Me-DAN dan MUI Banyuwangi Sepakat Akan Adakan Aksi Solidaritas untuk Muslim Aleppo

BANYUWANGI (Jurnalislam.com) – Menanggapi peristiwa memilukan yang menimpa umat Islam di Aleppo, Suriah, mendorong Medis dan Aksi Kemanusiaan (Me-DAN) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuwangi untuk melakukan aksi solidaritas.

Hal tersebut disepakati usai tim Me-DAN yang bersilaturahmi ke kediaman ketua MUI Banyuwangi, KH Muhammdad Yamin di Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (3/5/2016). Me-DAN yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum, dr Didik Sulasmono menyampaikan kondisi terkini di Aleppo yang membuat Kyai Yamin tak kuasa menahan air mata.

Keduanya sepakat bahwa perlunya aksi nyata dalam menyikapi krisis kemanusiaan yang terjadi di berbagai tempat belahan bumi termasuk di Aleppo, Suriah.

“Kita harus mengadakan pembelaan terhadap saudara muslim yang terdzalimi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab itu, minimal doa kemudian penggalian dana,” tegas Kyai Yamin.

“Saya akan sampaikan ke teman-teman ulama Banyuwangi serta anggota MUI Banyuwangi dan saya yakin Insya Allah mereka sependapat dengan saya,” tambahnya.

dr Didik mengapresiasi tanggapan positif MUI Banyuwangi. Dr Didik kemudian memaparkan program-program Me-DAN dalam waktu dekat untuk yang berhubungan dengan krisis kemanusiaan yang terjadi Aleppo.

Diakhir pertemuan, Me-DAN dan MUI sepakat mengundang semua elemen umat Islam untuk menggelar aksi solidaritas untuk kaum Muslimin di Aleppo.

Reporter: Sunaryo | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

39 Pasukan Bayaran dan ANA Tewas dalam Pertempuran di Distrik Sangin, Afghanistan

HELMAND (Jurnalislam.com) – Laporan dari distrik Sangin mengatakan bahwa 39 pasukan bayaran dan ANA (Afghanistan National Army) tewas dalam serangan Senin malam oleh Mujahidin, Al Emarah News melaporkan, Selasa (03/05/2016).

Pada sekitar pukul 20:30 waktu setempat, Mujahidin terlibat pertempuran dengan tentara sewaan antara daerah Haji Kaka Jama dan Bazaar Chawk, memicu bentrokan berat yang berlangsung sampai sekitar pukul 23:00 di mana APC musuh dihancurkan dengan tembakan artileri 82mm, 19 polisi ANA dibunuh serta 10 lainnya luka-luka.

Pasukan ini dipaksa untuk mengambil posisi di daerah tersebut oleh penjajah asing beberapa hari sebelumnya.

Mujahidin juga melakukan serangan terhadap pos Sanjedo Dasht, menewaskan 4 orang dan melukai 2 lainnya sementara 3 orang upahan tewas dan empat luka-luka ketika serangan lain menargetkan basis besar musuh di daerah Pan Kili.

Mujahidin juga melancarkan serangan bersenjata pada pos pemeriksaan besar musuh yang terletak di daerah Kertaki dekat dengan pusat distrik Garmsir, pada sekitar pukul 11.00 waktu setempat tadi malam.

Serangan menggunakan senjata berat dan ringan tersebut berlangsung selama sekitar satu jam, 5 orang sewaan termasuk komandan Abdul Bari tewas dan 4 luka-luka. Kendaraan sedan, 3 sepeda motor, 4 senapan, pistol dan jumlah besar peralatan lainnya disita.

Menyusul penyergapan pos, musuh pengecut melarikan diri dan meninggalkan 5 pos pemeriksaan lain sehingga sejumlah area yang luas jatuh di bawah kendali Mujahidin.

Segala puji bagi Allah saja, tidak ada Mujahidin yang dirugikan dalam pertempuran.

