Operasi Omari: 4 APC Musuh Hancur di Shahwalikot, Komandan dan Puluhan Pasukannya Tewas

KANDAHAR (Jurnalislam.com) – Sebuah konvoi musuh besar tiba dari kota Kandahar ke wilayah Kata Sang Kabupaten Shahwalikot kemarin sore untuk meluncurkan serangan terhadap posisi mujahidin, Al Emarah News melaporkan, Rabu (27/04/2016).

Mujahidin membalas dan memukul serangan musuh, memaksa mereka untuk mundur menuju daerah Borgani setelah 3 APC hancur dan puluhan pasukan bayaran tewas dan luka-luka. 2 komandan musuh, yaitu Lalai dan Sadiq juga tewas.

Konvoi musuh lain yang tiba dari Tarinkot ke daerah Kokhi untuk membantu rekannya juga terlibat pertempuran dengan Taliban, mujahidin menghancurkan APC lain serta membunuh dan melukai beberapa pasukan musuh.

Dikatakan bahwa komandan paling penting (Haji Lala) dari kepala polisi terkenal Kandahar – Razziq – juga terluka dalam pertempuran itu.

Kemudian dari ibukota provinsi Ghor mengatakan bahwa Mujahidin Imarah Islam berhasil menguasai pos pemeriksaan Kasi selama operasi semalam di pinggiran ibukota, menewaskan 3 polisi dan 2 serdadu ANA (Afghanistan National Army) serta menyita sebuah truk pickup.

Secara terpisah, pasukan musuh terlibat dengan senjata berat dan ringan di daerah ibukota Ghalmin pada Rabu pagi hari mengakibatkan sebuah truk bahan bakar musuh hancur, 2 truk pickup disita, 6 orang sewaan ditahan dan beberapa orang bersenjata lainnya tewas atau terluka.

Segala puji bagi Allah saja, tidak ada Mujahidin yang dirugikan dalam operasi sukses itu.

Laporan juga datang di provinsi Nangarhar sedikitnya tiga milisi Arbaki tewas dan dua lainnya luka-luka di distrik Khogiyani hari yang sama, Rabu, ketika Mujahidin memukul pos-pos musuh dengan senjata berat.

Dalam laporan lain dari Nangarhar, 9 tentara musuh menyerah kepada Mujahidin dengan membawa senjata di distrik Shirzad provinsi ini.

 

Deddy | Alemarah | Jurnalislam

Pejabat Militer: Sedikitnya 27 Tentara Yaman Tewas dan 60 lebih Terluka saat Menyerang AQAP di Mukalla

YAMAN (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 27 tentara Yaman tewas dalam serangan pemerintah yang didukung oleh pasukan pimpinan Saudi, untuk mendorong mujahidin AQAP (al-Qaeda Semenanjung Arab) keluar dari kota kunci di tenggara, Mukalla, pejabat militer dan petugas medis mengatakan pada hari Rabu, 27 April 2016, Al Arabiya News Channel melaporkan.

Sementara itu kehidupan sudah berlangsung normal kembali di kota pelabuhan tersebut, kata penduduk. Lebih dari 60 tentara lainnya terluka dalam operasi yang dimulai pada akhir pekan saat pasukan pemerintah menyerang Mukalla, ibukota provinsi Hadramaut, kata para pejabat.

Kota ini dikuasai oleh mujahidin AQAP selama lebih dari setahun. Merebut kembali Mukalla adalah bagian dari serangan luas terhadap al Qaeda yang diluncurkan oleh pasukan pro-pemerintah bulan lalu setelah satu tahun sebelumnya mereka fokus pada pemberontak Syiah Houthi yang mengendalikan ibukota Sanaa.

Kehidupan mulai kembali normal pada hari Rabu di Mukalla, sebuah kota berpenduduk sekitar 200.000 orang. Toko dan kantor-kantor pemerintah dibuka kembali setelah serangan, kata penduduk.

