Berita Terkini

Ponpes Salman Al Farisi dan Fityanul Qur’an Gelar Kemah Santri untuk Latih Kedisiplinan dan Kepemimpinan

KARANGANYAR (jurnalislam.com)- Pondok Pesantren (Ponpes) Salman Al Farisi dan Fityanul Qur’an mengadakan kegiatan Mukhoyyam atau kemah santri bersama yang berlangsung di Bumi Perkemahan Segoro Gunung, Ngargoyoso, Karanganyar, pada Senin hingga Kamis, (16-19/9/2024).

Acara ini diikuti oleh sekitar 243 santri dari dua pondok pesantren, yakni Salman Al Farisi Karangpandan dan Fityanul Qur’an Beruk, Jatiyoso.

Muhammad Ghozi Mubarok, selaku panitia, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melatih kedisiplinan dan kepemimpinan santri.

“Selain paham ilmu agama, santri juga harus memiliki kemampuan kepemimpinan. Ketika lulus nanti, mereka akan terjun ke masyarakat dan harus bisa mengelola umat dengan baik,” ujar Ghozi.

Acara ini menghadirkan pemateri dari SAR Hidayatullah Jogjakarta, Mizan, yang menyampaikan pentingnya santri memiliki keterampilan mitigasi, evakuasi, dan rekonstruksi saat terjadi bencana.

“Sudah seharusnya santri memiliki kemampuan untuk berperan aktif dalam penanganan bencana, sebagai bagian dari kontribusi mereka di masyarakat,” katanya.

Kegiatan kemah ini disambut dengan antusias oleh para santri. Muhammad Dzakir, salah satu santri dari PP Salman Al Farisi, mengungkapkan kegembiraannya mengikuti acara tersebut.

“Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini, meskipun sudah lima kali berpartisipasi selama mondok di sini,” ujar Dzakir.

Acara berlangsung lancar dan diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi para santri, terutama dalam membekali mereka dengan kemampuan kepemimpinan dan kedisiplinan yang akan berguna di masa depan.

Din Syamsuddin: Jangan Sekali-kali Hapus Jasa Ulama

SOLO (jurnalislam.com)- Perjuangan menegakkan Kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari jasa para ulama. Jauh sebelum kemerdekaan, sekian abad lamanya, perlawanan terhadap Penjajah Belanda banyak dipimpin oleh para ulama dan zuama, dari Aceh hingga Ternate atau Tidore.

Begitu pula, perjuangan kebangsaan sejak awal Abad Keduapuluh Indonesia ikut didorong oleh munculnya pergerakan atau organisasi Islam, seperti Sarekat Islam, Muhammadiyah, Persis, Al-Irsyad, Nahdhatul Ulama, dan lain-lain yang selain mencerdaskan kehidupan bangsa juga secara nyata mengenyahkan penjajahan dari Bumi Indonesia.

Demikian ditegaskan oleh Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, Mantan Ketua Umum Muhammadiyah dan Mantan Ketua Umum MUI Pusat, pada Silaturahmi Ulama, dan Tokoh Islam se Solo Raya, (4/9/2024).

Silaturahmi yg diisi dengan tabligh akbar dihadiri sekitar 50 ribu jamaah yg memadati Ruang Depan Kantor Wali Kota Solo hingga melimpah ruah ke jalan raya. Ikut hadir memberi ceramah KH Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor), KH Ahmad Abdul Wafi Maimun (Tokoh NU), dan sejumlah ulama, zuama, pimpinan Ormas-Ormas Islam se Solo Raya. Acara diadakan untuk ketiga kalinya oleh Forum Silaturahmi Ulama dan Tokoh Islam Surakarta.

Din Syamsuddin yang tampil sebagai pembicara pertama mengulas peran tokoh Islam di seputar Proklamasi Kemerdekaan RI. Fakta sejarah mengatakan bahwa Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 tidak terlepas dari pesan tertulis ulama Muhammadiyah KH Abdul Mukti yg tinggal di Madiun kepada Bung Karno agar memproklamasikan Kemerdekaan RI pada Bulan Ramadhan.