 

Deddy | Alemarah | Jurnalislam

Moskow Kirim Utusan PBB untuk Pembicaraan Damai Setelah Aleppo Hancur Lebur Dibom Rusia

SURIAH (Jurnalislam.com) – Upaya putus asa untuk menyelamatkan gencatan senjata Suriah bergeser ke Moskow pada hari Selasa karena kota kedua Suriah, Aleppo, hancur lebur akibat serangan terbaru Rusia dan rezim Assad.

Seperti yang dilansir World Bulletin, Selasa (03/05/2016), Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov dijadwalkan mengadakan pembicaraan dengan utusan PBB Staffan de Mistura di ibukota Rusia dalam upaya terakhir untuk menyelamatkan perundingan perdamaian yang telah dirusak oleh Rusia dan rezim dalam pertempuran sengit di sekitar Aleppo.

Pembicaraan tingkat tinggi tersebut mengikuti diplomasi di Jenewa saat Menteri Luar Negeri AS John Kerry menambahkan upaya untuk memperbaiki gencatan senjata yang gagal.

Kerry mengatakan situasi di negara yang dilanda perang itu "dalam banyak hal di luar kendali dan sangat mengganggu" saat gencatan senjata dua-bulan yang dibuat Washington dan Moskow terancam gagal.

Pertempuran berlanjut di dan sekitar Aleppo, di mana lebih dari 250 warga sipil tewas dalam serangan udara lebih dari seminggu.

Washington menuduh Rusia atas tindakan serangannya dan pasukan rezim Suriah Bashar al-Assad di sekitar Aleppo.

Moskow menegaskan awal pekan ini bahwa mereka tidak akan meminta rezim Suriah untuk menghentikan serangan udara di Aleppo karena mereka percaya bahwa mereka membantu untuk memerangi kelompok-kelompok jihad di sana.

Sejak itu, Rusia mengklaim pembicaraan sedang berlangsung untuk memasukkan provinsi Aleppo ke dalam "keheningan rezim (regime of silence)" – yaitu pembekuan pertempuran.

Untuk menunjang gencatan senjata, Washington dan Moskow telah sepakat untuk meningkatkan jumlah monitor gencatan senjata yang berbasis di Jenewa, Kerry mengatakan kepada wartawan, berjanji untuk bekerja "di jam berikutnya" untuk mengekang kekerasan.

Kerry menuduh rezim Assad sengaja menargetkan tiga klinik dan sebuah rumah sakit besar pekan lalu, yang digambarkan sebagai "kekejaman".

Kerry mengatakan sekelompok monitor pendukung gencatan senjata akan melacak pelanggaran selama "24 jam sehari, tujuh hari seminggu".

Seorang diplomat senior AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa Amerika Serikat, Rusia dan PBB telah bergerak maju pada mekanisme gencatan senjata baru untuk Aleppo, tapi kesepakatan itu tidak lengkap.

Kerry mengatakan Washington akan menekan oposisi moderat untuk memisahkan diri dari faksi jihad Jabhah Nusrah di Aleppo – menyetujui tuntutan Moskow.

Rusia dan rezim Assad menggunakan keberadaan Jabhah Nusrah, yang tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata 27 Februari, sebagai alasan untuk menekan serangan mereka.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan sedikitnya 253 warga sipil – termasuk 49 anak-anak – tewas di Aleppo  sejak 22 April.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyerukan gencatan senjata yang diperluas mencakup Aleppo sebagai hal yang mendesak. Kota ini awalnya tidak masuk dalam kontrak baru yang diumumkan pekan lalu untuk "membekukan" perang antara dua front utama.

Gencatan senjata telah diperpanjang sampai pukul 01:00, Rabu (2200 GMT Selasa) di Timur Ghouta, kata media Suriah, dan sampai 1:00 am Selasa di Latakia, kubu rezim Syiah Assad.