Staf di bandara dan pelabuhan Mukalla juga kembali bekerja untuk pertama kalinya sejak April tahun lalu, ketika mujahidin Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) menonaktifkan, para pejabat di kota itu mengatakan.

Selama setahun kemarin, AQAP memberlakukan interpretasi hukum syariah dengan teratur, antara lain; melarang konsumsi narkotika, rokok, qat, yang sebelumnya merupakan andalan kehidupan sosial Yaman, dan menghancurkan makam Sufi mistik yang dikultuskan

Pada hari Selasa (26/04/2016), sebuah pesawat tak berawak (drone) AS membom mobil pemimpin Al-Qaeda di Zinjibar, di provinsi tetangga Abyan, Ali al-Shanna. Serangan tersebut hanya membunuh sopirnya sedangkan Ali al-Shanna tidak sedang berada di dalam kendaraan, kata sumber-sumber keamanan.

Washington telah melancarkan serangan jarak jauh dengan menggunakan drone terhadap AQAP sejak November 2002, ketika menargetkan anggota AQAP yang diduga sebagai tokoh pengeboman sebuah kapal perusak AS pada Oktober 2000 yang menewaskan 17 angkatan laut AS di pelabuhan selatan Aden.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Turki Hancurkan Peluncuran Roket IS di Perbatasan Suriah

TURKI (Jurnalislam.com) – Militer Turki menghancurkan lokasi peluncuran roket milik kelompok IS yang melintasi perbatasan Suriah pada Selasa, kata sumber keamanan, lansir World Bulletin, Rabu (27/04/2016).

Situs yang terletak di utara Aleppo, 12 kilometer (7 mil) selatan dari perbatasan dengan provinsi Kilis Turki, yang telah terpukul oleh banyak serangan roket dari wilayah yang dikendalikan IS di Suriah dalam beberapa bulan terakhir, mengakibatkan setidaknya 17 kematian .

Sumber itu, yang berbicara dengan syarat anonim karena pembatasan berbicara kepada media, mengatakan situs peluncuran yang terletak 26 km (16 mil) dari kota Kilis diidentifikasi oleh pesawat dan terkena tembakan artileri dari dalam Turki.

Sebelas milisi IS juga tewas, kata sumber itu.

Badai howitzer menghancurkan sebuah bangunan tiga lantai tapi tidak ada informasi tentang jatuhnya korban IS.

Situs peluncuran lain dihancurkan oleh serangan artileri pada hari Senin.

Kilis telah menerima 46 serangan roket IS di mana 61 orang telah terluka sejak pertengahan Januari.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Serangan Udara Rusia Hantam Rumah Sakit “Quds” di Aleppo, 30 Orang Tewas

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 30 orang tewas dan 62 lainnya luka-luka Rabu (27/04/2016) ketika sebuah pesawat tempur Rusia menargetkan rumah sakit lapangan di lingkungan al-Sokkari Aleppo, kata seorang pejabat pertahanan sipil, lansir Anadolu Agency, Rabu.

Ibrahim Haji Ibrahim, seorang pejabat pertahanan sipil di Aleppo, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa serangan terhadap rumah sakit Quds menyebabkan sejumlah orang tewas dan luka-luka, termasuk staf medis, wanita dan anak-anak. Ia kuatir jumlah korban tewas mungkin meningkat.

Ibrahim menambahkan bahwa tim penyelamat yang bergegas ke rumah sakit yang diserang tersebut juga ditargetkan dalam serangan udara lain.

Pada hari Selasa (26/04/2016), sedikitnya 18 warga tewas dan lebih dari selusin lainnya terluka dalam serangan udara Rusia di provinsi Aleppo utara Suriah, menurut seorang pejabat pertahanan sipil Suriah.

Rusia mulai melancarkan intervensi militer di Suriah pada bulan September tahun lalu, dilaporkan setelah permintaan resmi oleh rezim Syiah Nushairiyah Bashar al-Assad meminta bantuan untuk menghadapi kelompok-kelompok mujahidin Suriah.