Maka terjadilah proklamasi pada 17 Agustus 1945 bertepatan dengan Hari Jum’at, 9 Ramadhan 1367 H. Juga, warna Bendera Indonesia Merah-Putih adalah atas usul Habib Idrus bin Salim Al-Jufri, Pendiri Al-Khairat di Palu, Sulawesi Tengah.

Lambang Negara Garuda adalah atas usul Sultan Hamid II dari Pontianak. Tentu tak boleh dilupakan perjuangan melawan Agresi Sekutu dipimpin Inggeris di Surabaya 1947 didorong oleh Resolusi Jihad Pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari, dan Perang Gerilya mempertahankan kemerdekaan dipimpin oleh Jenderal Sudirman, tokoh Pandu Hizbul Wathan Muhammadiyah. Tidak boleh dilupakan juga jasa 73 Kesultanan Islam dari Aceh hingga Ternate atau Tidore yang dengan rela menyerahkan kekuasaan politiknya kepada Republik Indonesia tercinta.

Itu hanya sekelumit fakta sejarah. Maka, mengutip Bung Karno Jas Merah (Jangan Sekali-kali Melupakan sejaRah), dan juga, mengutip usulan Dr. Hidayat Nur Wahid, Jas Hijau (Jangan Sekali-kali Hapus Jasa Ulama), tandas Din Syamsuddin, yang disambut pekikan takbir segenap jamaah.

Oleh karena itu, Mantan Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini meminta agar jangan sampai ada Rezim Penguasa di Indonesia yg menampilkan sikap Islamofobis melalui keputusan atau kebijakan yg secara diam-diam dan sistematis menepis dan menepikan nilai-nilai agama. Sikap demikian, tegas Din Syamsuddin bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, kembali disambut jamaah dengan Pekikan Allahu Akbar.

Silaturahmi Ulama-Umat dalam bentuk Tabligh Akbar seperti di Solo itu patut ditiru oleh umat di daerah-daerah lain.

Polemik Pelarangan Hijab di RS Medistra, DSKS Minta Kemenkes Berikan Sanksi

SOLO (jurnalislam.com)- Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) ikut menganggapi terkait polemik pelamar tenaga kesehatan di Rumah Sakit (RS) Medistra dilarang berhijab.

“Meminta Penanggungjawab RS Medistra untuk mengklarifikasi pemberitaan tersebut,” kata tim advokasi DSKS Dr. Hery Dwi Utomo, SH., MH kepada jurnalislam pada Senin, (2/9/2024).

Heriy juga mendesak kepada pemerintah untuk melakukan investigasi terkait persoalan tersebut, ia juga menegaskan bahwa apabila terbukti, maka harus ada tindakan yang tegas dari pihak terkait.

“Meminta kepada Kementerian Kesehatan RI, DPR RI, Ombudsman RI dan Komnas HAM
untuk menginvestigasi dugaan pelanggaran aturan yang ada, serta memberikan sanksi bagi yang melanggarnya,” ungkapnya..

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut memberika kontrol terkait persoalan yang membuat kegaduhan publik tersebut.

“Menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melakukan kontrol sosial terhadap potensi potensi terjadinya kejadian serupa,” pungkasnya.

Kunjungan Paus Fransiskus Harus Jadi Momentum Mendesak Penghentian Penindasan Israel atas Palestina

JAKARTA (jurnalislam.com)- Jaringan Muslim Madani (JMM) berharap pemerintah memanfaatkan momentum kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia dan persaudaraan dalam kemanusiaan salah satunya dengan berbicara lebih lantang dalam menghentikan invasi Israel ke Palestina yang telah berlangsung sejak Oktober 2023 dan telah banyak memakan korban sipil, perempuan, dan anak-anak termasuk menghentikan perang Rusia vs Ukraina.

“Kunjungan Paus Fransiskus merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan Indonesia di tengah kondisi geopolitik dunia yang tengah memanas akibat perang Rusia vs Ukraina dan penindasan Israel atas Palestina. Ini harus jadi momentum penting Indonesia berbicara lebih lantang menyuarakan perdamaian dunia,” ujar Direktur Eksekutif JMM Syukron Jamal kepada media, Senin (2/9/2024).