Perang Suriah meletus pada tahun 2011 setelah unjuk rasa anti rezim meningkat menjadi perang global ketika militer Assad melakukan pembantaian yang tidak terduga, menurut perhitungan Anadolu Agency konflik Suriah telah menewaskan lebih dari 360.000 orang.

Pembicaraan damai bulan lalu di Jenewa gagal membuat kemajuan, meskipun de Mistura telah menyuarakan harapan bahwa mereka dapat berlanjut bulan depan.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

Taliban Bantah Terbunuhnya Gubernur Kandahar Imarah Islam oleh Pasukan Afghanistan

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) –  Imarah Islam afghanistan (Taliban) membantah laporan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan bahwa gubernur bayangan dan wakilnya ada di antara 45 jihadis yang tewas dalam serangan di provinsi Afghanistan selatan. Taliban bahkan mengatakan bahwa pemerintah rezim Afghanistan menyebut nama-nama yang salah bagi gubernur bayangan dan wakilnya untuk provinsi Kandahar, lansir The Long War Journal, Selasa (03/05/206).

Taliban mengeluarkan pernyataan kemarin di situs resminya, Voice of Jihad, setelah Kementerian Dalam Negeri rezim melaporkan bahwa mereka telah membunuh Haji Lala, yang mereka identifikasi sebagai gubernur bayangan Kandahar, dan Ahmad Shah, wakil gubernur bayangan, bersama dengan 43 pejuang lain dalam operasi di distrik Shah Wali Kot. Taliban menunjuk gubernur-gubernur bayangan di setiap provinsi untuk mengarahkan operasi militer dan menjalankan pemerintah bayangannya.

"Kami sangat menolak klaim musuh ini," kata Taliban. "Bentrokan terjadi di daerah tersebut setelah musuh melancarkan operasi untuk membuka kembali jalan yang membentang ke arah provinsi Uruzgan yang berakhir dengan rute musuh, sementara tidak ada Mujahidin yang dirugikan."

Taliban mengatakan tidak ada korban di pihak mereka, justru Taliban berhasil membunuh 17 tentara National Afghanistan (ANA) dan mematahkan konvoi militer. Distrik Shah Wali Kot telah diperebutkan oleh Taliban, yang berusaha untuk merebut kendali dari pemerintah.

Perwakilan dari Voice of Jihad mengaku telah berbicara dengan gubernur bayangan Kandahar, mengkonfirmasi bahwa ia dan wakilnya masih hidup. Taliban juga mengatakan bahwa Lala dan Shah tidak memimpin Taliban di Kandahar.

"Harus disebutkan bahwa tidak ada individu dengan nama lain yang ditunjuk oleh Imarah Islam sebagai gubernur dan wakil untuk provinsi Kandahar," katanya. Nama-nama gubernur bayangan dan wakilnya yang sebenarnya tidak diungkapkan. Taliban telah menyebutkan nama gubernur bayangan hampir setiap provinsi sejak Syeikh Mullah Mansour ditunjuk sebagai amir baru, namun amir untuk Kandahar, Ghazni, dan Farah tidak disebut.

Pemerintah rezim Afghanistan secara rutin mengklaim bahwa pemimpin Taliban telah tewas atau ditangkap, kemudian terbukti dusta klaim tersebut, ketika para pemimpin tersebut kembali muncul di medan perang.

 

Deddy | TLWJ | Voice of Jihad | Jurnalislam

Turki Balas Serangan IS di Suriah dengan Roket Lintas Perbatasan, 50 Lebih Tewas

KILIS (Jurnalislam.com) – Pasukan Islamic State (IS) yang tewas saat serangan balasan oleh pasukan Turki semalam meningkat menjadi 64 dari 50, sumber militer mengatakan, lansir Anadolu Agency, Selasa (03/05/2016).

Turki menembaki posisi IS di seberang perbatasan di Suriah membalas tembakan roket baru IS pada Senin malam yang menghantam kota perbatasan Turki Kilis.