Pada bulan Maret, Rusia mengumumkan pengurangan sebagian pasukannya di Suriah, namun sejumlah armada perangnya masih bercokol.

Menurut penghitungan yang disusun oleh Anadolu Agency, lebih dari 361.000 orang telah tewas di Suriah sejak konflik meletus pada tahun 2011.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

 

HUT ke-17 Kota Cilegon, HMI: Cilegon Harus Bersih Dari Korupsi, Maksiat dan Narkoba!

CILEGON (Jurnalislam.com) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cilegon menggelar aksi damai bertajuk “Cilegon Harus Bersih dari Korupsi, Maksiat dan Narkoba” di Landmark Kota Cilegon, Rabu (27/4/2016). Aksi itu dilakukan dalam rangka memperingati hari jadi kota Cilegon ke-17. Seperti diketahui, tanggal 27 April merupakan hari jadi kota Cilegon.

“HMI melakukan aksi damai refleksi kota Cilegon, kita membawa tema Cilegon bersih dari korupsi, maksiat dan narkoba,” kata koordinator aksi, Lutfi Mubarok kepada Jurnalislam di sela-sela aksi.

HMI menilai, kasus narkoba yang sedang mewabah di dalam pemerintahan Cilegon tidak diusut dengan benar dan membingungkan masyarakat. “Kesimpangsiuran BNN dan DPRD karena tidak mempublikasikan hasil tes urin kepada masyarkat,” cetusnya.

Menurutnya, banyaknya tenaga kerja asing yang datang ke kota Cilegon memicu meledaknya tempat hiburan malam yang sangat meresahkan masyarakat.

Lutfi menegaskan, pemerintah seharusnya menutup semua hiburan malam, tidak hanya segelintir tempat hiburan kecil sedangkan yang besar tidak ditutup.

“Pada bulan Februari pemerintah menutup warung remang-remang, tetapi tempat hiburan malam yang besar di depan kota tidak ditutup, ini menjadi pertanyaan apakah ada kongkalingkong antara pemerintah dengan pemilik hiburan itu? Ini sangat membingungkan,” tegas Lutfi.

“Hiburan yang besar-besar masih saja terlihat, coba saja lihat pada jam satu sampai tiga malam di tengah kota Cilegon,” tambahnya.

Banyaknya para pekerja asing yang datang ke Cilegon dengan visa wisata dinilai HMI sebagai bentuk kelalaian Pemerintah. Untuk itu, HMI meminta pemerintah untuk melakukan pengawalan terhadap regulasi ketenagakerjaan asing.

“Pemerintah sudah kecolongan, sidak seluruh perusahaan yang memperkerjakan pekerja asing,” tegas Lutfi.

Dalam perjalanannya, lanjut Lutfi, angka kasus korupsi dalam pemerintahan Cilegon memang tidak banyak, namun HMI menghimbau kepada pemerintah dan masyarakat untuk senantiasa mencegah munculnya tindakan korupsi di tubuh pemerintah Kota Cilegon.

“Kritikan dari kami adalah untuk membangun kota Cilegon menjadi lebih baik lagi, semoga ini dapat menjadi masukan untuk pemerintah terhadap pembangunan kota Cilegon,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Fajar | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Santri Ciumi Tangan Hary Tanoe, KH Anang Rizka: Jangan Rendahkan Diri di Hadapan Non Muslim

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pimpinan Pondok Modern Tazakka, Batang, Jawa Tengah, KH Anang Rizka Masyhadi menegaskan, umat Islam jangan merendahkan diri di hadapan non muslim. Pernyataan itu ia sampaikan menanggapi banyaknya pertanyaan terkait tersebarnya foto pimpinan partai Perindo, HarY Tanoe yang disambut hangat oleh santri dan pengasuh pondok pesantren saat ia mengunjungi sejumlah pesantren belum lama ini.