Syukron menuturkan Indonesia memiliki peran strategis dalam mewujudkan perdamaian dunia dengan ideologi pancasila-nya dimana nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan dan keadilan sosial menjadi ruh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai tersebut menurut Syukron juga sejalan dengan visi vatikan yang selalu disuarakan oleh Paus Fransiskus dalam berbagai kesempatan.

“Indonesia dengan ideologi Pancasila-nya bisa menjadi role model dalam mewujudkan perdamaian dunia sekaligus menjadi jalan titik temu antar ketegangan di dunia saat ini baik dalam politik, sosial dan ekonomi, radikalisme, termasuk hal-hal yang mengancam kelanjutan kehidupan manusia seperti kerusakan lingkungan (climate change),” tuturnya.

Sebagai negara demokrasi dengan mayoritas penduduk muslim, dan latar belakang suku budaya beragam Syukron menyebut Indonesia juga memiliki peran strategis dalam upaya menghentikan berbagai konflik sosial politik yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Secara khusus terkait konflik Israel dan Palestina, JMM tegas Syukron mendorong agar pemerintah Indonesia memanfaatkan momentum kunjungan Paus Fransiskus dengan meminta Amerika dan sekutunya untuk menekan Israel menghentikan perang dan pendudukannya di wilayah Palestina termasuk menolak rencana pembangunan Sinagoge di komplek suci mesjid Al-Aqsa.

“Atas dasar perdamaian dan kemanusiaan, momentum ini harus betul-betul dimanfaatkan untuk menghentikan perang dan penindasan Israel yang telah memakan banyak korban warga sipil Palestina bagaimanapun caranya. Jika itu tidak dilakukan, maka upaya mewujudkan perdamaian dunia selamanya hanya akan menjadi jargon kampanye saja,” pungkasnya.

Hari Ber’Aisyiyah Semarang: Menguatkan Ideologi dan Menghadapi Tantangan Milenial

SEMARANG (jurnalislam.com)- Lebih dari 750 warga ‘Aisyiyah Kota Semarang menghadiri acara Hari Ber’Aisyiyah, yang diadakan oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Semarang, Ahad, (1/9/2024).

Dengan mengusung tema “Membangun Keluarga Sakinah di Era Milenial,” acara ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi dan penguatan ideologi, tetapi juga mempererat silaturahim antar warga ‘Aisyiyah.

Ketua PDA Kota Semarang, Aminah Kurniasih, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya Hari Ber’Aisyiyah sebagai wadah untuk memperkuat pemahaman Islam di kalangan warga ‘Aisyiyah.

“Acara ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Islam dan membentuk karakter Perempuan Berkemajuan, yang mencakup keimanan, ketakwaan, akhlaqul karimah, berpikir tajdid, beramal sholihah, berpikir wasatiyah, serta sifat inklusif,” jelasnya.

Tema besar yang diusung kali ini, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi warga ‘Aisyiyah untuk membentuk keluarga sakinah yang mampu mendidik generasi penerus dengan bijak, serta siap menghadapi tantangan zaman modern.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut, Aminah Kurniasih bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Dr. Endang Sarwiningsih, SE, MM, menyerahkan bingkisan penanggulangan stunting kepada warga di Candisari dan Semarang Tengah.

PDA Kota semarang turut berperan dalam penanggulangan stunting dengan optimalisasi peran cabang dan ranting Aisyiyah untuk bekerja sama dengan Puskesmas setempat melalui kegiatan-kegiatan di masyarakat, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ibu Hj Lintal Muna, M.Ag., dalam tausiyahnya memberikan bekal berharga kepada para ibu ‘Aisyiyah tentang bagaimana menghadapi tantangan di era milenial.

“Kunci menciptakan keluarga sakinah adalah ‘DUIT SEJUTA’: Doa, Usaha, Iman, Taqwa, Setia, Jujur, dan Tanggung Jawab,” ungkapnya dengan penuh hikmah.

SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Menerima Outing Class Siswa SD Muhammadiyah 20 Surakarta

SOLO (jurnalislam.com)- SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo menerima outing class 31 siswa-siswi kelas 6 SD Muhammadiyah 20 Solo pada Selasa (27/8/2024). Outing class guna memberikan kesempatan siswa-siswi belajar dan mengenal iklim pendidikan di sekolah menengah.

Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah PK, Muhdiyatmoko, M.Pd. menyambut baik dan hangat kunjungan outing class para siswa-siswi SD tersebut. Bahkan, Muhdiyatmoko pun turut mendampingi school tour untuk melihat-lihat lingkungan sekolah.

“Siapa yang mau bersekolah di sini? SMP Muhammadiyah PK memiliki banyak prestasi salah satunya menjadi seratus sekolah terbaik tingkat nasional dan terdapat fasilitas yang menunjang pengembangan bakat kalian. Selamat datang di sekolah yang menggembirakan dan penuh prestasi,” ujar Muhdiyatmoko yang disambut tepuk tangan dari para siswa SD.

Muhdiyatmoko pun menjelaskan profil sekolah kepada para siswa. Setelah itu, para siswa diajak untuk school tour melihat-lihat fasilitas yang ada di SMP Muh PK. 

Para siswa mengunjungi ruang kepala sekolah, ruang meeting room, UKS, ruang kelas, perpustakaan, ruang BK, ruang laboratorium komputer, studio musik, ruang IPM, GOR Surya Gemilang, lapangan futsal, dan lapangan basket. Para siswa juga tampak semangat berganti baju dengan memakai baju olahraga untuk mengikuti kegiatan futsal dan basket.

Guru pendamping, wali kelas 6, Vinandita Putri Utami, S.Pd., mengaku senang berkunjung ke SMP Muhammadiyah PK. Ia mengajak para siswa untuk melihat kegiatan pembelajaran, ekstrakurikuler yang ada di SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta. 

“Agar anak-anak mengetahui mau ke mana setelah lulus dari SD. Sepertinya banyak yang tertarik bersekolah di SMP Muhammadiyah PK. Program outing class kelas 6 tidak hanya menuju ke tempat wisata, tetapi juga SMP-SMP favorit di Solo raya. Salah satunya SMP Muhammadiyah PK Kottabarat ini,” jelasnya.

Wali kelas 6 tersebut juga mengungkapkan, dipilihnya SMP Muhammadiyah PK juga merupakan saran dari orang tua atau komite agar anak-anak mengetahui lebih dekat sekolahnya seperti apa. Menurutnya SMP Muhammadiyah PK memiliki pengembangan bakat esktrakurikuler yang beragam dan bagus serta sekolah swasta yang sangat favorit di Solo. 

“Tidak sembarangan siswa bisa masuk di SMP Muh PK. Tidak hanya berasal dari siswa yang mampu, tetapi juga akademik pinter dan hafalan Al Quran bagus. Hal yang penting lagi, jika sekolah di sini bisa ke luar negeri,” ungkapnya

Salah satu siswa kelas 6, Adzkia Fathimah Zain mengaku senang berkunjung ke sekolah ini. Ia bahkan ingin sekali bersekolah di SMP Muh PK. “Saya melihat ada banyak fasilitas, ruang lab, IPM, studio musik, dan ruang olahraga. Ke depan saya ingin bersekolah di sini,” jelasnya.

Mojolaban Juara Umum Mapsi, SD Muhammadiyah Palur Sumbangkan 3 Emas dan 1 Perunggu

SUKOHARJO (jurnalislam.com)– Kontingen SD Muhammadiyah Palur (SDMP) raih 3 emas dan 1 perunggu dalam helatan tahunan Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) Ke-26 Tingkat Kabupaten Sukojarjo Tahun 2024 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Senin, (26/8/2024).

Wakil Kepala Bidang ISMUBA Nur Laili Fauzi, S.Pd.I menyatakan, pada lomba mapsi ini siswa siswi SD Muhammadiyah Palur menyumbangkan 3 emas atas nama Arfa Syafiq Fauzani Cabang Hifdzil Qur’an Qur’an Putra, Ikmal Faqih Cabang Tilawah Al-Qur’an Putra serta R. Quinzino Dzaky Karebea dan Afika Maharani Cabang Duet Vokal Islami, 1 perunggu atas nama Ilyas Rahmansyah Cabang Adzan Iqamah.