Serangan roket IS di lintas-perbatasan malam lalu menewaskan warga Suriah berusia 18 tahun Nur Dervis. Warga Suriah Emine Asseni, 36, dan warga Negara Turki Mustafa Mutluer, 31, juga terluka dan dibawa ke Rumah Sakit Kilis.

Dalam menanggapi serangan perbatasan, pasukan Turki menyerang meriam dan persembunyian amunisi IS di daerah Suran, Arshak, Ikdakh dan Ihtimalat di sisi perbatasan Suriah sebagai pembalasan, yang awalnya membunuh 50 pasukan IS.

Serangan itu juga melukai sejumlah pasukan IS, menurut sumber, yang berbicara tanpa menyebut nama.

Serangan lain, yang diduga ditembakkan dari Suriah, melukai satu orang di Kilis, Selasa pagi. Korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Negara Kilis.

Gempuran Senin malam menyusul serangan serupa pada hari Ahad, ketika delapan orang terluka setelah empat roket mendarat di daerah yang sama, mendorong kembali tembakan melintasi perbatasan oleh militer Turki.

Kilis terletak enam kilometer (empat mil) dari perbatasan Suriah.

Turki telah diserang roket tanpa pandang bulu dari dalam Suriah sejak pertengahan Januari. Di provinsi Kilis saja, total 20 orang telah tewas dan 60 lainnya terluka sebagai hasilnya.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Ahrar al-Sham Blokir Wilayah-wilayah yang Menjadi Tujuan Rusia

SURIAH (Jurnalislam.com) – Wakil komandan Ahrar al-Sham telah memperingatkan Rusia dan Iran mengenai dukungan mereka untuk rezim Assad.

Dalam wawancara khusus dengan Anadolu Agency, Selasa (03/05/2016) Abu Ammar mengatakan kelompoknya, yang didirikan pada tahun 2012, telah memblokir wilayah-wilayah yang menjadi tujuan Moskow di Suriah, untuk mendapatkan kembali semua wilayah di bawah kendali oposisi.

Abu Ammar juga menolak apapun peran Rusia dalam menemukan solusi damai dengan cara konflik senjata (perang) yang telah berlangsung bertahun-tahun.

"Bagaimana Rusia dapat mensponsori solusi politik (damai) ketika mereka melakukan pembantaian di daratan Suriah," katanya. "Bagaimana kita bisa percaya niat Moskow untuk mencapai penyelesaian politik di Suriah ketika mereka terus menyerang Suriah dengan bom."

Abu Ammar mengatakan perjanjian penghentian permusuhan gagal karena eskalasi militer rezim Syiah Assad.

Perjanjian gencatan parsial tersebut ditandatangani pada bulan Februari antara AS dan Rusia, wakil pemimpin Kelompok Dukungan Suriah Internasional (the International Syria Support Group-ISSG).

Lebih dari 600 warga sipil telah tewas di Suriah sejak (February) kesepakatan itu diberlakukan, menurut data yang dikumpulkan oleh Anadolu Agency.

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Perancis dan Inggris Desak adakan Pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk Bahas Aleppo

SURIAH (Jurnalislam.com) – Perancis dan Inggris menyerukan pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk membahas kota Aleppo, Suriah, para duta besar mengatakan pada hari Selasa (03/05/2016), lansir World Bulletin.

Duta Besar Perancis Francois Delattre menjelaskan Aleppo sebagai "pusat perlawanan syahid" kepada rezim Suriah Bashar al-Assad dan mengatakan bahwa kota tersebut "telah berada di bawah pemboman konstan sejak 2012."

Pertemuan ini diharapkan akan diselenggarakan dalam beberapa hari mendatang.

"Aleppo terbakar dan kita harus fokus pada masalah prioritas utama ini," kata Duta Besar Inggris Matthew Rycroft.