Berikut tanggapan ulama alumnus Gontor itu itu yang ditulis dalam akun facebook miliknya pada Senin (25/4/2016):

“Karena banyaknya pertanyaan yang masuk ke saya terkait foto di atas, maka saya merasa perlu menyampaikan sikap sbg salah seorang yang diamanati mengasuh sebuah pesantren:

Kedua pemandangan di atas sungguh sebuah ironi. Terlepas dari perdebatan fiqhiyah boleh tidaknya non-muslim masuk masjid, akan tetapi ada bbrp hal yg perlu saya kritisi:

1. Jangan merendahkan diri di hadapan non-muslim, apalagi dg reputasi pergerakan yg nyata-nyata seringkali melukai hati umat, spt penyelenggaraan miss word, dsb.

2. Santri perlu dididik tentang makna "izzah" dan "iffah" yaitu kemuliaan jati diri sebagai muslim dan kesuciannya. Ini harus diteladankan oleh kiainya, orang non-muslim spt HT mnrt saya tdk pantas dicium tangan. Santri lebih mulia.

3. Lebih miris lagi adalah pemandangan santriwati yg berebut menyalami HT dan menciumi tangannya. MasyaAllah, ini pemandangan yang menyayat hati. Selain karena faktor non-muslim, apakah dibenarkan gadis-gadis muslimah yg suci dan mulia itu mengerubuti HT seperti itu? Dimana ajaran dan syariat Islam diletakkan? Sungguh, saya malu sebagai muslim.

4. Jangan mengotori kesucian dan keikhlasan para santriwati itu. Mereka adalah amanah umat yang harus dijaga betul, di saat banyak pula gadis-gadis usia sekolah yg sdh terlibat seks bebas, narkoba dll. Para santri/wati adalah aset mahal yg dimiliki umat.

5. Sementara, di pesantren kami di Gontor Putri, dengan ribuan santriwatinya, kiai pengasuh saja tdk boleh bersentuhan berlebihan seperti itu.

6. Klo soal toleransi dan menghormati tamu, itu soal lain. Tapi tidak sampai sebegitunya. Kami biasa menerima tamu non-muslim, tionghoa, bahkan juga ada yg hindu dsb. Sudah puluhan bahkan tak terhitung lagi. Mereka datang dlm rangka bicara kerjasama yg dinamis. Kami hormati layaknya tamu secara WAJAR & SEJAJAR. Diterima di ruang pimpinan, bukan di masjid, dan santri pun menerimanya scr wajar. AlhamdulilLaah mereka sdh kami pahamkan antara menghormati tamu dan memelihara "izzah" dan "iffah".

7. Tetapi ada juga tamu-tamu non-muslim yang kami tolak datang, karena reputasinya yang sangat kelam; spt pengusaha hitam, peminum berat, tukang judi, dan keburukan-keburukan lainnya. Mhn maaf, klo yg spt ini tidak bisa kami terima.

8. Akan tetapi banyak pula, bahkan sdh puluhan non-muslim yg datang utk menyatakan keislamannya. Kami sambut hangat dan disyahadatkan di masjid disaksikan para santri, utk selanjutnya didoakan dan diberi hadiah karena mualaf. Selanjutnya kami dampingi dg guru yg akan membimbingnya ttg islam.

9. Inilah wolak-walike zaman. Dibutuhkan kecerdasan, kematangan dan tentu saja keteguhan iman para pemimpin umat, terutama yang mengasuh pesantren.

Eman-eman pesantrennya, ini benteng umat!!!

Ya Allah, tunjukilah kami jalan-Mu yang lurus.

@Anang Rikza Masyhadi

 

Sumber: Facebook | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Al Qaeda Eksekusi Aktivis LGBT Penghina Islam Bangladesh

BANGLADESH (Jurnalislm.com) – Sebuah tim dari beberapa mujahidin menyamar sebagai petugas pengiriman barang kemudian mengeksekusi seorang aktivis LGBT, Xulhaz Mannan, dan temannya di ibukota Bangladesh Dhaka kemarin. Orang-orang itu dilaporkan dibunuh dengan parang di sebuah flat di Mannan, lansir The Long War Journal, Selasa (26/04/2016).