“Total 8 emas dan 4 perunggu, dengan capaian tersebut Kecamatan Mojolaban dinobatkan sebagai juara umum, adapun SD Muhammadiyah Palur menyumbangkan 3 emas dan 1 perunggu” ujarnya. 

Dia menjelaskan atas segala ikhtiar tak kenal lelah dari anak-anak, kesabaran para pelatih, do’a ayah bunda, bapak ibu guru, seluruh murid SD Muhammadiyah Palur dan KKG PAI Mojolaban yang turut serta membantu.

“Peraih juara 1 insyaAllah masih berjuang di tingkat provinsi. Mari kita doakan bersama, agar ananda pada bulan november nanti dapat kembali menjadi juara 1,” harapnya.

Kepala SD Muhammadiyah Palur, Noor Afifah Rachmawati, S.Si mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih. Dengan penuh rasa syukur dan bangga, saya mengucapkan selamat kepada seluruh siswa peserta lomba dan tim mapsi yang telah berpartisipasi dalam lomba MAPSI tingkat Kabupaten. Ungkapnya

Dia menambahkan, prestasi luar biasa kita dengan meraih 3 medali emas dan 1 medali perunggu adalah bukti dedikasi, kerja keras, dan semangat tak tergoyahkan dari seluruh keluarga besar sekolah kita. Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan kemampuan akademis dan keterampilan, tetapi juga komitmen kita terhadap keunggulan.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan berprestasi lebih tinggi di masa depan. Terima kasih atas usaha dan kontribusi yang telah diberikan. Selamat dan teruslah berkarya!,” Tutupnya

STIM Surakarta Lakukan Penandatanganan MoU Dengan Ma’had Tsaqafah Al-Islamiyah Pattani Thailand

THAILAND (jurnalislam.com)- 26 Agustus 2025, Sekolah Tinggi Islam Al-Mukmin (STIM) Surakarta Mengadakan MoU dengan Ma’had Tsaqafah Al-Islamiyah Pattani Thailand. Ma’had ini memiliki 4000 Santri Akademik dan memiliki 250 Guru pada Senin, (26/8/2024).

Penandatangan MoU juga diikuti oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta lainnya yang dikoordinir oleh FKPTKIS berjumlah 27 PT.

MoU diharapkan adanya santri yang bisa kuliah di Indonesia diantaranya Sekolah Tinggi Islam ( STIM ) Surakarta, bisa juga Sebagai Tridharma Perguruan Tinggi diantaranya pertukaran Pelajar dan Pengajar, PPL, KKN maupun Penelitian dan Pengajaran.

Penandatangan ini langsung ditandatangani oleh Ketua STIM Surakarta, Dr. H. Sudarmadi Putra, M.Ud sedangkan dari Pihak Ma’had oleh Mudir Dr. Muhammad Hajeteh.

3 Dosen STIM Surakarta Berhasil Jadi Presenter dan Paper Terbaik pada Konferensi Internasional Terengganu Malaysia

MALAYSIA (jurnalislam.com)- Sekolah Tinggi Islam Al-Mukmin ( STIM ) Surakarta kembali mencatat prestasi gemilang di kancah internasional.

Dr. H. Sudarmadi Putra, M.Ud, Suratno, M.H dan Anis Budiriyanto, M.Pd, ketiga dosen dari Pendidikan Bahasa Arab ( PBA ) berhasil mempresentasikan sebagai presenter dalam konferensi internasional yang diselenggarakan di Universiti Sultan Zainal AbidinTerengganu, Malaysia pada Sabtu (24/8/2024).

Konferensi bertema “UniSZA International Multisdiciplinary Confrence” ini dihadiri oleh para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai Negara Asia.

Ketua STIM Surakarta Periode 2020-2024 yang juga mengikuti Kegiatan tersebut merasa bangga dan bersyukur, STIM Mendunia menjadi Kenyataan. ini adalah Prestasi dan Kompetensi dosen-dosen STIM berkwalitas tingkat global.

Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2024 Resmi Digelar, Proyeksikan Angkut Hingga 21 Ribu Penumpang

JAKARTA (jurnalislam.com)– Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia dengan menggandeng BRImo sebagai official mobile banking partner dan bekerja sama dengan exhibitor travel agent dan non-travel agent pada hari ini, Jumat (23/8) resmi menggelar Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2024 bertempat di Grand Atrium & Mossaic Walk Kota Kasablanka Mall, Jakarta Selatan.