Permintaan untuk pembicaraan mendesak muncul saat Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Moskow berdalih bahwa berbagai upaya sedang dilakukan untuk menyepakati penghentian pertempuran di Aleppo.

Pertempuran baru menewaskan sedikitnya 16 orang dalam serangan Selasa di kota, termasuk tembakan roket di sebuah rumah sakit bersalin.

Gelombang pembataian rezim Assad dan Rusia yang meletus pada 22 April telah membunuh lebih dari 270 warga sipil di Aleppo dan merusak upaya untuk menghidupkan kembali perundingan perdamaian.

Setelah jeda dalam bentrokan pada hari Senin dan Selasa pagi, pejuang di Aleppo timur membalas serangan dengan rentetan 65 roket ke wilayah yang dikendalikan pemerintah, kantor berita negara Suriah SANA melaporkan.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Jamaah Ansharusy Syariah Serukan Qunut Nazilah Doakan Umat Islam di Suriah

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Jamaah Ansharusy Syariah menyeru umat Islam untuk melakukan qunut nazilah mendoakan umat Islam yang sedang dibantai di Suriah. Dalam pers rilis yang diterima Jurnalislam, Selasa (3/5/2016), seruan itu ditujukkan kepada para ulama dan tokoh umat Islam, ormas dan orpol Islam, Imam-imam masjid, khotib-khotib Jum’at, dan Kaum muslimin dan muslimat secara umum. Berikut pernyataan selengkapnya:

M A J E L I S   S Y A R I ’ A H

JAMAAH ANSHARUSY SYARI’AH

SERUAN JAMAAH ANSHARUSY SYARIAH

No: 003/G-4/MS-Ansharusy Syariah/VII/1437

Tentang:

 DOA QUNUT NAZILAH UNTUK KAUM MUSLIMIN DI SYAM KHUSUSNYA

DAN DI SELURUH DUNIA UMUMNYA

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Menimbang beberapa hal sebagai berikut:

  1. Orang-orang mukmin satu sama lain saling bersaudara,

إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ إِخۡوَةٞ

“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara.” (QS Al-Hujurât: 10)

  1. Orang-orang mukmin satu sama lain ibarat satu tubuh,

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal kecintaan sesama mereka, kasih sayang diantara mereka, dan sikap lemah lembut diantara mereka seperti satu tubuh. Apabila salah satu anggota tubuh mengeluh sakit maka anggota tubuh yang lain akan merasakan sakit pula dengan tidak nyenya tidur dan demam.” (HR Bukhari dan Muslim)

  1. Kewajiban untuk saling tolong menolong sesama muslim dalam kebajikan dan takwa dan larangan saling tolong menolong dalam dosa dan permusuhan.

وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰۖ وَلَا تَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡعُدۡوَٰنِۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ ٢

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (QS Al-Mâidah: 2)

وَإِنِ ٱسۡتَنصَرُوكُمۡ فِي ٱلدِّينِ فَعَلَيۡكُمُ ٱلنَّصۡرُ

“Dan jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan.” (QS Al-Anfâl: 72)

  1. Hadits tentang Qunut Nazilah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam yang diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiallâhu ‘anhu,

أَنَّ رِعْلاً وَذَكْوَانَ وَعُصَيَّةَ وَبَنِي لَحْيَانَ اسْتَمَدُّوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى عَدُوٍّ فَأَمَدَّهُمْ بِسَبْعِينَ مِنَ الْأَنْصَارِ كُنَّا نُسَمِّيهِمُ الْقُرَّاءَ فِي زَمَانِهِمْ كَانُوا يَحْتَطِبُونَ بِالنَّهَارِ وَيُصَلُّونَ بِاللَّيْلِ حَتَّى كَانُوا بِبِئْرِ مَعُونَةَ قَتَلُوهُمْ وَغَدَرُوا بِهِمْ فَبَلَغَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَنَتَ شَهْرًا يَدْعُو فِي الصُّبْحِ عَلَى أَحْيَاءٍ مِنْ أَحْيَاءِ الْعَرَبِ عَلَى رِعْلٍ وَذَكْوَانَ وَعُصَيَّةَ وَبَنِي لَحْيَانَ

