mereka saat dia mengklaim bahwa dia akan bertanggung jawab jika mereka melakukan pemerkosaan.

“Berjuang, dan aku akan berdoa untukmu dan aku akan menjawab semuanya,” katanya saat berpidato.

“Lakukan saja pekerjaanmu. Aku akan mengurus sisanya. Aku akan dipenjara untukmu. Jika Anda memperkosa tiga orang wanita, saya yang akan mengakuinya, “lanjutnya.

Menurut Huffington Post, aktivis hak asasi manusia dan pendukung wanita mengeluarkan pernyataan merespon pidato tersebut.

Wakil Direktur Human Rights Watch divisi Asia, Phelim Kine menyatakan, “Komentar pro-pemerkosaan hanya mengkonfirmasi beberapa ketakutan terburuk aktivis hak asasi manusia bahwa pemerintah Duterte tidak hanya akan menutup mata terhadap kemungkinan pelanggaran militer di Mindanao, namun malah secara aktif mendorong mereka melakukannya.”

Partai Wanita Gabriela di Filipina juga mengomentari pidato dengn menyatakan, “Perkosaan bukanlah sebuah lelucon. Upaya untuk menyenangkan kekuatan militer yang menggunakan wanita untuk memberi makan mentalitas fasad macho … mendorong kekuatan militer untuk secara sistematis menggunakan pemerkosaan sebagai alat perang,”

Menurut The Guardian, juru bicara Duterte tidak segera menanggapi komentar pemerkosaan tersebut.

Lagi, Serangan Udara AS Bunuh 13 Warga Sipil di Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 13 orang tewas dalam serangan udara koalisi yang dipimpin AS di kota Raqqa yang dikuasai IS dan menduga serangan roket ditembakkan oleh kelompok Kurdi yang memerangi IS, sebuah kelompok pemantau mengatakan pada Aljazeera.

Beberapa korban tewas di kota utara pada Ahad malam (28/5/2017) tersebut diakibatkan oleh serangan udara koalisi pimpinan AS, Observatorium HAM untuk Suriah (the Syrian Observatory for Human Rights-SOHR) yang berbasis di Inggris mengatakan pada hari Senin.

Korban tewas juga termasuk warga sipil yang tewas dalam serangan roket oleh kelompok Ghadab al-Furat (dijuluki Wrath of the Efrat) pada hari Ahad, kata Observatorium.

PBB mengatakan dalam sebuah laporan bahwa pada tanggal 14 Mei, sedikitnya 23 pekerja pertanian, termasuk 17 perempuan, dilaporkan terbunuh saat serangan udara AS menyerang desa al-Akershi di daerah pedesaan provinsi Raqqa timur.

Serangan udara AS lainnya di dua wilayah kota Abo Kamal padat penduduk yang dikuasai IS di provinsi Deir Az Zor timur pada hari berikutnya (15 Mei), dilaporkan menewaskan sedikitnya 59 warga sipil (termasuk 16 anak-anak dan 12 perempuan) dan melukai 70 lainnya.

Mujahidin Libya Kecam Serangan Udara Mesir ke Warga Sipil Derna sebagai Kejahatan Perang

LIBYA (Jurnalislam.com) – Mesir dan pemerintah Libya meluncurkan serangan baru, saat fajar pada hari Senin (29/5/2017), yang menargetkan Shura Council of Mujahideen yang merupakan afiliasi Al-Qaeda di kota Derna, Libya dan sekitarnya, sumber-sumber Al Arabiya melaporkan.

Mujahidin Libya di Derna pada hari Senin mengecam serangan udara Mesir di kota tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka telah menyerang sasaran sipil yang bukan target militer dan membantah klaim bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan terhadap penganut Kristen Koptik di Mesir tidak berdasar beberapa hari lalu.

Dewan Shura Mujahidin Derna mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan Mesir adalah “kejahatan perang” dan bahwa mereka tidak melakukan apapun terkait serangan di selatan Kairo pekan lalu yang menewaskan 29 orang Kristen. Kelompok Islamic State (IS), yang aktif di Libya, mengklaim serangan tersebut.

Middle East Eye mengatakan, pernyataan itu muncul saat serangan udara gelombang ketiga diluncurkan di Derna pada hari Senin, menyusul penggerebekan pada hari Jumat dan Sabtu oleh pasukan Mesir dan sekutu mereka, Tentara Nasional Libya di bawah kendali jenderal pemberontak Khalifa Haftar.

Loyalis Haftar mengatakan serangan Senin adalah serangan udara gabungan antara Haftar dan pasukan Mesir.

“Rezim kriminal bersama pasukan Mesir melancarkan serangan terhadap kota kita yang aman dan damai,” kata pernyataan Dewan Shura Mujahidin.

“Pesawat-pesawat kriminal Sisi meluncurkan enam serangan yang menurut mereka ditujukan pada target militer, dan mengklaim bahwa serangan tersebut terjadi sebagai balasan atas pembunuhan jemaat Kristen Koptik di Mesir dan Sisi menuduh Dewan Shura berada di balik serangan tersebut.

” Dewan Shura Mujahidin menyatakan penyesalan dengan istilah yang paling kuat atas serangan udara terhadap warga sipil di kota kita, dan mengklasifikasi agresor sebagai penjahat perang.

“Yang berbagi tanggung jawab kriminal adalah milisi Haftar yang loyalis terhadap rezim kriminal ini. Dewan mempertimbangkan bahwa semua pihak yang membantu operasi keji ini adalah pengkhianat terhadap Allah dan negara mereka.”