Para pengunjung selanjutnya dapat menikmati berburu penawaran harga terbaik yang ditawarkan selama GUTF 2024 berlangsung mulai hari ini, Jumat, 23 Agustus hingga 25 Agustus 2024 mendatang mulai pukul 10.00-21.00 WIB.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, bahwa gelaran GUTF 2024 kali ini merupakan inisiatif berkelanjutan Garuda Indonesia sebagai national flag carrier untuk menjembatani kebutuhan aksesibilitas transportasi udara bagi masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci melalui penyediaan layanan penerbangan yang aman dan nyaman dengan penawaran harga yang kompetitif dan berbagai nilai tambah lainnya.

“Mempertimbangkan populasi masyarakat Muslim Indonesia yang merupakan salah satu populasi muslim terbesar di dunia, gelaran GUTF 2024 kali ini tentunya kami laksanakan untuk menjawab peningkatan permintaan perjalanan menuju Tanah Suci dari tahun ke tahun,” jelas Irfan.

Pada gelaran umrah travel fair yang kedua kali ini, Garuda Indonesia menghadirkan sejumlah penawaran paket umrah dan haji plus serta promo tiket penerbangan perjalanan umrah untuk group booking dengan harga spesial yakni rute Jakarta-Jeddah pp mulai Rp13,9 jutaan, Jakarta-Madinah pp mulai Rp14,4 jutaan, serta penerbangan business class mulai dari Rp31,2 jutaan untuk rute Jakarta-Jeddah pp dan Rp31,6 jutaan untuk rute Jakarta-Madinah pp dengan periode perjalanan mulai 1 September 2024 sampai 31 Juli 2025.

Melihat pelaksanaan GUTF di tahun 2023 lalu yang berhasil mencatatkan transaksi yang mencapai lebih dari 133 persen dari nominal transaksi yang ditargetkan dengan total pembelian tiket penumpang perjalanan umrah mencapai 17.403 penumpang, pada gelaran GUTF tahun ini Garuda Indonesia memproyeksikan akan terdapat peningkatan sebesar 20,67 persen atau hingga 21 ribu penumpang.

Adapun sampai dengan bulan Juli lalu di tahun ini, Garuda Indonesia telah mengangkut lebih dari 170 ribu penumpang menuju rute Timur Tengah di mana angka tersebut akan terus tumbuh sampai dengan periode akhir tahun 2024.

Sementara itu, para pengunjung juga mendapatkan kesempatan berupa potongan pembelian deposit sebesar Rp2 juta untuk tiap penumpangnya serta berkesempatan untuk mendapatkan harga tiket economy class senilai Rp11,7 juta melalui program Happy Hour.

Di samping penawaran harga khusus tiket penerbangan umrah, Garuda turut menghadirkan beragam program menarik lainnya seperti Welcome Bonus 1.700 poin GarudaMiles, Double Deals pembelian GarudaMiles Gold Privilege, potongan 20 persen untuk akses Lounge Bandara Soekarno Hatta, serta diskon hingga 25 persen berbelanja di kanal GarudaShop.

Adapun bersama dengan BRImo yang menjadi official mobile banking partner GUTF Tahun 2024 kali ini juga memberikan added value para pengunjung yang juga merupakan pengguna BRImo, yaitu berupa cashback Saldo BRImo Rp100 ribu, cashback hingga Rp1 juta bagi pemegang Kartu Debit BRI, dan kesempatan untuk mendapatkan hadiah menarik lainnya bagi pemilik Tabungan BritAma.

“Melihat tren permintaan perjalanan umrah dan tingginya animo masyarakat, kami memiliki optimisme tersendiri terhadap geliat pangsa umrah yang tentunya akan terus kami optimalkan. Gelaran GUTF ini tentunya dapat menjadi inisiatif bagi Perusahaan dalam memaksimalkan potensi penerbangan umrah bagi jemaah muslim di Indonesia yang sejauh ini terus bertumbuh,” tutup Irfan.