“Bahwa Kabilah Ri’lan, Dzakwan, Usaiyyah dan Lahyan pernah meminta bantuan dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam untuk menghadapi musuh mereka. Maka baginda mengutus bantuan sejumlah 70 orang sahabat dari kalangan sahabat Anshar. Mereka para sahabat tersebut dikenal dengan sebutan al-Qurra pada zamannya, yaitu orang yang mengantarkan makanan untuk orang-orang yang memerlukan pada siang hari dan banyak menunaikan shalat pada malam hari. Selanjutnya, sampailah mereka pada suatu tempat bernama Bi’ru Ma’unah. Namun tiba-tiba mereka dikhianati dan bahkan dibunuh oleh kabilah-kabilah di sana. Kemudian sampailah berita itu kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Lalu, baginda membaca Qunut (Nazilah) selama sebulan penuh, termasuk melaksanakan qunut tersebut dalam shalat Subuh, sebagai doa untuk dikenakan balasan atas pengkhianatan Bani Ri’lan, Dzakwan, ‘Usayyah dan Bani Lahyan.” (HR Bukhari)

Dan hadits,

قَنَتَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم شَهْرًا مُتَتَابِعًا فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ وَصَلَاةِ الصُّبْحِ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ إِذَا قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ مِنَ الرَّكْعَةِ الْآخِرَةِ يَدْعُو عَلَى أَحْيَاءٍ مِنْ بَنِي سُلَيْمٍ عَلَى رِعْلٍ وَذَكْوَانَ وَعُصَيَّةَ وَيُؤَمِّنُ مَنْ خَلْفَهُ

“Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam telah melakukan Qunut selama sebulan terus-menerus pada waktu shalat Dhuhur, Ashar, Maghrib, Isya’ dan shalat Subuh di penghujung setiap shalat, ketika beliau mengucapkan, ‘Sami’allâhu liman hamidah’ pada rakaat yang terakhir. Beliau melaknat kampung Bani Sulaim, Ri’lin, Dzakwan, Ushayyah dan diamini oleh makmum di belakang beliau.” (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Al-Hakim)

Imam Syafi’i rahimahullâh menjelaskan, “Apabila turun musibah kepada kaum muslimin, disyariatkan membaca Qunut Nazilah pada seluruh shalat wajib.” (Syarhus Sunnah karya Al-Baghawi 2/279).

  1. Kondisi umat Islam di Suriah khususnya Aleppo yang dalam sepekan ini dibombardir oleh serangan udara terkutuk rezim Nushairiyah sehingga menyebabkan lebih dari 240 orang meninggal dunia.
  2. Serta kondisi umat Islam di seluruh penjuru dunia yang sedang mendapatkan tekanan, pemenjaraan, pembantaian, dan bentuk-bentuk kezhaliman lainnya.

Maka atas berbagai pertimbangan di atas Jamaah Ansharusy Syari'ah menyerukan kepada:

  1. Para ulama dan tokoh umat Islam,
  2. Ormas dan Orpol Islam,
  3. Imam-imam masjid,
  4. Khotib-khotib Jum’at, dan
  5. Kaum muslimin dan muslimat secara umum

Agar memberikan pertolongan dan pembelaan kepada saudara-sudara kita sesama muslim, walaupun berupa pertolongan yang paling kecil yaitu berupa doa Qunut Nazilah untuk kebaikan, keselamatan, dan kemenangan umat Islam di Suriah khususnya dan umat Islam di seluruh penjuru dunia umumnya.