Anshar al Islam, cabang Bangladesh dari Al Qaeda di benua India (AQIS), dengan cepat mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut dalam pesan yang dirilis pada Twitter dan situs media sosial lainnya.

Laporan akurat AQIS atas pembunuhan tersebut adalah yang terbaru pada sebuah tokoh LGBT  penghina Islam dan penyebar perilaku tidak bermoral pada masyarakat luas.

Pembunuhan tersebut menunjukkan bagaimana al Qaeda mencoba untuk memberi peringatan bagi para penghina Islam.

Mannan adalah pendiri majalah LGBT di Bangladesh dan bekerja untuk Kedutaan Besar AS di sana selama delapan tahun sebelum bergabung dengan USAID. Dia dan temannya, Samir Mahbub Tonoy, secara khusus ditargetkan oleh AQIS karena aktivisme LGBT mereka.

"Dengan rahmat Allah Swt, para mujahidin Anshar al-Islam (AQIS cabang Bangladesh) mampu membunuh Xulhaz Mannan dan rekannya Samir Mahbub Tonoy," bunyi klaim tanggung jawab kelompok. Versi bahasa Inggris pesan tersebut, yang dirilis dalam beberapa bahasa, dapat dilihat di bawah.

"Mereka adalah perintis dalam mempraktekkan dan mempromosikan homoseksualitas di Bangladesh," lanjut pernyataan AQIS. "Xulhaz Mannan adalah direktur Roopbaan (sebuah kultus yang terdiri dari kaum gay dan lesbian) sementara Samir Mahbub Tonoy adalah salah satu aktivis yang paling penting. Mereka bekerja siang dan malam untuk mempromosikan homoseksualitas di kalangan rakyat negeri ini sejak tahun 1998 dengan bantuan dari majikan mereka, tentara salib AS dan sekutu India-nya."

Pembunuhan Mannan dan Tonoy merupakan bagian dari kampanye AQIS yang sedang berlangsung, dengan memilih target spesifik untuk dibunuh.

Anshar al Islam, mengidentifikasi "target berikutnya" menjadi delapan kategori, mulai dari orang-orang yang diduga telah menghina Allah atau Nabi Muhammad hingga mereka "yang menentang syariah (hukum) Islam dengan pembicaraan atau tulisan-tulisan mereka atau menunjukkan kesombongan terhadap syariah Islam atau menghina syariah Islam."

Mannan dan Tonoy mungkin ditargetkan untuk mati karena AQIS memasukkan mereka dalam kategori ketujuh. Bunyinya: "Mereka yang terlibat dalam menyebarkan pornography, kecabulan dan hal yang memalukan dalam masyarakat Muslim. Dengan memperhatikan bahwa, ada hukum hukum yang berbeda dalam Syariah Islam antara melakukan sesuatu yang haram/dilarang secara pribadi dengan menyebarkannya di masyarakat luas."

Sebagian besar korban yang ditargetkan oleh AQIS sejauh ini diduga menghina agama Islam.

Pada Mei 2015, pemimpin AQIS Asim Umar, mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan enam orang yang diduga "penghujat." Umar menyatakan bahwa mereka bertanggung jawab atas pembunuhan Rajib Haider (blogger yang dibunuh pada bulan Februari 2013), Muhammad Shakil AUJ (dekan Studi Islam di Universitas Karachi yang ditembak pada September 2014), Shafiul Islam (seorang profesor di Rajshahi University yang tewas pada September 2014), Aniqa Naz (blogger Pakistan), Avijit Roy (blogger atheis terkemuka yang dibunuh pada Februari 2015) dan Washiqur Rahman (seorang blogger yang tewas Maret 2015).