Seorang saksi mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa serangan hari Senin menyerang pintu barat ke Derna dan dua lainnya menyerang Dahr al-Hamar di selatan.

Kelompok IS mengklaim serangan Jumat di Mesir, yang menargetkan minoritas Kristen menyusul dua pemboman gereja bulan lalu yang menewaskan lebih dari 45, yang juga diklaim oleh kelompok tersebut.

India Dihantam Badai Petir, 29 Orang Tewas

INDIA (Jurnalislam.com) – Serangan badai petir dan hujan deras di beberapa bagian negara bagian Bihar di India menewaskan 29 orang pada hari Ahad malam (28/5/2017), kata seorang pejabat urusan bencana kepada Aljazeera.

Lebih dari dua puluh orang terbunuh saat petir menyerang mereka, Anirudh Kumar, seorang pejabat senior Otorita Manajemen Bencana Negara Bagian Bihar, yang meminta sebuah peringatan di wilayah tersebut.

Lima orang kehilangan nyawa saat sebuah tembok roboh akibat hujan deras, tambahnya.

Lebih dari 50 orang tewas pada Juni tahun lalu saat terjadi serangan kilat serupa di Bihar.

Data pemerintah menyebutkan 2.000 orang kehilangan nyawa mereka karena kejadian terkait serangan petir setiap tahun, kebanyakan terjadi pada musim hujan dari bulan Mei hingga September.

Saat hujan menyambar Negara bagian Bihar, negara bagian lain di India mengalami suhu yang sangat panas.

Dua belas orang di negara bagian Orissa kehilangan nyawa akibat gelombang panas yang sedang berlangsung, kata beberapa pejabat urusan bencana.

Suhu tertinggi 47C (117F) tercatat di Churu, sebuah kota di negara bagian Rajasthan utara. Gelombang panas juga dilaporkan terjadi di negara bagian Madhya Pradesh dan Chhattisgarh.

Iran Intruksikan Syiah Hizbullah untuk Kirim 3000 Pasukan Tambahan ke Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Iran mengeluarkan instruksi kepada milisi Syiah Hizbullah Lebonon untuk mengirim 3.000 pasukannya demi menghentikan kemajuan pasukan koalisi pimpinan AS di sepanjang perbatasan Irak-Suriah, sumber-sumber intelijen Israel mengungkapkan pada hari Ahad (28/5/2017).

Sumber tersebut mengatakan, “Pengiriman pasukan Syiah Hizbullah terjadi setelah jet tempur AS menghancurkan sebuah konvoi pasukan khusus Hizbullah yang sedang menuju ke persimpangan Al-Tanf di segitiga perbatasan antara Yordania, Irak dan Suriah yang dekat dengan jalan raya yang menjadi penghubung antara Baghdad, ibukota Suriah, Damaskus dan Amman,” menurut situs Israel Netsav Net, lansir ElDorar AlShamia.

Iran saat ini mencoba menguasai persimpangan perbatasan yang strategis tersebut untuk mempertahankan jembatan darat yang telah diaspal dan mengarah ke Beirut. Iran juga melihat bagaimana Amerika Serikat mengendalikan semua wilayah timur laut Suriah, bekerja sama dengan orang Kurdi, dan mengakui bahwa pilihan ini adalah satu-satunya yang mengaktifkan jembatan darat yang melampaui wilayah bulan sabit Syiah dengan mempertahankan persimpangan Al-Tanf.

Sumber tersebut menambahkan: “Teheran bekerja untuk melakukannya demi memobilisasi kekuatannya sendiri untuk menggagalkan niat Washington, dan menggunakan milisi (Hizbullah) Lebanon dan milisi Syiah Irak di bawah kepemimpinan ahli militer Iran, dan menahan diri untuk tidak melibatkan angkatan bersenjata Iran secara langsung dalam perang di wilayah ini.”

Ada laporan baru-baru ini tentang ratusan milisi Syiah Irak yang diterbangkan ke Suriah untuk mencapai daerah perbatasan di Irak dan mendukung pasukan yang beroperasi di lapangan demi mencegah kemajuan pasukan AS.

#KamiTetapBersamaHRS Jadi Trending Topic di Twitter, Netizen Kritik Polisi

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pasca penetapan tersangka kepada Imam Besar Habib Rizieq Shihab (HRS) oleh Polda Metro Jaya atas kasus dugaan pornografi, tanda pagar (hashtag) #KamiTetapBersamaHRS jadi trending topic di twitter.

#KamiTetapBersamaHRS menjadi trending topic nasional. Netizen kompak membela Pembina GNPF-MUI itu.

Salah seorang netizen @SPIRIT_REVOLUSI bahkan menyindir keputusan polisi itu.

“Hanya polisi tidur yg dpt kami percaya sepertinya,” katanya.

“Jabatan dan pangkat yg kalian salah gunakan akan membakarmu di api neraka,” cuit akun @tedongborneo

“#KamiTetapBersamaHRS perlakuan kalian aparat yg menyudutkan kami akan kami ingat sebagaimana Allah yg akan menjadi hakim kami kelak,” sahut @muharsyfajar.

Hingga saat ini #KamiTetapBersamaHRS masih menduduki treding topic teratas di Indonesia.

Seperti diketahui, Senin (29/5/2017) siang, penyidik Polda Metro Jaya meningkatkan status Habib Rizieq Syihab menjadi tersangka dalam kasus dugaan pornografi.