Demikian seruan ini disampaikan sebagai anjuran kepada seluruh anggota Jama'ah Ansharusy Syari'ah khususnya dan kepada seluruh kaum muslimin pada umumnya sesuai dengan kadar kemampuannya masing-masing. Mudah-mudahan usaha kecil ini dicatat oleh Allah sebagai wujud kecintaan kita kepada saudara sesama muslim dimanapun berada.

 

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

 

Jakarta, 24Rajab1437 H / 2 Mei 2016

Jamaah Ansharusy Syari’ah

Imaroh Markaziyyah

Majelis Syari’ah

Qoid                                                               Katib

Ust. Fuad Al-Hazimi                                    Ust. Ahmad Junaidi

Amir Jamaah Ansharusy Syari’ah

 Ust. Mochammad Achwan

 

Melihat Umat Islam Aleppo Dibantai, Ketua MUI Banyuwangi Menangis

BANYUWANGI (Jurnalislam.com) – Pembantaian umat Islam di Aleppo, Suriah oleh tentara Nushairiyah pimpinan Bashar Asaad dan koalisinya membuat Ketua MUI Banyuwangi, KH Muhammad Yamin menangis. Ia tak kuasa menahan air matanya saat diperlihatkan foto-foto korban serangan udara tentara Syiah yang kini memasuki pekan kedua.

Ditemui Jurnalislam di kediamannya, Desa Kedayunanan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Selasa (3/5/2016), Kyai Yamin menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang melanda kaum Muslimin di Suriah.

“Saya selaku muslim terenyuh melihat tragedi kemanusiaan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab,” tuturnya lirih.

Ia mengajak umat Islam Indonesia untuk meningkatkan ukhuwah Islam dan menunjukkan pembelaan serta kepeduliannya kepada kaum Muslimin di Suriah minimal dengan doa dan aksi-aksi penolakan.

“Paling tidak kita bisa menunjukkan bahwasannya kita tidak setuju dengan pembantaian itu. Untuk umat Islam Indonesia, minimal kita bisa merasakan ketika ada umat Islam yang disakiti, kita juga sakit ketika melihat hal seperti itu. Minimal kita berdoa kepada Allah SWT semoga mereka diberi kekuatan dan Allah memberikan pertolongan,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan setelah ada rasa senasib sepenanggungan tadi bisa mendorong untuk memberikan bantuan-bantuan (materil-red) setelah doa,” tambahnya.

Kyai Yamin yang pernah tinggal di Timur Tengah pada tahun 1990-an itu sesekali terdiam dan meneteskan air mata. Ia menegaskan, pembantaian itu tidak bisa dimaafkan dan umat Islam di Indonesia harus bertindak. "Harus ada tindakan nyata, ini tragedi kemanusian, tidak bisa dimaafkan!" tegasnya.

Kontributor:  Sunaryo | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Al Emarah Studio rilis video baru “Heroics of Faryab’s Mujahidin”

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com)Al Emarah Studio, Senin (02/05/2016) bagian dari Cabang Multimedia Komisi Budaya Imarah Islam Afghanistan merilis video baru (No.65) yang brilian berjudul “Heroics of Faryab’s Mujahidin”.

Video dengan runtime 50 menit ini didedikasikan untuk provinsi utara Faryab dan berisi rekaman kegiatan Mujahidin, persiapan Jihadi, operasi terhadap musuh, kemajuan terbaru serta wawancara dan pidato komandan lokal Imarah Islam Afghanistan.

Video bisa didownload dari link yang disediakan di bawah ini:

HD

Untuk melihat

https://archive.org/details/Faryab-65

Untuk mengunduh

https://archive.org/download/Faryab-65/Shkf-65.mp4

MQ

Untuk melihat

https://archive.org/details/ShkfFff65Mobile

Untuk mengunduh

https://archive.org/download/ShkfFff65Mobile/shkf%20fff-65-mobile.mp4

Link youtube

https://www.youtube.com/watch?v=iCKeZ1to62o&feature=youtu.be

Deddy | Alemarah | Jurnalislm