"Segala puji bagi Allah, pembunuhan ini merupakan bagian dari serangkaian operasi yang diprakarsai oleh berbagai cabang al Qaeda atas perintah pemimpin kami yang dihormati Syeikh Ayman al Zawahiri (semoga Allah melindunginya)," kata Umar dalam video pada bulan Mei 2015. "Hal ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memenuhi sumpah Syeikh Usamah [bin Laden] (semoga Allah merahmatinya)."

Umar menghubungkan serangkaian pembunuhan tersebut dengan serangan jihadis lainnya, termasuk pembantaian di kantor penghina Islam Charlie Hebdo di Paris pada bulan Januari 2015. Para mujahidin AQAP "telah mengajarkan pelajaran untuk penghujat di Perancis, Denmark, Pakistan dan sekarang di Bangladesh," ujar Umar. Dia mengatakan kampanye pembunuhan al Qaeda adalah bagian dari "perang yang sama … apakah itu berjuang melawan drone [di Pakistan utara] atau melawan pena Charlie Hebdo yang terkutuk."

AQIS mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tambahan dan berusaha melakukan pembunuhan di bulan-bulan berikutnya mengikuti pesan Umar. Pada bulan Januari, Global Islamic Media Front (GIMF) mencatat Infographic (terlihat di bawah) secara online tentang beberapa serangan lain.

Awal bulan ini, AQIS mengatakan bahwa pejuangnya bertanggung jawab atas kematian Nazimuddin Samad, yang dituduh mengejek Allah di Facebook.

AQIS mengatakan bahwa korbannya dipilih dengan tepat. "Kami tidak menargetkan setiap blogger atheis," bunyi kriteria penargetan organisasi. "Kami tidak memiliki masalah dengan agama-agama atau keyakinan lain tetapi kita tidak akan mentolerir siapa pun yang menghina Nabi Muhammad (Islam) . Kami menargetkan mereka yang menghina Nabi kami atas nama Ateisme, Kebebasan Berbicara (Free Speech) atau Kebebasan Berpikir (Free Thinking)."

Dan jihadis sekarang menargetkan aktivis LGBT juga.

Deddy | TLWJ | Jurnalislam

Di Hadapan Ribuan Nahdliyin Banyuwangi, Ustadz Abu Tholut Beberkan Kesesatan Khawarij

BANYUWANGI (Jurnalislam.com) – Ribuan umat Islam Rogojampi, Banyuwangi menghadiri pengajian Ahad Wage yang diadakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama  (MWCNU) Rogojampi dan Jama'ah Ansharusy Syariah Majmuah Banyuwangi, di Masjid Jamie Rogojampi, Ahad (24 April 2016).

Tidak seperti biasa, pengajian Ahad Wage kali ini mendatangkan Ustadz Abu Tholut al Jawy yang didaulat oleh panitia untuk menjelaskan kesesatan faham Khawarij yang sudah merebak di Indonesia.

Acara yang dimulai pada pukul 20.00 itu dibuka oleh KH. Khoiri Zein selaku Rois PCNU Banyuwangi. Dalam sambutannya, KH Khoiri menjelaskan pentingnya tema tersebut untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya faham khawarij yang mengancam negeri. Sebab, faham tersebut telah memecah belah ukhuwah kaum muslimin di Indonesia dan mengancam keutuhan negeri.

Dalam pemaparannya, Ustadz Abu Tholut menjelaskan tentang sejarah munculnya faham Khawarij.

“Sejak zaman sahabat Rasulullah SAW, faham khawarij sudah ada. Karakter dari pengikut faham Khawarij ini sejak zaman sahabat hingga sekarang adalah sama, yaitu mereka mengkafirkan kaum muslimin tidak diatas dasar faktor pengkafiran,” jelasnya.

Reporter: Tyo | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

 

Masjid Fatimah Surakarta Diresmikan, Relawan ECR Adakan Pengobatan Gratis

Karanganyar (Jurnalislam.com) – Emergency and Crisis Response (ECR) dan Takmir Masjid Fatimah Desa Buran, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar mengadakan Bakti Sosial berupa pelayanan medis dan pengobatan Thibun Nabawi, Ahad, (24/4/2016).

Sebanyak 112 peserta mendapatkan pelayanan pengobatan dari 4 Dokter dan 12 Relawan Thibun Nabawi.

Ketua Takmir Masjid Fatimah DR Triyono mengatakan, "Ada tiga tujuan yang hendak kita capai dalam pembangunan Masjid ini, yang pertama amal, kedua pendidikan dan yang ketiga adalah sosial," katanya.

"Sedangkan Baksos pada hari ini adalah sosial kepada masyarakat yang membutuhkan," sambung Dosen Teknik Universitas Negeri Surakarta itu.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari itu merupakan rangkaian acara Tabligh Akbar dalam rangka peresmian masjid Fatimah. Tabligh Akbar diisi oleh Ustadz Nur Islam dari Pondok Pesantren Al Kahfi Surakarta.

Dalam tausyiyahnya Ustadz Nur Islam mengungkapkan pentingnya bersyukur kepada Allah SWT sekalipun kita dalam kondisi sakit.

Reporter: Riyanto | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Biksu Budha Bangun Stupa di Lingkungan Masjid, Pemimpin Muslim Myanmar Tenangkan Umat

MYANMAR (Jurnalislam.com) – Salah satu pemimpin tinggi Muslim Myanmar mendesak muslim untuk tenang pada hari Selasa (26/04/2016), setelah ia dilaporkan bahwa biksu Budha militan dan murid-muridnya mencoba menghasut kekerasan dengan membangun struktur Buddha ilegal di lingkungan Masjid di tenggara negara itu, lansir World Bulletin, Selasa.

"Mereka adalah orang-orang yang ingin membuat situasi tidak stabil (antara mayoritas umat Buddha dengan minoritas Kristen dan Muslim)," Tin Maung Dari, sekretaris jenderal Dewan Agama Islam Myanmar, mengatakan.

"Kami meminta muslim tidak bertengkar dengan mereka. Kami tidak ingin melihat kekerasan antar-komunal lagi."

Pada Senin malam, biksu kuat Buddha Thu Zana, yang dikenal sebagai Myaing Gyi Ngu Sayadaw (Abbas), dan murid-muridnya membangun sebuah stupa – struktur seperti gundukan atau hemispherical berisi relik Buddha – di desa Shwe Gone di Karen meskipun pengurus masjid dan pejabat pemerintah daerah merasa keberatan.

Itu adalah upaya kedua untuk mendorong Buddhisme di daerah tersebut dalam seminggu terakhir, setelah Thu Zana, orang kunci dalam kelompok pemberontak Karen Buddha, Tentara Karen Buddha Demokratik (the Democratic Karen Buddhist Army-DKBA), membangun stupa illegal di dekat sebuah gereja Kristen.

Tin Maung Dari mengatakan bahwa Sayadaw sebelumnya telah memerintahkan pengikutnya untuk menghancurkan sebuah masjid dengan dinamit di desa Thakhutkone di negara bagian Karen setelah umat Islam menolak untuk meninggalkan desa.

Myanmar Times melaporkan pada hari Selasa bahwa pihak berwenang di negara bagian Karen mengatakan mereka tidak akan membiarkan Abbas membangun stupa lagi di dekat bangunan milik agama-agama lain.

Myanmar Times mengutip Menteri Negara untuk Urusan Agama U Min Tin Win yang mengungkapkan kekecewaannya, mengatakan tindakan tersebut bisa menyebabkan konflik antara kelompok agama.

Pada tahun 2013, kekerasan komunal antara etnis Buddha dan Muslim di Rakhine menewaskan ratusan warga Muslim dan sekitar 100.000 orang mengungsi di kamp-kamp dan lebih dari 2.500 rumah Muslim Rohingya dibakar oleh pengikut Budha.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam